Calvin Verdonk kembali membuat sejarah bagi sepak bola Indonesia. Bek kiri timnas Indonesia yang bermain untuk klub asal Prancis, Lille, dinobatkan sebagai Man of the Match pada laga yang digelar dini hari tadi. Lille menahan Bodo/Glimt 0-0 di Aspmyra Stadion, Bodo, Norwegia, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB, di matchday keempat fase liga Liga Champions 2026/27. Ia menjadi pemain Indonesia pertama yang meraih penghargaan tersebut.
Source: Bola.com
Menjadi Starter dan Main Penuh Selama 90 Menit
Davide Ancelotti, pelatih Lille, mempercayakan Verdonk untuk mengisi posisi bek kiri dan bermain penuh selama 90 menit. Pemain berusia 29 tahun tersebut menjawabnya dengan memberikan penampilan yang impresif pada laga tersebut. Pertandingan juga berlangsung ketat, kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih.
Mengapa Verdonk Bisa Terpilih Man of the Match
Penghargaan MOTM diberikan oleh UEFA Technical Observer Group. Menurut penilaian UEFA, Verdonk tampil menonjol di dua sisi: ia bermain bagus di area sayap, efektif dalam memberikan passing dan menerima bola, serta selalu siap melakukan serangan cepat. UEFA juga menilai ia unggul dalam mengcover posisi saat Lille kehilangan bola.
Statistik Verdonk Semalam
Berikut catatan Verdonk selama 90 menit:
Tiga umpan kunci, hanya kalah satu dari rekan setimnya, Soriba Diaoune.
Empat tekel sukses, satu intersep, dan tiga sapuan.
Akurasi umpan 83 persen, dengan tiga dari empat umpan panjang menemui rekan.
Delapan kontribusi bertahan, yang terbanyak di antara pemain Lille pada laga ini.
Rating dari Situs Statistik
Sejumlah website yang biasa memberikan statistik dan rating kepada pemain memberikan Verdonk rating tinggi. WhoScored memberinya 7,3, Sofascore 7,4, dan Soccerway 7,6. Angkanya memang beragam karena setiap platform memakai metode penilaian yang berbeda, tetapi semuanya menempatkan Verdonk di kelompok pemain terbaik Lille pada laga itu.
Sejarah Baru: Pemain Indonesia Pertama yang Raih MOTM di Liga Champions
Terpilihnya Verdonk menjadi MOTM menambah catatan positif bagi dirinya. Sebelumnya, ia sudah menjadi pemain Indonesia yang tampil di Liga Champions saat Lille kalah 0-3 dari Arsenal. Kini ia kembali menorehkan prestasi baru dan tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang menyabet predikat pemain terbaik pertandingan di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa itu.
Poin Pertama Lille di Liga Champions
Hasil imbang yang didapatkan ini juga sangat penting bagi Lille. Setelah beberapa laga, akhirnya mereka mendapatkan poin pertama di musim ini setelah kalah di tiga laga sebelumnya. Poin yang didapatkan membuat peringkat Lille naik ke posisi 34 di klasemen dengan menggusur FC Porto. Davide Ancelotti mengaku senang timnya akhirnya memetik poin perdana.
Modal Kepercayaan Diri untuk Verdonk
Musim ini Verdonk telah tampil sembilan kali, enam di Ligue 1 dan tiga di Liga Champions. Di Liga Champions, ia dua kali menjadi starter dan sekali masuk sebagai pemain pengganti. Penghargaan MOTM ini diharapkan menambah kepercayaan diri dan peluangnya mendapat lebih banyak menit bermain dari Ancelotti. Bagi publik Indonesia, malam di Norwegia itu menjadi bukti bahwa pemain Garuda mampu bersaing dan bahkan menonjol di panggung terbesar sepak bola Eropa. Semoga Verdonk selalu tampil konsisten dan bisa melaju ke babak penyisihan UCL.
Muhammad Ichsan