Selesai Uji Coba, Speed Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Ditingkatkan Sampai 385 km/jam

Setelah ini, Kereta Api Cepat akan masuk dalam masa pengujian.

97
Kereta Cepat

Pihak Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) lewat kontraktor Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (KCJB) melakukan Hot Sliding Test kembali pada jalur KCJB. Berbeda dengan sebelumnya, pengecekan kali ini dilakukan dengan menggunakan Comprehensive Inspection Train (CIT).

Manager Corporate Communication KCIC, Bapak Emir Monti mengatakan pengujian kali ini merupakan lanjutan dari hot sliding test yang telah dilakukan pada Jumat (19/5).

Berdasarkan evaluasi hari pertama, pengetesan berjalan dengan lancar dan kemudian dilanjutkan dengan perjalanan CIT untuk kembali memastikan kesiapan seluruh jaringan Overhead Catenary System (OCS).

“Kali ini, hot sliding test dilakukan dengan menggunakan rangkaian kereta inspeksi yang dijalankan dari Depo Tegalluar hingga ke Stasiun Halim dengan kecepatan terbatas rata-rata 60 km/jam. Dengan peralatan yang lebih lengkap, pada tahap ini kereta inspeksi digunakan untuk melakukan assessment terhadap OCS di jalur KCJB,” ucap Bapak Emir Monti dalam keterangan resmi di website KCIC.

Foto bentuk kereta cepat/kcic.co.id

Dengan melakukan CIT ini, maka aliran listrik yang ada di jaringan OCS bisa diukur dengan lebih mendetail baik kemampuan dan kestabilannya dalam memberikan tenaga untuk sarana KCJB.

CIT atau kereta inspeksi ini memang didesain untuk mengukur berbagai macam kondisi prasarana KCJB mulai dari kelistrikan, kondisi jalur, persinyalan, dan berbagai fasilitas operasi KCJB lainnya.

Usai dilakukan tes, pihak KCIC bersama dengan kontraktor dan konsultan kemudian akan melakukan berbagai evaluasi atas data-data yang didapatkan. Secara bertahap, pengetesan akan dilanjutkan ke fase pengujian untuk semua sistem secara terintegrasi.

Foto bentuk kereta cepat/kcic.co.id

Pada tahapan ini, KA Cepat akan dijalankan secara rutin untuk mengecek integrasi sistem persinyalan, telekomunikasi, OCS, stasiun, dan berbagai subsistem lainnya.

Perjalanan sarana KCJB juga secara bertahap akan ditingkatkan kecepatannya sampai dengan kecepatan teknis maksimal yaitu 385 km/jam.

Setelah seluruh tahapan ini dilalui dengan baik, maka akan dilanjutkan dengan sertifikasi laik operasi dari Kementerian Perhubungan dan pelaksanaan trial run KCJB.

Baca juga: “Kereta Cepat Jakarta – Bandung Diujicoba di Hadapan Pak Jokowi dan Presiden China

Bapak Emir juga menambahkan bahwa selama masa pengujian berbagai sarana dan prasarana KCJB ini, masyarakat diminta untuk tetap berhati-hati karena jumlah perjalanan KA Cepat mulai meningkat.

“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap perjalanan perdana KA Cepat di sepanjang jalur KCJB. KCIC berharap, masyarakat tetap dapat berhati-hati, menjaga jarak, tidak bermain layangan, dan beraktivitas di dalam jalur KCJB,” tutup pernyataan Mas Emir Monti.

Rio
WRITTEN BY

Rio

Menulis seakan sudah menjadi kebiasaan untuk saya sejak kuliah. Skill ini terus berkembang sampai saat ini. Dimulai dari Liputan6.com sampai sekarang pekerjaan yang saya geluti seputar menulis artikel. Dan saat ini, Oppal Media adalah tempat saya untuk kembali belajar dan membuktikan yang terbaik.