Panggung Piala Dunia 2026 kembali menjadi saksi bisu dari keajaiban seorang Goat Lionel Messi. Megabintang sekaligus kapten Timnas Argentina tersebut hampir saja mencapai sebuah rekor lewat performa magisnya dalam laga fase grup melawan Aljazair.
Nggak tanggung-tanggung, pemain berjuluk La Pulga tersebut sukses mencetak hattrick yang membawa timnya menang telak, sekaligus menempatkannya di ambang sejarah terbesar sepak bola dunia. Argentina sukses menghajar Aljazair dengan skor telak 3-0 tanpa balas.
Messi Jadi Ujung Tombak untuk Argentina
Pertandingan antara Argentina vs Aljazair awalnya diprediksi akan berjalan ketat mengingat determinasi tinggi yang kerap ditunjukkan oleh wakil Afrika tersebut. Namun, Lionel Messi membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Sejak peluit pertama dibunyikan, Messi tampil sebagai tombak utama sekaligus momok paling menakutkan bagi lini pertahanan Aljazair.
Gol demi gol tercipta dari kaki dan kepala sang maestro. Messi membuka keunggulan lewat aksi individu yang menawan sebelum melepaskan sepakan akurat yang gagal dihalau kiper lawan. Belum puas sampai di sana, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui skema permainan terbuka yang rapi, dan melengkapi malam indahnya dengan gol ketiga yang mengunci kemenangan Albiceleste menjadi 3-0.
Menyamai Rekor Legendaris Miroslav Klose
Tiga gol yang dicetak oleh Messi ke gawang Aljazair bukan sekadar membawa Argentina mengamankan poin penuh, melainkan juga membawa nama Messi ke puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia. Tambahan tiga gol ini membuat koleksi gol Messi di sepanjang partisipasinya di Piala Dunia kini menyamai pencapaian legendaris mantan striker Timnas Jerman, Miroslav Klose.
Klose, yang memegang rekor tersebut sejak Piala Dunia 2014 dengan total 16 gol, kini harus berbagi tempat dengan Messi yang juga sudah mengoleksi 16 gol di ajang dunia tersebut.
Selangkah Lagi Menuju Takhta Top Skor Sepanjang Masa
Dengan koleksi gol yang kini sejajar dengan Klose, Lionel Messi secara matematis hanya membutuhkan tepat 1 gol lagi untuk menobatkan dirinya sebagai top skor sepanjang masa Piala Dunia secara individu.
Mengingat Argentina masih memiliki sisa pertandingan di fase grup dan peluang besar untuk melangkah jauh ke babak gugur, peluang Messi untuk memecahkan rekor ini sangatlah terbuka lebar.
Bagi Messi, memecahkan rekor ini akan menjadi tinta emas penutup karier internasionalnya yang luar biasa. Setelah berhasil mempersembahkan trofi Piala Dunia pada edisi sebelumnya, gelar sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen akan menyempurnakan statusnya sebagai Greatest of All Time (GOAT).
Bayu Dewantara