Duel Haaland dan Mbappe pada 26 Juni, Bisakah Geser Messi dari Puncak Top Skor?

  • Reyvan
  • Lionel Messi masih memimpin daftar top skor sementara Piala Dunia 2026 dengan koleksi lima gol dari dua pertandingan, sekaligus memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 18 gol

  • Kylian Mbappe dan Erling Haaland terus menekan posisi Messi setelah sama-sama mengoleksi empat gol, membuat persaingan perebutan Sepatu Emas semakin ketat

  • Duel Prancis vs Norwegia pada 26 Juni berpotensi mengubah peta top skor, karena Mbappe dan Haaland hanya tertinggal satu gol dari Messi dan berpeluang mengambil alih posisi puncak

  • Persaingan tidak hanya melibatkan tiga nama besar, sebab Jonathan David dan Deniz Undav telah mengoleksi tiga gol, sementara sejumlah pemain lain seperti Harry Kane dan Cristiano Ronaldo masih berpeluang ikut meramaikan perburuan Sepatu Emas


Persaingan memperebutkan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 semakin memanas setelah para penyerang elite dunia kembali menunjukkan ketajamannya pada matchday kedua fase grup. Lionel Messi memang masih memimpin daftar top skor sementara, tetapi jarak yang sangat tipis membuat posisinya belum sepenuhnya aman. Kylian Mbappe dan Erling Haaland terus menempel ketat dan siap memanfaatkan setiap pertandingan untuk mengambil alih puncak.


Situasi tersebut membuat perhatian kini tertuju pada laga Prancis melawan Norwegia yang akan berlangsung pada 26 Juni mendatang. Pertandingan itu bukan hanya menentukan nasib kedua tim di fase grup, tetapi juga berpotensi memengaruhi persaingan perebutan gelar pencetak gol terbanyak turnamen. Mbappe maupun Haaland memiliki peluang besar untuk menggeser sang megabintang Argentina karena selisihnya hanya satu gol dari Messi. 

Baca Juga: Lionel Messi Resmi Jadi Top Skor Piala Dunia Sepanjang Masa, Akhiri Perdebatan Siapa Goat?

Messi Masih Memimpin dan Terus Cetak Sejarah

Lionel Messi kembali menjadi pembeda saat Argentina mengalahkan Austria 2-0 di Dallas Stadium. Kapten La Albiceleste memborong seluruh gol timnya melalui gol pada menit ke-38 dan 90+5. Penampilan tersebut kembali menunjukkan bahwa usia 38 tahun belum mengurangi kemampuannya dalam menentukan hasil pertandingan.

Dua gol ke gawang Austria membuat koleksi Messi di Piala Dunia 2026 bertambah menjadi lima gol dari dua pertandingan. Ia sebenarnya berpeluang mencetak hattrick setelah Argentina mendapat hadiah penalti pada awal laga, tetapi gagal memaksimalkan kesempatan tersebut. 

Meski demikian, Messi tetap mencatat sejarah besar dengan mengoleksi total 18 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia dan resmi melampaui rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Ia juga memperpanjang catatan mencetak gol dalam enam pertandingan Piala Dunia secara beruntun sejak fase gugur edisi 2022.

Mbappe Semakin Dekat dengan Puncak

Beberapa jam setelah aksi Messi, Kylian Mbappe menunjukkan bahwa dirinya belum berniat membiarkan persaingan berakhir terlalu cepat. Penyerang Prancis itu mencetak dua gol saat Les Bleus menundukkan Irak dengan skor 3-0. Tambahan gol tersebut membuat koleksinya menjadi empat gol sepanjang Piala Dunia 2026.

Produktivitas Mbappe di turnamen ini melanjutkan tren impresif yang telah ia bangun sejak beberapa tahun terakhir. Secara keseluruhan, pemain berusia 27 tahun itu kini telah mengoleksi 16 gol di Piala Dunia dan menyamai catatan Miroslav Klose. Dalam tiga pertandingan terakhirnya di ajang Piala Dunia, Mbappe bahkan mampu mencetak tujuh gol, termasuk hattrick pada final Piala Dunia 2022. Dengan usia yang masih berada di masa puncak karier, peluangnya mengejar berbagai rekor yang kini dimiliki Messi masih terbuka lebar.

Haaland Tak Mau Kalah Tajam

Di sisi lain, Erling Haaland juga terus menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan dalam perburuan Sepatu Emas. Striker Norwegia tersebut mencetak dua gol saat timnya menaklukkan Senegal 3-2. Sebelumnya, Haaland juga mencetak dua gol ketika Norwegia mengalahkan Irak 4-1 pada laga pembuka.

Empat gol dari dua pertandingan menjadi pencapaian yang sangat mengesankan, terutama karena ini merupakan penampilan pertama Haaland di putaran final Piala Dunia. Ketajamannya sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan. Dalam 12 pertandingan kompetitif terakhir bersama Norwegia, Haaland selalu berhasil mencetak gol dengan total 24 gol. Konsistensi tersebut membuatnya menjadi salah satu ancaman terbesar bagi Messi dalam perebutan gelar top skor.

Duel 26 Juni 2026 Bisa Ubah Peta Persaingan

Laga Prancis kontra Norwegia pada 26 Juni 2026 berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase grup. Selain mempertemukan dua tim yang sedang tampil impresif, pertandingan tersebut juga menghadirkan duel langsung antara Mbappe dan Haaland yang sama-sama mengoleksi empat gol.

Karena hanya tertinggal satu gol dari Messi, satu gol saja sudah cukup untuk menyamai catatan sang kapten Argentina. Jika salah satu dari mereka mampu mencetak dua gol atau lebih, posisi Messi di puncak daftar top skor sementara bisa langsung tergeser. Kondisi inilah yang membuat duel tersebut berpotensi menjadi titik balik dalam perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Meski perhatian utama tertuju pada Messi, Mbappe, dan Haaland, persaingan belum sepenuhnya menjadi milik mereka. Penyerang Kanada Jonathan David mulai mencuri perhatian setelah mengoleksi tiga gol berkat hattrick saat timnya menghancurkan Qatar 6-0. Sementara itu, striker Jerman Deniz Undav juga telah mengumpulkan tiga gol dan terus menjaga peluangnya dalam perlombaan ini.

Di belakang mereka masih terdapat sejumlah nama yang berpotensi meramaikan persaingan. Harry Kane, Vinicius Junior, Kai Havertz, hingga Cristiano Ronaldo masih memiliki kesempatan menambah koleksi gol pada pertandingan berikutnya. Dengan fase grup yang masih menyisakan sejumlah laga, perubahan posisi dalam daftar top skor masih sangat mungkin terjadi.

Persaingan Sepatu Emas Masih Terbuka

Untuk saat ini, Messi masih berdiri di posisi terdepan dengan lima gol. Namun keunggulan tersebut belum cukup untuk membuatnya merasa aman karena Mbappe dan Haaland terus menunjukkan produktivitas luar biasa. Selisih yang sangat tipis membuat setiap pertandingan berikutnya memiliki arti besar dalam menentukan siapa yang akan memimpin perlombaan.

Jika ketajaman ketiga pemain ini terus berlanjut, perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi salah satu yang paling ketat dalam sejarah turnamen. Pengalaman Messi, kecepatan Mbappe, dan naluri gol Haaland menjadi kombinasi yang membuat persaingan semakin sulit diprediksi hingga babak-babak akhir nanti.