Proyek Mobil Nasional Prabowo Mulai Dibangun Di Subang, Target 50.000 Unit per Tahun

  • Hanadia Syahidah
  • Proyek Mobil Nasional dibangun di atas lahan seluas 60 hektar di Subang, Jawa Barat. 

  • Kapasitas produksi awal ditargetkan mencapai 50.000 unit per tahun dan menyerap 2.000 tenaga kerja. 

  • Kawasan industri akan dikembangkan hingga 539 hektar dengan kapasitas produksi 300.000 unit per tahun. 

  • Pemerintah berharap proyek ini mendukung percepatan industrialisasi nasional.


Proyek Mobil Nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto memasuki tahap pengembangan awal di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kawasan industri otomotif tersebut dibangun di atas lahan seluas 60 hektar dan ditargetkan memiliki kapasitas produksi awal sebanyak 50.000 unit kendaraan per tahun dan menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja. 


Baca juga: Anggarannya Capai Rp14 Triliun, Pemerintah Mulai Perbaiki Ribuan Sekolah di Indonesia dan Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja 


Kapasitas Awal Sebanyak 50 Ribu Unit per Tahun


Perkembangan proyek tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, saat mengunjungi lokasi pembangunan di Subang pada Rabu (10/6/2026). Dalam kunjungan itu, Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, memaparkan rencana pengembangan kawasan industri otomotif terintegrasi yang menjadi basis proyek mobil nasional.


Menurut keterangan resmi yang dikutip sejumlah media, tahap pertama pembangunan dilakukan di atas lahan 60 hektar dengan target kapasitas produksi mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun dan menyerap hingga sekitar dua ribu tenaga kerja. Kapasitas tersebut direncanakan tercapai pada fase pertama pembangunan yang berlangsung hingga tahun 2028.


Akan Dikembangkan Menjadi Kawasan Industri 539 Hektar


Kawasan industri otomotif tersebut direncanakan berkembang hingga mencapai luas sekitar 539 hektar. Jika seluruh tahapan pembangunan berhasil direalisasikan, kapasitas produksi ditargetkan meningkat hingga 300.000 unit kendaraan per tahun.

Pengembangan proyek tersebut mencakup pembangunan ekosistem manufaktur terintegrasi yang terdiri dari fasilitas produksi, pusat rekayasa kendaraan, fasilitas pengujian, hingga sarana industri pendukung lainnya. 

Memperkuat Penguasaan Teknologi Nasional

Dalam keterangannya, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa pembangunan industri manufaktur berbasis teknologi memiliki nilai strategis bagi kemandirian bangsa.

Menurutnya, proyek ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan produksi nasional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat penguasaan teknologi, meningkatkan daya saing industri, dan mengembangkan sumber daya manusia Indonesia. 

Prabowo Ingin Indonesia Produksi Kendaraan Sendiri

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia harus mampu bertransformasi dari sekadar pasar otomotif menjadi negara yang memiliki kemampuan memproduksi kendaraan sendiri.

Dalam pidatonya pada Rabu (20/5/2026) di Rapat Paripurna DPR RI, Prabowo menyebut Danantara akan mendukung percepatan pembangunan industri melalui skema investasi dan penyediaan modal kerja, termasuk untuk proyek-proyek strategis yang berkaitan dengan agenda industrialisasi nasional.

Pemerintah berharap proyek mobil nasional ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Subang dan sekitarnya, sekaligus memperkuat ekosistem industri serta menarik investasi baru di sektor manufaktur.