DJ ILLU, Gadis Jepang Berusia 6 Tahun yang Pecahkan Rekor DJ Klub Termuda di Dunia

  • Reyvan

Illumi Maeda atau yang dikenal sebagai DJ ILLU. Sumber Gambar: Guinness World Records


Illumi Maeda, gadis asal Jepang yang dikenal sebagai DJ ILLU, berhasil mencatatkan namanya dalam Guinness World Records sebagai DJ klub perempuan termuda di dunia. Pada usia 6 tahun 99 hari, ia membuktikan kemampuannya meracik musik di hadapan para pengunjung klub. Tak heran jika ini merupakan sebuah pencapaian yang dimulai dari kecintaannya terhadap musik sejak usia dini. 


Perjalanan Illumi menjadi DJ dimulai ketika usianya baru tiga tahun. Tumbuh di lingkungan keluarga yang akrab dengan berbagai genre musik, ia mengembangkan ketertarikannya hingga berani tampil di depan banyak orang. Di balik pencapaian tersebut, Illumi juga memiliki tujuan yang lebih besar, yakni menggunakan musik untuk menghibur dan membantu orang-orang melewati masa sulit. 


Baca Juga: Mengenang Amaluddin Syarif, Wajah Ikonik Era MP3 yang Menemani Satu Generasi


Pecahkan Rekor Dunia pada Usia 6 Tahun

Menurut catatan resmi Guinness World Records, Illumi Maeda meraih gelar Youngest Club DJ (Female) pada 28 Maret 2026. Saat itu, ia berusia 6 tahun 99 hari dan tampil di sebuah klub di Yokohama, Prefektur Kanagawa, Jepang. Untuk mencetak rekor tersebut, DJ ILLU tampil selama lebih dari satu jam di hadapan penonton. Penampilannya sempat menghadapi kendala teknis pada peralatan, sementara ia juga mengaku merasa gugup. Meski begitu, Illumi berhasil menyelesaikan penampilannya dan merasa lega karena mampu melewati tantangan tersebut.


Dalam wawancara bersama Guinness World Records yang dipublikasikan pada 13 Oktober 2026, Illumi mengungkapkan bahwa hari pemecahan rekor berlangsung cukup menegangkan. Ia mengaku senang bisa menyelesaikan penampilannya meski sempat menghadapi masalah pada peralatan. Pencapaian ini menjadi bagian penting dari perjalanan musiknya yang telah berlangsung selama beberapa tahun. Bagi Illumi, menjadi DJ bukan soal memecahkan rekor atau tampil di depan penonton. Illumi juga belajar tentang bagaimana musik dapat menciptakan pengalaman menyenangkan bagi banyak orang. 


Baca Juga: Mengenang Martha Tilaar, Pelopor Kecantikan Nusantara yang Merintis dari Garasi Menteng


Tumbuh di Keluarga yang Dekat dengan Musik 

Ketertarikan Illumi terhadap musik tidak muncul begitu saja. Ia tumbuh di tengah keluarga yang gemar mendengarkan berbagai genre musik. Ibunya kerap memutar lagu di rumah maupun di mobil, bahkan menikmati musik sambil melakukan pekerjaan rumah tangga. Illumi juga memiliki kenangan menari mengikuti musik klasik bersama kakek buyut dan nenek buyutnya. Suasana rumah yang sering diisi musik dan pertemuan bersama teman-teman ibunya membuat pengalaman bermusik menjadi bagian alami dari masa kecilnya. 


Ketertarikannya terhadap DJ berkembang ketika sejumlah teman ibunya yang berprofesi sebagai DJ mulai mengajarinya secara bertahap. Dari sana, Illumi mulai mengenal proses meracik musik dan menggabungkan berbagai suara menjadi satu mixing yang enak didengar. Salah satu musisi yang turut memberikan pengaruh emosional baginya adalah Avicii, DJ dan produser musik asal Swedia. Illumi mengaku mendengarkan musik Avicii dapat memperbaiki suasana hatinya ketika sedang merasa sedih atau kehilangan semangat. Pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa musik dapat memberikan pengaruh positif bagi perasaan seseorang.


Ingin Musiknya Membantu Orang Lain

Bagi DJ ILLU, kesenangan menjadi DJ tidak hanya berasal dari proses mencampurkan lagu. Ia juga menikmati momen ketika penonton larut dalam musik, menari, dan bersenang-senang bersama. Illumi menyukai bagaimana berbagai suara dapat berpadu secara harmonis. Ia juga ingin orang-orang merasa bebas mengekspresikan diri melalui musik tanpa harus merasa dibatasi.

Lebih dari itu, Illumi berharap musik yang dimainkannya dapat memberikan dukungan emosional kepada orang lain. Ia ingin menjadi DJ yang mampu membangkitkan semangat, memberikan kenyamanan, dan membantu orang-orang menghadapi masa sulit di mana pun mereka berada. Harapan tersebut menunjukkan bahwa Illumi memandang musik bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun hubungan dan menghadirkan perasaan positif bagi pendengarnya.


Tetap Sekolah dan Punya Cita-cita Unik

Meski sudah memegang rekor dunia, keseharian Illumi tetap diisi berbagai aktivitas yang umum dilakukan anak seusianya. Ia bersekolah di sekolah internasional, mengerjakan pekerjaan rumah, mendengarkan musik, menari, dan berlatih DJ setelah jam pelajaran selesai. Selain bermusik, Illumi juga menyukai matematika, seluncur salju (snowboarding), snorkeling, dan bepergian. Beragam minat tersebut memperlihatkan bahwa kehidupannya tidak hanya berpusat pada aktivitas sebagai DJ.


Untuk masa depan, Illumi ingin tampil di berbagai festival musik di seluruh dunia. Ia juga tertarik mencoba memecahkan rekor Guinness World Records lainnya dalam kategori yang berkaitan dengan DJ. Ada pula cita-cita unik yang ingin diwujudkannya, yaitu membuka toko es krim sekaligus menjadi DJ di tempat tersebut. Ide itu memadukan dua hal yang ingin ia nikmati: musik dan es krim.


Pencapaian sebagai DJ klub perempuan termuda di dunia memang menjadi tonggak penting bagi Illumi Maeda. Namun, perjalanan DJ ILLU masih panjang. Dengan kecintaannya terhadap musik dan keinginan untuk membawa kebahagiaan bagi orang lain, ia berharap dapat terus mengembangkan kemampuannya sekaligus menjangkau penonton yang lebih luas.