Drama luar biasa tersaji di laga pamungkas Grup F Piala Dunia 2026. Dua raksasa sepak bola dari benua berbeda, Belanda dan Jepang, memastikan langkah mereka ke babak 32 besar. Kelolosan ini membawa angin segar bagi para pencinta sepak bola di seluruh dunia, terutama bagi para penggemar tim Samurai Biru. Hasil akhir fase grup ini tidak hanya meloloskan Jepang, melainkan juga resmi melahirkan duel akbar yang sangat dinantikan, Brasil vs Jepang di babak sistem gugur.
Bagi generasi yang tumbuh bersama manga dan anime legendaris Captain Tsubasa, laga ini jadi semacam dejavu. Pertemuan ini jadi menarik fiksi Tsubasa ke lapangan Piala Dunia 2026, tapi bedanya dalam realita sekarang, Jepang justru bertemu Brasil di babak 32 besar, bukan di final.
Belanda Juara Grup, Jepang Redam Swedia
Tim nasional Belanda memastikan diri lolos ke babak 32 besar dengan status yang meyakinkan sebagai juara Grup F. Bertemu Tunisia di Stadion Kansas City, anak asuh Ronald Koeman tampil sangat dominan dan menyudahi perlawanan tim Afrika tersebut dengan skor meyakinkan 3-1. Gol bunuh diri cepat dari bek Tunisia, Ellyes Skhiri, yang disusul oleh sontekan Brian Brobbey serta gol penutup dari Jan Paul van Hecke menjadi bukti keganasan taktik Oranje di turnamen kali ini.
Di pertandingan lain yang berjalan beriringan, Jepang harus melakoni laga hidup-mati yang menguras emosi melawan Swedia di AT&T Stadium, Arlington. Jepang sebenarnya sempat membuka unggul terlebih dahulu pada menit ke-56 melalui gol yang dicetak oleh Daizen Maeda memanfaatkan umpan terobosan manis dari Ritsu Doan. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Anthony Elanga menyamakan kedudukan menjadi 1-1 enam menit berselang.
Skor imbang ini bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Tambahan satu poin sudah lebih dari cukup bagi tim Samurai Biru untuk mengunci posisi runner-up Grup F dengan koleksi lima poin, mendampingi Belanda yang kokoh di puncak klasemen dengan tujuh poin.
Baca juga: Daftar 11 Negara yang Sudah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Final Kepagian dan Memori Dejavu Anime Captain Tsubasa
Namun, skenario kelolosan sebagai runner-up grup ini menempatkan Jepang di jalur yang sangat menantang. Berdasarkan bagan fase gugur, Jepang dipastikan langsung bersua dengan Brasil, di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Laga ini langsung dinilai banyak pihak sebagai 'final kepagian' mengingat reputasi besar dan kualitas bertabur bintang yang dimiliki oleh tim Samba.
Menariknya, kepastian duel Brasil vs Jepang ini langsung memicu perbincangan hangat di jagat maya, khususnya mengenai kemiripannya dengan cerita dalam anime Captain Tsubasa. Dalam mahakarya Yoichi Takahashi tersebut, pertandingan antara Jepang dan Brasil digambarkan sebagai takdir tertinggi dan menjadi laga puncak atau babak final ideal yang mempertemukan Tsubasa Ozora dengan mentor sekaligus sahabatnya, Roberto Hongo, serta rival jeniusnya, Carlos Santana.
Bagi banyak penggemar, melihat papan skor resmi Piala Dunia 2026 menampilkan laga "Brasil vs Jepang" memunculkan romansa tersendiri. Bedanya, jika di dunia anime Tsubasa Ozora dkk baru bertemu Brasil di partai final setelah melewati rintangan panjang, di dunia nyata takdir berkata lain. Pertarungan penuh gengsi ini harus terjadi jauh lebih awal, yakni di fase awal babak gugur 32 besar.
Kendati harus bertemu lebih cepat, aura pertandingan ini sama sekali tidak berkurang. Jepang datang dengan generasi emas mereka yang sarat pengalaman di Eropa seperti Takefusa Kubo dan Takumi Minamino, siap menantang kekuatan magis Brasil yang dipimpin oleh Vinicius Junior. Kira-kira Jepang mampu merealisasikan kisah heroik layaknya di dunia fiksi tersebut, ataukah sang raja sepak bola Brasil yang akan menghentikan mimpi Samurai Biru? Prediksi kalian gimana, gengs?
Bayu Dewantara