Hyrox vs crossfit, sedang menjadi perbincangan hangat di jagat media sosial. Kedua cabang olahraga ini sedang sangat populer dan banyak dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat.
Nama Hyrox sendiri mulai naik daun ketika diadakannya kompetisi level global yang diadakan di venue Nusantaea Internatiinal Convention Exhibition berlokasi di PIK2. Yang menjadi pertanyaan sekarang ini apakah Hyrox vs crossfit adalah olahraga yang sama atau memiliki perbedaan.
Kedua olahraga ini memilki keunikan dan tantangannya masing-masing, walaupun sekilas terlihat sama ada beberapa hal yang membuat keduanya berbeda. Simak pembahasannya pada poin berikut ini.
Hyrox vs CrossFit, Apa Bedanya?
Terdapat beberapa perbedaan yang membedakan antara Hyrox dan Crossfit, diantara adalah:
Durasi latihan
Perbedaan yang membedakan bisa dilihat dari bagaimana strategi yang ditentukan dan metode latihan yang digunakan. Hyrox sendiri memiliki standar sendiri dalam setiap event yang berlangsung. Format yang telah ditentukan mengharuskan setiap peserta harus berlari sepanjang 1 kilometer, dan dibarengin dengan 1 latihan functional fitness dan ini akan diulang sebanyak 8 kali.
Apabila di total menjadi 8km untuk jarak lari dan 8 tantangan workout. Format tersebut akan terus diulang dengan pola: lari - latihan - lari - latihan. Untuk kamu yang suka dengan olahraga yang mengutamakan endurance, Hyrox bisa menjadi jawabannya.
Disamping itu, Cross fit memiliki metode latihan dengan basis Wokout of the Day(WOD). Setiap latihan yang dilakukan bervariasi dan berbeda-beda, terdiri dari latihan angkat beban, kardio, sampai gerakan gymnastik.
Jenis olahraga ini cocok buat kamu yang suka latihan dengan gerakan yang tidak monoton dan suka eksplorasi berbagai teknik gerakan. Balik lagi ke prioritas dan tujuan yang kamu tuju. Kira-kira lebih condong kemana nih.
Baca juga: 7 Fakta HYROX, Olahraga Full-Body yang Lagi Digandrungi Anak Muda
Berapa Biaya Ikut Hyrox di Indonesia?
Harga biaya Hyrox sangat bervariasi, berikut ini adalah estimati biaya yang perlu kamu keluarkan apabila kamu mengikuti kompetisi Hyrox di tahun 2026:
1. Harga Tiket
Sebelum mengikuti kompetisi Hyrox, kamu perku membeli tiket perlombaan terlebih dahulu. Harga tiketnya sendiri memiliki perbedaan, tergantung divisi/kategori yang akan kamu pilih.
Kembali lagi kepada event penyelenggara dan kapan waktu dilaksanakan kompetisi tersebut, berikut ini estimasinya:
Divisi Open Men/Women: $95-$125 (sekitar Rp1,7 juta hingga Rp2,2 juta)
Divisi Pro Men/Women: $120-$160 (sekitar Rp2,1 juta hingga Rp2,8 juta)
Divisi Doubles: $80-$110 per orang (sekitar Rp1,5 juta hingga Rp1,9 juta)
Divisi Relay Team: $65-$90 per orang (sekitar Rp1,2 juta hingga Rp1,6 juta)
2. Transportasi
Setelah budget untuk tiket sudah kamu persiapkan, maka persiapan berikutnya membeli tiket transportasi. Setiap estimasi tiket berbeda-beda, tergantung dimana lokasi kompetisi Hyrox diselenggarakan.
Semakin jauh jarak event, semakin mahal juga harga tiket yang perlu kamu persiapkan. Apabila lokasinya tidak terlalu jauh, akan lebih murah biaya yang dikeluarkan.
3. Akomodasi
Keperluan akomodasi juga perlu diperhatikan. Biasanya kompetisi Hyrox hanya akan digelar dalam waktu satu hari saja, walaupun begitu tentu kamu perlu hadir di lokasi sebelum hari penyelenggaraan berlangsung.
Kembali lagi dimana event diselenggarakan, harga penginapan disetiap daerah memiliki range yang berbeda-beda, kamu mungkin bisa mempersiapkan Rp5-7 Juta.
Cara Latihan Hyrox untuk Pemula
Perhatikan beberapa hal penting ini yang bisa berguna untuk Hyrox pemula. Cara-cara ini bisa kamu mulai untuk latihan Hyrox:
1. Membangun Stamina Endurance
Hal penting yang perlu kamu lakukan adalah membangun stamina untuk memperpanjang endurance. Seperti pada bahasan sebelumnya format Hyrox akan diulang sebanyak 8 kali, karena itu penting untuk membangun stamina. Beberapa langkah ini bisa kamu lakukan:
Latihan lari 2-3 kali setiap minggu
Lakukan interval ringan
Buat target jarak sebanyak 3-5 km terlebih dahulu
2. Lakukan Latihan Functional Strength
Fokus untuk melatih gerakan functional strength yang terdiri dari:
Squad
Lunges
Push-up
Deadlift ringan
Plank
3. Coba Lakukan Simulasi Kombinasi
Lakukan simulasi kombinasi antara lari dan strength:
Lari sepanjang 1km
Lakukan 20squat
20 burpeed
Dan ulangi sebanyak 3-4 ronde
Kenapa Hyrox Bikin FOMO?
1. Branding yang Kuat dan Elegan
Branding Hyrox memiliki kelasnya sendiri dan sangat Prestige, mereka rela untuk membayar demi mendapatkan ekslusifitas.
2. Ajang Pamer di Media Sosial
Banyaknya orang-orang yang Melakukan flexing sport di media sosial dengan torehan catatan pribadi yang mereka dapatkan dapat memberikan influence tersendiri. Meraih Personal Best(PB) memberikan kegembiraan tersendiri dan memicu banyak orang untuk melakukan hal yang sama atau mungkin berusaha untuk melampaui rekor tersebut, sehingga menjadikan Hyrox sebagai tren olahraga 2026.
3. Menguji Batas Kemampuan Diri
Event ini menggunakan segala kekuatan fisik meliputi latihan kekuata(strength) hingga stamina(endurance).Hal ini menjadi tantangan tersendiri unutk ditaklukan dan untuk melihat batas dari kebugaran fisik pada masing-masing individu.
Jadi gimana, apakah kamu tertarik untuk mengikuti Hyrox? Persiapkan secara matang dan semangat latihan!
Muhammad Ichsan