Ada Demo Mahasiswa di Monas Hari Ini: 4.132 Personel Gabungan Disiagakan, Simak Jalur Alternatif Biar Nggak Macet!

  • Bayu Dewantara
  • Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (gabungan BEM UNJ, Paramadina, dll.) bersama Koalisi Aktivis Banten Bangkit menggelar demo di kawasan Monas mulai pukul 13.00 WIB.
  • Sebanyak 4.132 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa serta mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas.
  • Pengendara diimbau menghindari kawasan inti Monas dan menggunakan jalur pengalihan alternatif via Jalan Abdul Muis, Cideng, atau Senen guna kelancaran pulang kantor

Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, diprediksi akan mengalami kepadatan lalu lintas hari ini, Jumat (17/7/2026). Hal ini menyusul adanya rencana aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang akan digelar oleh aliansi mahasiswa dari berbagai universitas di Ibu Kota.

Untuk mengamankan jalannya aksi sekaligus menjaga ketertiban, sebanyak 4.132 personel gabungan disiagakan di sekitar lokasi. Pihak kepolisian juga mengimbau para pengendara untuk menghindari kawasan Monas guna mengantisipasi kemacetan parah, terutama saat jam pulang kantor sore nanti.

Baca juga: Sudah Siap Belum? LPDP Jakarta Dibuka 2027, Cek Kuota dan Jadwalnya Di sini

Aliansi Mahasiswa Gelar Aksi Siang Ini

Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, massa yang akan turun ke jalan merupakan gabungan dari berbagai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang tergabung dalam Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat.

"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (Gabungan BEM UNJ, BEM Univ Trilogi, BEM Institut STIAMI, BEM Univ Paramadina) di kawasan Monas, dengan rencana giat pukul 13.00 WIB," ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya.

Selain aliansi tersebut, massa dari Koalisi Aktivis Banten Bangkit juga dilaporkan akan turut menggelar aksi unjuk rasa di lokasi yang sama.

Ribuan Personel Gabungan dan Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Guna memastikan situasi tetap kondusif, pihak kepolisian mengerahkan 4.132 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek jajaran. Penjagaan ketat juga dilakukan di beberapa titik krusial lainnya untuk mengantisipasi potensi aksi massa tambahan.

Mengenai pengaturan arus lalu lintas, pihak kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas atau pengalihan arus secara situasional. Skema ini akan sangat bergantung pada jumlah massa dan kondisi riil di lapangan sepanjang hari.

Jalur Alternatif Hindari Macet di Kawasan Monas saat Pulang Kerja

Bagi Anda yang beraktivitas di pusat kota dan bersiap untuk pulang kerja sore nanti, sangat disarankan untuk menghindari ruas jalan utama di sekitar Monas, seperti Jalan Medan Merdeka Barat, Utara, Selatan, hingga kawasan Lapangan Banteng.

Berikut adalah rute dan jalur alternatif yang bisa Anda pilih berdasarkan arah tujuan Anda agar terbebas dari jebakan macet imbas demo mahasiswa:

1. Dari Arah Selatan (Thamrin / Sudirman / Menteng) menuju Utara (Harmoni / Gajah Mada)

  • Rute Barat (Tanah Abang): Dari arah Sudirman/Thamrin, alihkan kendaraan ke Jalan KH Wahid Hasyim atau Jalan Kebon Sirih, lalu belok kiri menuju Jalan Abdul Muis. Dari sana, Anda tinggal lurus melewati Jalan Majapahit untuk tembus ke arah Harmoni tanpa harus menyentuh area inti Monas.

  • Rute Timur (Senen): Dari Menteng/Cikini, arahkan kendaraan melalui Jalan Cut Meutia > Jalan Teuku Umar > Jalan Salemba > Jalan Kramat Raya menuju arah Senen. Anda juga bisa memanfaatkan Tol Dalam Kota atau jalur alternatif Rasuna Said menuju Casablanca.

2. Dari Arah Utara (Harmoni / Pasar Baru) menuju Selatan (Thamrin / Sudirman / Blok M)

  • Rute Barat (Cideng / Tanah Abang): Dari Harmoni, belokkan kendaraan ke Jalan Suryopranoto, lalu ambil kiri ke Jalan Cideng Barat atau Cideng Timur. Lurus terus mengarah ke Jalan KH Mas Mansyur (Tanah Abang) untuk langsung mengakses kawasan Sudirman.

  • Rute Timur (Gunung Sahari / Senen): Dari arah Pasar Baru, arahkan kendaraan ke Jalan Ir. H. Juanda > Jalan Pos > Jalan Gunung Sahari > Jalan Dr. Wahidin > Jalan Kramat Raya (Senen), lalu memutar ke arah selatan melalui Cikini atau Jalan HR Rasuna Said.

3. Dari Arah Barat (Tanah Abang / Tomang) menuju Timur (Senen / Pulogadung)

  • Rute Jalan Arteri: Dari Tanah Abang, gunakan Jalan Kebon Sirih (bila belum padat). Lurus terus melewati perempatan Agus Salim menuju Jalan M.I. Ridwan Rais (Tugu Tani), lalu teruskan ke Jalan Kwitang arah Senen. Jika Kebon Sirih padat, gunakan Jalan KH Wahid Hasyim sebagai alternatif sejajar.

  • Rute Tol: Gunakan rute Jalan S. Parman langsung menuju gerbang Tol Dalam Kota untuk langsung mengarah ke Cawang atau Jakarta Timur.

4. Akses Menuju Stasiun Gambir

  • Apabila Jalan Medan Merdeka Selatan atau area Patung Kuda ditutup total, akses ke Gambir dari arah barat dan selatan pasti terganggu.

  • Solusi: Gunakan jalur memutar dari arah timur atau utara, yaitu lewat Jalan Lapangan Banteng Selatan > Jalan Perwira, lalu belok kanan langsung ke Jalan Medan Merdeka Timur tepat di samping Stasiun Gambir.