Setelah penantian panjang selama 35 tahun lamanya, akhirnya Timnas Indonesia berhasil menorehkan prestasi gemilang dan merasakan status sebagai juara di level senior. Skuad Garuda keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai berhasil mengalahkan Thailand lewat drama adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (5/10/2026) malam.
Source: Suara Gresik
Jalannya Pertandingan yang Sangat Dramatis
Pada babak pertama, pertandingan berjalan ketat walaupun tanpa terciptanya gol sama sekali. Indonesia tampil cukup dominan dan membangun serangan meski belum menembus pertahanan Thailand. Memasuki menit ke-81, Thailand harus bermain dengan 10 pemain setelah Nicholas Mickelson diganjar kartu merah karena melanggar Ole Romeny di depan kotak penalti.
Keunggulan jumlah pemain ini dimanfaatkan oleh Skuad Garuda. Pada menit ke-84, freekick dari Dean James berhasil menggoyangkan jaring gawang yang dijaga oleh Saranon Anuin setelah bola membentur pagar hidup pemain Thailand dan menciptakan keunggulan 1-0 untuk Indonesia sementara waktu. Namun, kegembiraan tidak berlangsung lama untuk Indonesia. Tak lama setelah itu, Thailand berhasil menyamakan kedudukan tiga menit berselang lewat sepakan Iklan Sanron yang menerima umpan dari Pichitchai, membuat skor 1-1 bertahan hingga 90 menit.
Laga pun dilanjutkan ke babak extra time. Thailand sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Peeradol Chamrasamee di menit ke-111, sebelum bek Indonesia, Elkan Baggott, membalas lewat gol penyeimbang di menit ke-116, membuat skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang menandakan berakhirnya pertandingan selama 120 menit.
Drama Adu Penalti
Setelah hasil seri melalui 90 menit waktu normal dan babak perpanjangan waktu, pertandingan ini akhirnya harus ditentukan melalui babak adu penalti. Semua algojo yang ditunjuk oleh John Herdman sukses menjalani tugasnya, sementara dua eksekutor dari timnas Thailand, kapten Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal membobol gawang yang dikawal oleh Emil Audero. Indonesia pun menang 4-2 dalam adu penalti, memastikan gelar juara pertama FIFA ASEAN Cup.
Fakta Unik: Seluruh Pemain Belum Lahir Saat Indonesia Terakhir Juara
Salah satu fakta unik dari kemenangan yang diraih pada tahun 2026 adalah tidak ada satu pun skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 yang sudah lahir ketika Indonesia terakhir kali menjuarai turnamen di level senior, yakni pada ajang SEA Games 1991. Pemain tertua di skuad saat ini, Joey Peluessy, bahkan baru lahir setelah gelar tersebut diraih. Menariknya, 35 tahun lalu, Indonesia juga mengalahkan lawan lewat adu penalti dengan skor 4-3 atas Malaysia.
Baca juga: 4 Pemain Thailand yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Mengakhiri Rentetan Kegagalan Melawan Thailand
Kemenangan ini terasa sangat spesial karena menjadi pertama kalinya dalam sepuluh tahun terakhir Indonesia berhasil menundukkan Thailand. Sebelumnya, di ajang Piala AFF, Indonesia berhasil enam kali tembus ke babak final, namun selalu gagal menjadi juara, termasuk empat kekalahan yang didapatkan dari Thailand.
Tiga Pemain yang Pernah Rasakan Final Lawan Thailand di Piala AFF 2020
Final Piala AFF 2020 silam menjadi terakhir kalinya Indonesia berhadapan dengan Thailand di laga puncak sebelum laga ini. Dari skuad yang masih menjadi bagian dari Timnas Indonesia di Final ASEAN Cup 2026, tersisa Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, dan Egy Maulana Vikri.
Rizky Ridhi sendiri hanya tampil satu dari dua kali di leg final Piala AFF 2020 kontra Thailand, yaitu di leg pertama saat Indonesia takluk 0-4, sementara di leg kedua ia absen karena terdapat masalah mengenai protokol kesehatan COVID-19 kala itu. Egy Maulana Vikri justru tampil di kedua leg, meski di leg pertama hanya masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, sebelum akhirnya diturunkan sejak menit awal oleh Shin Tae-young pada leg kedua.
Edisi Perdana yang Bersejarah
FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi perdana yang baru saja diselenggarakan langsung oleh FIFA pada tahun ini dan berbeda dengan Piala AFF (kini ASEAN Championship) yang dikelola Federasi Sepak Bola ASEAN. Berkat format kalender turnamen resmi FIFA ini, Indonesia bisa diperkuat oleh sejumlah pemain diaspora yang bermain di klub top dunia seperti Maarten Paes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, dan Ole Romeny, yang justru absen di ASEAN Championship karena jadwal klub masing-masing.
Muhammad Ichsan