Juicy Luicy pernah menjalani jadwal manggung sampai 37 kali dalam satu bulan hingga harus masuk IGD karena kelelahan.
Lagu Gurun Hujan yang rilis 15 Mei 2026 ternyata bercerita tentang rindu yang tidak pernah sampai meski berada di kota yang sama.
Uan mengungkap lagu “Gurun Hujan” terinspirasi dari kisah mantan gebetan.
Podcast “Obrolan Hati” di YouTube Oppal memperlihatkan sisi santai, lucu, sekaligus emosional dari para personel Juicy Luicy.
Belum lama ini gue habis nonton podcast “Obrolan Hari Ini” di YouTube Oppal yang bintang tamunya Juicy Luicy. Awalnya gue kira obrolannya cuma bakal bahas lagu galau atau cerita di balik musik mereka aja, ternyata episode ini malah banyak banget cerita random, lucu, sampai sisi capeknya jadi musisi yang jarang kelihatan di publik.
Dan jujur aja, salah satu cerita yang paling bikin gue kaget itu pas mereka ngomong pernah manggung sampai 37 kali dalam satu bulan. Kebayang gak sih? Hampir tiap hari harus tampil, pindah kota, kurang tidur, ketemu banyak orang terus-menerus, sampai akhirnya ada personel yang sempat masuk IGD karena kecapekan.
Tapi yang menarik, mereka ngebawain cerita itu tetap santai khas tongkrongan. Jadi bukan yang dramatis banget, malah berasa kayak lagi denger cerita teman sendiri yang lagi ngobrol ngalor-ngidul.
Baca Juga: Beberapa Fitur Perasaan yang Hilang dari Seorang NPD: Belajar dari Katanya Podcast #6
Ternyata Lagu “Lantas” Berangkat dari Perasaan yang Relate Banget
Di podcast itu, mereka juga sempat ngobrol soal Lantas yang sampai sekarang masih jadi lagu andalan banyak orang kalau lagi galau.

Menurut gue menarik karena akhirnya kebuka juga gimana lagu itu lahir dari keresahan dan pengalaman emosional yang ternyata dekat banget sama kehidupan sehari-hari. Mungkin itu juga alasan kenapa “Lantas” masih terus relevan dan sering diputar sampai sekarang.
Pas ngobrol soal lagu ini, vibes-nya bukan kayak interview formal musisi pada umumnya. Lebih kayak lagi denger kumpulan teman cerita soal pengalaman cinta yang gagal tapi dibungkus bercandaan.
Cerita Tur Amerika Sampai Riders Aneh
Selain bahas musik, episode ini juga banyak cerita absurd yang bikin podcast-nya gak kerasa panjang. Mulai dari cerita riders aneh waktu manggung, pengalaman main padel, sampai cerita mereka waktu tur ke Amerika Serikat.
Di situ gue baru sadar kalau kehidupan band ternyata gak selalu soal panggung dan lagu. Ada banyak momen chaos, capek, tapi juga seru yang akhirnya jadi pengalaman lucu buat dikenang bareng.
Chemistry antar personel juga kerasa natural banget. Jadi penonton tuh gampang kebawa suasana obrolannya.
“Gurun Hujan” dan Cerita Rindu yang Gak Pernah Sampai
Yang paling menarik buat gue justru pas mereka mulai bahas single terbaru Gurun Hujan yang rilis pada 15 Mei 2026.
Lagu ini ternyata punya cerita yang cukup ngena, tentang rindu yang gak pernah sampai padahal sama-sama ada di kota yang sama. Rasanya dekat, tapi tetap gak bisa saling punya.
Uan juga sempat cerita kalau lagu ini sebenarnya terinspirasi dari kisah mantan gebetan. Dan menurut gue, itu yang bikin lagu-lagu Juicy Luicy sering terasa personal tapi tetap relate buat banyak orang.
Nuansa galau khas mereka masih dapet, tapi kali ini rasanya lebih dewasa dan tenang dibanding beberapa lagu sebelumnya.
Podcast yang Rasanya Kayak Lagi Nongkrong Bareng
Yang bikin episode podcast ini menarik bukan cuma karena cerita-ceritanya, tapi karena cara mereka ngobrol terasa natural banget. Kadang serius, terus tiba-tiba bercanda lagi, terus nyambung ke cerita absurd lain.
Buat yang selama ini cuma tahu Juicy Luicy dari lagu-lagu galaunya aja, podcast ini lumayan bikin lihat sisi lain mereka yang lebih santai dan manusiawi.
Kalau penasaran sama cerita lengkap di balik Lantas, pengalaman manggung sampai masuk IGD, sampai obrolan soal Gurun Hujan, episode lengkapnya udah bisa ditonton di YouTube Oppal.
Nurcholis Fajri Syah