RAC Hadir di Indonesia, Ajak Masyarakat Temukan Serunya Olahraga Lewat Semangat “Find Fun in the Chaos”

  • Bayu Dewantara

Olahraga kini bukan cuma soal mengejar target, membakar kalori, atau mencatat waktu tercepat. Buat sebagian orang, aktivitas fisik juga menjadi cara untuk melepas penat, bertemu teman baru, dan menjaga keseimbangan di tengah padatnya rutinitas. Semangat inilah yang dibawa Recreational Athletes Club (RAC), inisiatif terbaru dari JUNE Active Studio di bawah naungan JUNI Goods, yang resmi diperkenalkan di Toko Kopi TUKU Cipete, Jakarta.

Hadir melalui kolaborasi dengan brand olahraga asal Bali, GUDS Bali, serta didukung TUKU, RAC ingin menjadi ruang inklusif bagi masyarakat urban untuk menikmati olahraga tanpa harus terbebani standar performa atlet profesional. Mengusung slogan “Find Fun in the Chaos”, RAC mengajak siapa saja menemukan kesenangan dari aktivitas fisik di tengah kesibukan sehari-hari.

RAC Hadir untuk Bikin Olahraga Lebih Menyenangkan

Kehadiran RAC berangkat dari perkembangan kultur olahraga rekreasional di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga semakin lekat dengan kehidupan masyarakat, bukan hanya sebagai upaya menjaga kesehatan, tetapi juga sebagai cara membangun koneksi sosial dan menemukan komunitas yang memiliki minat serupa.


Adry Boim, CEO JUNI Records sekaligus sosok di balik JUNI Group dan JUNE Active Studio, mengatakan bahwa RAC terinspirasi dari pengalamannya berkecimpung di industri musik dan kreatif yang dinamis. Baginya, olahraga menjadi salah satu cara untuk mendapatkan energi sekaligus menjaga keseimbangan hidup.

“Melalui rutinitas harian di dunia kreatif, saya melihat adanya titik temu yang sangat erat antara musik, kreativitas, pertemanan, dan olahraga,” ujar Adry.

Ia menjelaskan, RAC lahir dari kebutuhan akan produk dan wadah olahraga yang relevan dengan aktivitas sehari-hari. Dengan begitu, masyarakat bisa tetap aktif dan menikmati prosesnya tanpa merasa harus selalu mengejar pencapaian tertentu.

Kultur Olahraga Rekreasional Buka Peluang bagi Brand Lokal

Perkembangan olahraga rekreasional juga membuka peluang bagi komunitas dan pelaku industri lokal untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam. Adystra Bimo, Founder Running Rage dan Jakarta Running Festival, menilai bahwa motivasi masyarakat dalam berolahraga kini semakin luas.

Menurutnya, orang berolahraga bukan hanya untuk menjaga kesehatan atau mencapai target pribadi, tetapi juga untuk memperluas pertemanan dan merasakan sense of belonging atau rasa menjadi bagian dari sebuah komunitas.

Adystra menambahkan, komunitas punya peran penting dalam menjaga konsistensi seseorang untuk tetap aktif. Meningkatnya partisipasi masyarakat pun membuka ruang bagi brand lokal, produk inovatif, dan berbagai kolaborasi untuk ikut mengembangkan ekosistem olahraga yang lebih terbuka dan berkelanjutan.

Lewat RAC, olahraga diharapkan bisa menjadi aktivitas yang mudah dijangkau oleh lebih banyak orang, terlepas dari tingkat kemampuan maupun pengalaman mereka.

Kolaborasi JUNI Goods dan GUDS Bali Hadirkan Activewear


Semangat “Find Fun in the Chaos” diterjemahkan RAC melalui pendekatan multi-sport yang merangkul berbagai jenis olahraga dan tingkat kemampuan. Artinya, siapa saja yang senang bergerak bisa menjadi bagian dari komunitas ini, tanpa harus memiliki latar belakang sebagai atlet profesional.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, JUNI Goods berkolaborasi dengan GUDS Bali, brand independen yang didirikan oleh Vino Tamaela. Kolaborasi ini berangkat dari persahabatan dan kesamaan visi untuk menghadirkan produk olahraga yang memadukan fungsi, kenyamanan, dan estetika.

Adry menyebut, kedua brand menggabungkan karakter serta keahlian kreatif masing-masing untuk menghadirkan produk dan pengalaman olahraga yang terasa dekat dengan keseharian masyarakat.

Melalui JUNE Active Studio, JUNI Goods juga memperluas eksplorasinya di bidang gaya hidup aktif dengan menghadirkan perlengkapan yang fleksibel dan relevan bagi masyarakat urban.

TUKU Jadi Titik Temu Komunitas dan Pop-Up Store RAC

Kolaborasi RAC turut melibatkan TUKU sebagai tuan rumah peluncuran sekaligus ruang pertemuan komunitas. Kehadiran TUKU dinilai sejalan dengan kebiasaannya menjadi tempat berkumpul para pelanggan yang akrab disapa “tetangga”.

Vella Siahaya, Chief Experience Officer TUKU, mengatakan bahwa pihaknya kerap melihat pelanggan berkumpul dan berinteraksi setelah berolahraga, termasuk melalui kegiatan neighborhood run. Karena itu, kolaborasi dengan RAC terasa selaras dengan semangat membangun hubungan dan menikmati waktu bersama.

Masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat produk RAC juga bisa mengunjungi pop-up store yang hadir di dua lokasi Toko Kopi TUKU.


Pop-up store RAC berlangsung di Toko Kopi TUKU Cipete pada 21–22 Oktober 2026, kemudian berlanjut ke Toko Kopi TUKU Gelora Bung Karno (GBK) pada 23 Oktober 2026. Pengunjung dapat melihat, mencoba, dan membeli langsung rangkaian produk activewear terbaru RAC.

Lewat inisiatif ini, RAC membawa pesan bahwa olahraga nggak harus selalu tentang kompetisi dan pencapaian. Di tengah kesibukan, bergerak bisa menjadi cara sederhana untuk menikmati hidup, menjaga kesehatan, dan mempererat pertemanan. Sebab, menemukan kesenangan dalam rutinitas yang padat juga merupakan bagian dari perjalanan menuju gaya hidup yang lebih seimbang.