Unik! DJ Diplo Ikutan Main Musik Jedag-Jedug Koplo Khas Indonesia Bareng DJ Habib Gemoy

  • Naufal Mamduh

DJ internasional Diplo mencuri perhatian setelah mencoba memainkan musik jedag-jedug koplo khas Indonesia bersama DJ Habib Gemoy asal Sulawesi Tenggara. Momen unik ini memperlihatkan Diplo belajar memainkan musik elektronik lokal menggunakan keyboard Yamaha.

Video kebersamaan mereka turut menjadi sorotan setelah dibagikan ulang oleh Diplo melalui Instagram Story pada Kamis, 8 Oktober 2026. Dalam video tersebut, Diplo terlihat mencoba memainkan musik bersama DJ Habib dalam suasana santai.

Video aslinya diunggah oleh akun Instagram @dewade_aditya. Momen itu memperlihatkan sesi bermusik bersama DJ Habib dari Alun Butunni Sound.

Unggahan tersebut disertai caption, “@diplo in action Playing EDM Koplo Jedag-Jedug with @alundbutuuni_sound goks!!!” Ada juga tulisan, “Simple tapi jarang terjadi woi!”

Diplo Coba Mainkan Musik Jedag-Jedug Koplo


(Sumber: Instagram @diplo)

Dalam video yang beredar, Diplo terlihat berada di area taman atau teras tempatnya menginap. Ia mencoba memainkan keyboard dengan arahan DJ Habib Gemoy yang berada di sampingnya.

Keduanya kemudian mulai berkolaborasi dengan gaya masing-masing. Diplo menggunakan preset DJ yang biasa dipakainya, sedangkan DJ Habib memainkan keyboard Yamaha andalannya.

Baca juga: Tampil dengan Menawan, No Na Bawakan Single “Star” di Genius Open Mic

Pertemuan dua gaya bermusik ini menjadi daya tarik tersendiri. Diplo dikenal lewat musik elektronik dan penampilannya di panggung internasional, sementara DJ Habib punya ciri khas memainkan musik jedag-jedug menggunakan keyboard.

Momen tersebut juga memperlihatkan bagaimana musik elektronik bisa hadir dalam bentuk yang beragam, termasuk melalui kreasi musik lokal Indonesia.

Baca juga: Tampil dengan Menawan, No Na Bawakan Single “Star” di Genius Open Mic

Siapa DJ Habib Gemoy yang Main Bareng Diplo?


(Sumber: Instagram @alundbutuuni_sound)

DJ Habib Gemoy memiliki nama asli Muhammad Habib Sonywora. Ia berasal dari Tongkuno, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, dan dikenal di media sosial berkat kemampuannya meracik musik jedag-jedug menggunakan keyboard Yamaha.

Berbeda dari DJ pada umumnya yang mengandalkan perangkat seperti Pioneer atau perangkat lunak Rekordbox dan Serato, DJ Habib punya ciri khas tersendiri. Ia memanfaatkan preset suara pada keyboard untuk menghasilkan irama elektronik yang enerjik.

Gaya bermusik tersebut membuatnya dikenal di kalangan pencinta musik jedag-jedug, khususnya di Sulawesi Tenggara. Ia juga kerap tampil di berbagai acara lokal dan mengiringi pertunjukan tari Lulo Kreasi.

Musik Keyboard DJ Habib Jadi Pengiring Lulo Kreasi

Lulo Kreasi merupakan perkembangan modern dari tari tradisional Lulo atau Malulo yang dikenal dalam budaya masyarakat Tolaki di Sulawesi Tenggara. Tarian ini biasanya dilakukan secara berkelompok dengan saling berpegangan tangan dan membentuk lingkaran.

Dalam perkembangannya, Lulo Kreasi kerap dipadukan dengan musik modern, termasuk irama elektronik yang enerjik. Di sinilah permainan keyboard DJ Habib mendapat tempat, karena ia mampu menghadirkan beat yang sesuai untuk mengiringi tarian tersebut.

Kreasi musiknya menunjukkan bagaimana tradisi lokal bisa berpadu dengan sentuhan modern tanpa kehilangan daya tariknya. Permainan keyboard Yamaha yang menjadi ciri khas DJ Habib pun kini mendapat perhatian lebih luas setelah momen kolaborasinya dengan Diplo beredar di media sosial.

Kolaborasi Musik Lokal dan Elektronik Internasional

Kolaborasi Diplo dan DJ Habib Gemoy menjadi pertemuan menarik antara musik elektronik internasional dan kreativitas lokal Indonesia. Meski berasal dari latar musik yang berbeda, keduanya terlihat menikmati sesi bermain musik bersama. Momen ini sekaligus memperlihatkan bagaimana musik khas daerah bisa menarik perhatian hingga ke lingkup internasional.

Belakangan ini, musik jedag-jedug dengan sentuhan koplo juga semakin sering terdengar di media sosial. TikTok dan Instagram menjadi ruang bagi berbagai kreator untuk menggunakan irama tersebut sebagai latar video, mulai dari konten hiburan, joget, hingga berbagai tren viral. Perpaduan beat elektronik yang enerjik dengan nuansa musik koplo membuatnya mudah dikenali dan menarik untuk digunakan dalam beragam konten.

Baca juga: Isyana Sarasvati dan St. Loco Jadi Pembuka Konser Avenged Sevenfold Jakarta 2026

Ramainya penggunaan musik ini di media sosial turut membuka peluang bagi musik lokal untuk menjangkau pendengar yang lebih luas, termasuk audiens dari luar negeri. Meski belum bisa dipastikan apakah popularitas tersebut yang membuat Diplo penasaran, momen saat ia mencoba memainkan jedag-jedug koplo bersama DJ Habib Gemoy menunjukkan pertemuan menarik antara tren musik lokal dan dunia EDM internasional.

Oppal Gengs, siapa sangka musik jedag-jedug koplo yang ramai digunakan dalam konten media sosial dan biasa mengiringi Lulo Kreasi bisa mempertemukan DJ Habib Gemoy dengan DJ internasional seperti Diplo? Momen ini jadi pengingat bahwa musik lokal punya cara unik untuk menarik perhatian lintas negara. Bukan cuma viral di media sosial, kreativitas musisi daerah juga bisa membuka jalan bagi musik Indonesia untuk dikenal lebih luas!