Kasus penjambretan handphone sedang marak terjadi belakangan ini dan menjadi perhatian khusus. Kejadian ini bisa terjadi pada siapa saja, terlebih jika kamu adalah seseorang yang sering menggunakan ponsel di tempat umum atau saat berada di tengah keramaian.
Bagi pengguna iPhone, Apple sebenarnya telah menyediakan sejumlah fitur keamanan yang bisa dimanfaatkan untuk mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kehilangan akibat pencurian. Fitur-fitur tersebut memungkinkan pengguna melacak lokasi keberadaan iPhone, mengunci perangkat dari jarak jauh, hingga melindungi informasi pribadi agar tidak mudah diakses orang lain. Berikut ini daftarnya.
Source: Magnific
Find My iPhone
Salah satu fitur penting yang wajib untuk diaktifkan untuk melacak keberadaan iPhone-mu. Fitur ini bisa mengetahui dimana lokasi iPhone yang kamu miliki melalui perangkat Apple lain atau menggunakan situs iCloud.
Saat iPhone hilang atau dicuri, pengguna bisa membuka aplikasi Lacak dari iPhone lain atau bisa juga mengakses iCloud.com/find untuk melihat lokasi terakhir dari iPhone yang dicuri. Fitur ini juga dapat membantu menemukan iPhone meskipun sedang offline melalui jaringan Lacak, selama perangkat dan pengaturannya mendukung.
Cara mengaktifkan:
Buka Pengaturan.
Ketuk nama akun Apple.
Pilih Lacak.
Masuk ke Cari iPhone Saya, lalu aktifkan Cari iPhone Saya, Jaringan Lacak, dan Kirim Lokasi Terakhir.
2. Stolen Device Protection
Stolen Device Protection merupakan fitur keamanan tambahan yang telah diperrkenal Apple melalui sistem iOS 17.3. Fitur ini dirancang untuk melindungi informasi dan akun pemilik iPhone yang berada jauh dari lokasi yang sering dikunjungi seperti rumah atau kantor.
Namun, dengan fitur ini, pemilik iPhone wajib menggunakan Face ID atau Touch ID tanpa adanya alternatif password atau kode sandi. Contohnya, apabila ingin mengakses kata sandi yang tersimpan atau mengubah pengaturan keamanan akun Apple.
Selain itu, terdapat Security Delay atau jeda keamanan selama satu jam untuk beberapa perubahan penting, seperti mengganti kata sandi akun Apple.
Cara mengaktifkan:
Buka Pengaturan.
Pilih Face ID & Kode Sandi.
Masukkan kode sandi.
Pilih Perlindungan Terhadap Perangkat yang Dicuri, lalu aktifkan.
3. Lost Mode (Mode Hilang)
Source: ibgadgetstore
Apabila iPhone kamu sudah terlanjur dijambret, langsung aktifkan fitur Lost Mode melalui aplikasi Lacak. Dengan adanya fitur ini, pemilik iPhone bisa mengunci perangkat dari jarak jauh menggunakan kode sandi. Selain itu, pengguna bisa menampilkan pesan khusus beserta nomor telepon alternatif pada layar perangkat untuk memberikan informasi agar apabila ada yang menemukan perangkat, bisa langsung menghubungi pemilik.
Cara mengaktifkan:
Buka aplikasi Lacak dari perangkat Apple lain atau akses iCloud.com/find.
Pilih iPhone yang hilang.
Pilih Tandai Sebagai Hilang atau Mode Hilang.
Ikuti instruksi untuk mengaktifkannya.
4. Activation Lock (Kunci Aktivasi)
Fitur keamanan ini akan otomatis aktif ketika pengguna mengaktifkan Find My iPhone. Dengan mengaktifkan Activation Lock, Anda dapat mencegah orang lain menggunakan atau mengaktifkan kembali iPhone tanpa perlu memasukkan informasi akun Apple pemilik sebelumnya.
Dengan begitu, meskipun perangkat berhasil dihapus dari jarak jauh, orang lain tetap membutuhkan akun Apple pemilik untuk mengaktifkannya kembali. Fitur ini akan membuat pencuri kesulitan saat akan menjual iPhone curiannya.
Tidak perlu melakukan aktivasi terhadap fitur ini, karena akan otomatis bekerja ketika fitur lacak diaktifkan.
5. Erase iPhone (Hapus iPhone dari Jarak Jauh)
Source: Mobiles.co.uk
Jika dirasa iPhone sudah tidak memungkinkan untuk ditemukan atau dikembalikan, pengguna bisa memanfaatkan fitur Erase This Device. Pengguna tidak perlu khawatir terjadinya kebocoran informasi pribadi, karena fitur ini memungkinkan pemilik untuk menghapus data dan informasi pribadi dari iPhone secara jarak jauh.
6. Face ID dan Kode Sandi
Terakhir, fitur keamanan yang tidak boleh kamu lewatkan adalah mengaktifkan Face ID dan Kode Sandi. Kedua fitur ini bisa membatasi akses orang lain yang ingin masuk untuk menggunakan perangkat dan melindungi informasi pribadi dari user.
Pastikan sandi yang kamu buat tidak mudah ditebak. Hindari menggunakan kombinasi angka sederhana (contoh: 1234). Gunakan sandi yang sekiranya sulit untuk ditebak orang.
Dengan mengaktifkan berbagai fitur keamanan tersebut, pengguna iPhone bisa meningkatkan perlindungan terhadap perangkat maupun data pribadi jika sewaktu-waktu mengalami kehilangan atau pencurian.
Muhammad Ichsan