Simak Profil CEO GoTo yang “Kopdar” Bareng Orang Terkaya dan Terkuat di Dunia

667
0

Sebuah pemandangan yang mencengangkan terjadi di Amerika Serikat. Para orang terkaya dan terkuat di dunia berkumpul dalam satu acara elite yang memiliki pengaruh besar di dunia.

Kelompok the real crazy rich di dunia kompak menghadiri hajatan tahunan Sun Valley Conference yang digelar oleh bank investasi Allen & Company. Acara ini tertutup untuk media dan hanya mengundang sosok-sosok sultan yang tentunya tidak mengenal tanggal tua.

Deretan jet pribadi tampak terparkir rapi di salah satu area Sun Valley Resort, Idaho, Amerika Serikat.

Pertemuan super eksklusif ini menghadirkan jejeran orang paling berkuasa dari industri teknologi, pemerintah, dan media. Agenda pertemuan bersifat superrahasia.

Menurut berbagai sumber, agenda utama para pertemuan seputar politik global, bioteknologi, hingga kesehatan mental.

Hal menarik terlihat saat sosok-sosok konglomerat tertangkap kamera saat menghadiri acara tersebut. Alih-alih mengenakan busana formal, mereka justru datang dengan gaya kasual.

Bill Gates terlihat begitu santai mengenakan sweter hijau dan celana jeans hitam. Kemudian, Ning Jin, Chief Investment Officer di Viking Global Investor, juga tampak kasual kerah kaos abu-abunya mengintip dari balik jaket berwarna biru tua.

Selain itu, Bobby Kotick (CEO raksasa video gim Activision Blizzard), Tim Cook (CEO Apple), dan Alex Karp (CEO Palantir Technology), sama sekali tidak terlihat formal dan kaku.

Namun, ada satu sosok konglomerat yang mencuri perhatian publik Indonesia. Wajahnya tampak tidak asing karena acap kali muncul di sejumlah pemberitaan. Ya, dia adalah Andre Soelistyo, CEO GoTo!

Andre Soelistyo adalah CEO Grup GoTo, perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia. Berdasarkan laporan Kompas.com, entitas GoTo memiliki total transaksi atau gross transaction value (GTV) sebesar 22 miliar dollar AS atau lebih kurang Rp319 triliun pada tahun 2020.

Semenjak tahun 2016 silam, Andre memangku jabatan Presiden Gojek. Namun, pada tahun 2019, dia resmi menjadi Co-CEO Gojek bersama Kevil Aluwi ketika Nadiem Makarim memilih lengser demi menjalani tugas dari Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pendidikan.

Kedekatan Andre dan Gojek berawal sedari dia bekerja di Northstar Group, investor institusi pertama Gojek. Berkat dukungan Northstar, bisnis Gojek mengalami perkembangan pesat, bermula dari call centre bergeser menjadi aplikasi transportasi untuk ponsel pintar.

Aplikasi Gojek awalnya hanya melayani transportasi motor, mobil, dan makanan, kehadiran Andre-lah yang menjadikan Gojek terus berkembang ke pelayanan kesehatan, kecantikan, cleaning, dan seterusnya.

Tak berlebihan untuk mengatakan bahwa Andre adalah otak dari perkembangan pesat superapp tersebut. Lalu, dia juga yang mengawal proses penggalangan dana hingga lebih dari 5 miliar dollar AS dari investor, mulai dari Tencent Holdings, Astra International, Google, KKR & Co, dan Warburg Pincus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *