Pernahkah nggak lagi serius kerja di kantor, atau mungkin lagi di jalan, tapi tiba-tiba terdengar suara “kicau-kicau, kicau mania?”.
Kalo iya, selamat, lo nggak diguna-guna sama penjual burung di pasar hewan, tapi bisa jadi lo lagi kena sesuatu yang disebut “sindrom earworm”. Sebuah fenomena medis-psikologis yang menjelaskan kenapa lagu-lagu "viral" yang sebenarnya nggak ingin kita dengar, malah betah di isi kepala.
Belakangan ini, korbannya massal. Gara-gara algoritma TikTok yang suka lewat, lagu Kicau Mania mendadak jadi penguasa FYP. Versi aslinya mungkin sudah terdengar renyah, tapi begitu masuk tangan kreatif netizen dan diubah menjadi versi jedag-jedug, lagu ini berubah menjadi senjata biologis yang menyerang sistem saraf pendengaran. Kira-kira kenapa?
Apa Itu Earworm?
Secara ilmiah, earworm atau Involuntary Musical Imagery (INMI) adalah kondisi ketika sebuah potongan lagu biasanya bagian reff yang repetitif terputar secara otomatis di pikiran. Mengutip dari laman Brain Academy, fenomena ini terjadi karena otak kita, khususnya bagian korteks auditori, sedang "gatal". Otak mencoba mengisi kekosongan dengan cara memutar memori suara yang paling segar atau paling sering didengar.
Syarat sebuah lagu bisa jadi earworm itu sederhana, nadanya ceria, temponya cepat, liriknya simpel, dan punya interval yang unik. Nah, lagu Kicau Mania memenuhi semua syarat itu dengan nilai sempurna. Bayangkan saja, liriknya cuma muter-muter di seputar kebahagiaan para pencinta burung yang hobinya dengerin kicau burung. Sederhana, tanpa beban, tapi "nyantol" setengah mati.
Makna Lagu Kicau Mania
Lagu Kicau Mania sebenarnya adalah lagu bertema hobi yang sangat spesifik. Isinya tentang kebersamaan, tentang katuranggan burung, dan tentu saja, tentang kebanggaan para pemilik burung kicau. Namun, berkat media sosial, lagu ini mengalami demokratisasi. Orang yang nggak punya burung pun mendadak hafal liriknya.
Fenomena ini mengingatkan saya sebuah tulisan yang saya lupa judulnya apa, namun intinya ialah selera musik kita sekarang didikte oleh "keramaian" dan “viralitas”. Kita nggak lagi memilih lagu yang mau kita dengar; lagulah yang memilih telinga kita. Kicau Mania masuk ke telinga kita melalui video-video jedag-jedug anak motor, video bapak-bapak masak, sampai video kucing lucu. Akibatnya? Saat kita mencoba tidur, bukannya mengingat dosa, kita malah mengingat kicau mania hura-hura.
Kenapa Susah Hilang?
Ibaratnya, earworm itu kayak mantan kandung, sulit dilupakan meski sudah tidak diinginkan. Otak kita secara tidak sadar terus memproses melodi Kicau Mania karena lagunya punya struktur "looping" yang alami.
Ketika lo dengerin lagu tersebut di TikTok, otak menerima rangsangan dopamin dari dentuman bas jedag-jedug-nya. Begitu videonya lewat, otak kita yang sudah terlanjur "high" merasa kehilangan dan mencoba memutarnya sendiri secara mandiri.
Cara Mengurangi Sindrom Earworm
Lalu, bagaimana agar lagu-lagu biral gak terngiang di dalem kepala? Para ahli menyarankan beberapa cara. Pertama, dengarkan lagu tersebut sampai habis. Biasanya, earworm terjadi karena otak hanya ingat sepotong, jadi dia penasaran dan memutarnya terus. Dengan mendengarkan secara utuh, otak merasa tugasnya "menyelesaikan teka-teki" sudah selesai.
Kedua, cari lagu "penawar". Cari lagu lain yang punya kualitas sama tapi lebih aman di telinga. Tapi hati-hati, jangan sampai lo ngeganti earworm Kicau Mania dengan lagu APT. Rose dan Bruno Mars, ibaratnya sama saja kayak lo keluar dari mulut buaya masuk ke kandang singa.
Ketiga, dan yang paling ekstrem, nikmati saja. Anggap aja lo sedang ikut merayakan kegembiraan para penghobi burung. Toh, hidup sudah terlalu berat untuk dijalani berita jelek dari pemerintah, eh.
Buat penutup, hafalin aja ini lirik lagu kicau mania biar nggak lirik-lirik itu mulu yang diulang
[Ndarboy Genk - Intro]
Aku merawat sejak kecil
Aku memberinya makan jangkrik
Aku pamit berangkat lomba ya, Dik
Semoga rezekinya bagus
Untuk para pecinta burung kicau
Masih bersama Ndarboy Genk Banditoz yaow 86
Semua yaow siap
Reff 1 Hook
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
[Ndarboy Genk - Rap 1 Bagian 1]
Tidak ikut lomba tidak bisa makan, karena tak punya gaji bulanan
Memang bukan pekerja kantoran
Tetangga pada malu kalau bertemu masih pagi
Aku sudah sibuk merawat burung
[Ndarboy Genk - Rap 1 Bagian 2]
Duduk santai sambil menyalakan rokok, burungku sudah mengangguk-angguk
Enak jadi peserta gantangan, kalau tekun hasilnya lumayan
Mulai dari kecil-kecilan, tidak takut dengan para bos besar
Burung sakti penuh kemampuan, bermodal nekat dan doa
Kicau mania sejak bayi, burungku berani bersaing
Reff 2 Hook
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
[Banditoz Yaow 86 - Rap 2 Bagian 1]
Burungku datang semua senang
Burung berjuang dengan suara lantang
Burung Berdendang Di Atas Tiang
Tidak perlu terkenal yang penting menang
[Banditoz Yaow 86 - Rap 2 Bagian 2]
Burungku gacor pasti dapat skor
Burungku bagus tidak perlu iri
Burung Menari Naikkan Tensi
Angkat topi, jika berminat silakan hubungi pribadi
Reff 3 Hook
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
[Ndarboy Genk - Rap 3 Bagian 1]
Gas penuh menengadah, gas penuh menengadah-nengadah
Burungku siap mencetak poin, nilaiku tidak tergoyahkan
Tidak bisa goyah, setelan sudah maksimal menengadah
Muraiku menang mutlak, yang lain hanya menyaksikan
[Banditoz Yaow 86 - Rap 3 Bagian 2]
Aku tidak mencari musuh juga tidak suka keributan
Kalau bertemu jangan lupa saling menyapa
Sesama pecinta gantangan jangan saling iri
Bersaudara karena hobi, semoga membawa berkah rezeki
Reff 4 Hook Ending
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Kicau.... Kicau..... Kicau Mania (Hemmmmm)
Bayu Dewantara