Bukan Antisosial, Ini 7 Alasan Orang Dewasa Makin Malas Angkat Telepon

  • Arifina Cahyanti Firdausi

Pernah merasa malas ketika tiba-tiba layar HP menampilkan panggilan masuk? Bahkan, kamu bakal berpikir lebih dahulu sebelum mengangkatnya.


Bisa jadi kamu masuk dalam fenomena kebiasaan orang dewasa malas angkat telepon. Hal ini pun saat ini  cukup sering ditemui dalam aktivitas sehari-hari.


Namun, perubahan kebiasaan komunikasi ini bukan berarti seseorang menjadi antisosial ya! Banyak orang lebih memilih bertukar pesan lewat chat karena lebih nyaman daripada harus berbicara langsung lewat telepon.


Kebiasaan tersebut juga bisa dikaitkan dengan Batasan terhadap penggunaan ponsel. Semakin bertambah usia, maka kesadaran akan interaksi sosial dilakukan secara lebih bijak.


Lantas, apa saja alasan orang dewasa malas angkat telepon? Simak yang berikut!


1. Memiliki Batasan Penggunaan Ponsel

Photo: magnific.com/lookstudio


Orang dewasa memiliki aktivitas beragam yang membuat mereka memiliki prioritas dalam hidup. Dalam artian, kebanyakan dari mereka lebih memiliki batasan akan penggunaan telepon.


Tak ayal, jika semakin bertambahnya usia kebanyakan orang malas mengangkat telepon tanpa konteks. Mereka juga semakin sadar penggunaan ponsel tidak tersedia sepanjang hari.


Nah, menolak panggilan telepon yang tiba-tiba menjadi salah satu cara untuk menjaga Waktu pribadi. Batasan ini membuatmu bisa menerapkan rutinitas harian lebih nyaman dan tenang.


Dengan begitu kamu bisa menentukan kapan waktu untuk ingin menerima panggilan telepon. Kamu juga memiliki jadwal untuk aktivitas harian, seperti kapan untuk fokus ke pekerjaan, beristirahat, atau menikmati Waktu sendiri tanpa adanya gangguan.


Baca juga: Bukan Malas, Gen Z Tak Ingin Berada dalam Budaya Kerja Toxic


2. Jauh dari Kebiasaan People Pleasing


Mungkin ada rasa tidak enak kalau membiarkan telepon seseorang tidak terjawab. Takut dianggap cuek,  tidak sopan, atau takut orang lain berpikir kita sedang menghindar.


Namun, semakin dewasa seseorang tentunya mulai memahami tidak semua panggilan harus langsung diangkat. Menolak panggilan bukan berarti kamu adalah orang yang jahat lho!


Kalau sedang tidak bisa berbicara, kita bisa menghubungi kembali ketika sudah punya waktu. Bahkan, kamu bisa mengirim pesan seperti, “Maaf tadi nggak bisa angkat, ada apa?” untuk melanjutkan komunikasi.


Perubahan ini bukan berarti menjadi tidak peduli. Justru bisa menunjukkan seseorang mulai lebih memahami batasan waktunya sendiri.


3. Lebih Suka Bertemu Langsung


Ada orang yang justru lebih menikmati percakapan ketika bisa bertemu langsung dibandingkan melalui panggilan telepon. Saat bertatap muka, kita bisa melihat ekspresi, gerakan, dan reaksi lawan bicara.


Percakapan juga terasa lebih natural karena tidak hanya mengandalkan suara. Sebab, hubungan sosial yang melibatkan interaksi langsung dan timbal balik dapat berkaitan dengan kesejahteraan seseorang.


Karena itu, ada orang yang tidak terlalu suka ngobrol lewat telepon, tetapi tetap senang bertemu teman untuk makan, ngopi, atau sekadar mengobrol langsung. Dari aktivitas itu mereka tidak menjadikan panggilan telepon suatu keharusan untuk diangkat.


4. Waktu Terasa Semakin Berharga

Photo: magnific.com/cookie_studio


Semakin dewasa, biasanya semakin banyak hal yang harus dikerjakan. Ada keluarga, urusan rumah, sisa pekerjaan, sampai kebutuhan untuk beristirahat.


Dalam kondisi seperti ini, telepon yang awalnya diperkirakan hanya berlangsung lima menit bisa terasa merepotkan jika ternyata menjadi percakapan panjang. Berbeda dengan chat, yang bisa dibaca ketika sedang senggang dan dibalas setelah pekerjaan selesai.


Bukan berarti tidak ingin berbicara dengan orang lain. Hanya saja, sebagian orang mulai lebih memperhatikan kapan mereka bisa memberikan waktu dan perhatian untuk diri sendiri.


5. Rutinitas Sudah Cukup Padat


Pekerjaan dan berbagai tanggung jawab bisa membuat aktivitas sehari-hari terasa padat. Datangnya panggilan telepon secara tiba-tiba justru bisa mengganggu konsentrasi.


Ketika sedang fokus mengerjakan sesuatu, panggilan dari orang terdekat pun belum tentu bisa diterima saat itu juga. Karena itu, sebagian orang lebih memilih melihat siapa yang menelepon terlebih dahulu.


Jika tidak mendesak, mereka mungkin akan menghubungi kembali ketika sudah selesai dengan aktivitasnya. Cara seperti ini membuat komunikasi tetap berjalan tanpa harus mengorbankan hal lain yang sedang dikerjakan.


Baca juga: 8 Cara Sederhana Menenangkan Pikiran Saat Stres, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit


6. Punya Kecenderungan Karakter Introvert


Kamu orangnya introvert? Sepertinya fenomena malas mengangkat telepon ini akan relate dengan aktivitasmu.


Ya, karena tidak semua orang nyaman harus langsung menjawab ketika menerima telepon. Orang introvert cenderung harus memikirkan respons seperti apa untuk menanggapi lawan bicaranya.


Dia akan merasa kurang nyaman Ketika muncul panggilan telepon, karena merasa tidak ada banyak waktu untuk memikirkan jawaban. Hal ini berbeda dengan chat, di mana kamu bisa membaca pesan terlebih dahulu, memikirkan jawaban, lalu mengirimkannya ketika sudah siap.


Bagi sebagian orang, cara komunikasi seperti ini terasa lebih nyaman. Mereka tidak perlu terburu-buru dan bisa memilih waktu untuk merespons.


7. Mengalami Phone Anxiety

Photo: magnific.com


Ada perbedaan antara sekadar tidak suka telepon dan mengalami phone anxiety. Kamu harus mengenali diri sendiri terlebih dahulu ya!


Tidak suka menelepon belum tentu berarti seseorang mengalami kecemasan. Namun, sebagian orang menilai panggilan telepon memang bisa menimbulkan rasa cemas atau tidak nyaman yang lebih kuat.


Misalnya, merasa sangat gugup sebelum menerima telepon, terus memikirkan apa yang harus dikatakan, atau sengaja menghindari panggilan karena takut salah bicara.


Jika kamu merasa panggilan telepon dapat membuat tertekan karena harus memberikan respons secara spontan, bisa jadi itu gejala phone anxiety. Tidak adanya ekspresi wajah dan bahasa tubuh juga bisa membuat percakapan terasa lebih sulit dipahami.


Namun, tidak semua orang yang malas mengangkat telepon mengalami phone anxiety ya! Bisa saja mereka hanya lebih nyaman dengan chat atau memang sedang tidak ingin berbicara.


Meski begitu, kebiasaan orang dewasa malas angkat telepon bukan berarti antisosial ya! Itu artinya, kamu semakin paham akan waktu, energi, dan cara berkomunikasi yang nyaman untukmu.