Dolar AS Tembus Rp17.300 per Jam 11.00 WIB 23 April 2026!

  • Bayu Dewantara

Berdasarkan data terbaru dari mesin pencarian Google pada Kamis (23/4/2026) pukul 11.00 WIB, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah signifikan hingga menembus angka Rp17.300.

Lonjakan ini menandakan penguatan Dolar AS yang terus berlanjut di pasar spot, melampaui level yang tercatat pada hari-hari sebelumnya.


Pernyataan BI Sebelumnya, Rupiah Masih dalam Kondisi Stabil

Meski angka di pasar spot menunjukkan tren pelemahan hari ini, Bank Indonesia (BI) sebelumnya menyatakan bahwa nilai tukar Rupiah sebenarnya berada dalam kondisi yang stabil.

Gubernur Bank Indonesia, Bapak Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa per 21 April 2026, kurs Rupiah mampu bertahan di level Rp17.140 per dolar AS. Menurut catatan BI, angka tersebut hanya menunjukkan pelemahan sebesar 0,87 poin dibandingkan posisi akhir Maret 2026.

"Rupiah stabil pada 21 April, Rp 17.140/US$ atau melemah 0,87 poin point-to-point dibanding akhir Maret," ujar Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026, Rabu (22/4/2026).

Langkah dari Bank Indonesia

Menghadapi fluktuasi global, BI menegaskan telah menggelontorkan berbagai kebijakan strategis untuk menjaga stabilitas mata uang, di antaranya:

  • Intervensi pasar: Melakukan aksi di pasar spot, NDF (Non-Deliverable Forward), hingga DNDF yang intensitasnya terus ditingkatkan.

  • Penyesuaian Kebijakan: Melakukan penyesuaian threshold beli tunai valas per April 2026.

"BI meyakini Rupiah akan stabil dan menguat didukung oleh komitmen BI, imbal hasil yang menarik, serta prospek ekonomi RI yang tetap baik," pungkas Perry.

Meskipun BI optimis, angka Rp17.300 pada pagi ini menjadi peringatan bagi pelaku pasar mengenai tingginya volatilitas ekonomi global yang terus membayangi nilai tukar dalam negeri.