Gianni Infantino rutin menghadiri dua pertandingan Piala Dunia dalam sehari, bahkan berpindah antar kota tuan rumah yang berjarak ribuan kilometer dalam waktu singkat.
Menurut sumber FIFA yang dikutip The Athletic, target Infantino adalah menghadiri sebanyak mungkin pertandingan selama Piala Dunia 2026 berlangsung.
Mobilitas tinggi tersebut didukung jet pribadi Qatar Airways sebagai bagian dari kerja sama sponsorship, meski FIFA menyatakan perjalanan juga bisa menggunakan penerbangan komersial jika dinilai lebih efisien dan hemat biaya.
Perjalanan udara Infantino menuai kritik dari kelompok lingkungan, karena dinilai bertentangan dengan komitmen keberlanjutan FIFA yang mendorong kesadaran terhadap perubahan iklim dan konsumsi yang bertanggung jawab.
Penonton Piala Dunia 2026 mungkin menyadari satu hal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Presiden FIFA, Gianni Infantino, tampak hadir di berbagai pertandingan yang digelar di kota berbeda dalam waktu yang sangat berdekatan. Tak sedikit penggemar yang bertanya-tanya bagaimana ia bisa berpindah dari satu stadion ke stadion lain dengan begitu cepat, mengingat jarak antarkota tuan rumah mencapai ribuan kilometer.
Ternyata, kehadiran Infantino di banyak pertandingan bukanlah kebetulan. Di balik mobilitasnya yang tinggi, terdapat target khusus dari FIFA, dukungan transportasi udara, hingga sorotan dari kelompok pemerhati lingkungan terkait dampak perjalanan tersebut. Lantas, bagaimana Gianni Infantino bisa berpindah dari satu kota ke kota lain dalam hitungan jam untuk menyaksikan begitu banyak pertandingan? Yuk, simak penjelasannya, Oppal Gengs!
Target Hadiri Sebanyak Mungkin Pertandingan

Menurut laporan The Athletic, sumber di FIFA menyebut bahwa Gianni Infantino memang memiliki tujuan untuk menghadiri sebanyak mungkin pertandingan selama Piala Dunia berlangsung. Dalam praktiknya, Presiden FIFA itu bahkan kerap menyaksikan dua laga dalam satu hari. Jadwalnya pun terbilang padat.
Pada hari pembukaan turnamen, Infantino berada di Mexico City untuk menyaksikan pertandingan Meksiko melawan Afrika Selatan. Hanya beberapa jam kemudian, ia sudah berada di Guadalajara untuk menyaksikan laga Korea Selatan kontra Republik Ceko. Keesokan harinya ia terbang ke Los Angeles menghadiri pertandingan Amerika Serikat melawan Paraguay, sebelum kemudian mengunjungi San Francisco dan Vancouver pada hari berikutnya untuk menyaksikan dua pertandingan lainnya. Jika dihitung, total perjalanan antarkota tersebut mencapai sekitar 1.759 mil atau lebih dari 2.800 kilometer hanya dalam kurun waktu tiga hari.
Baca Juga: Daftar 11 Negara yang Sudah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Menggunakan Jet Pribadi dari Qatar Airways
Laporan The Guardian mengungkapkan bahwa salah satu alasan Infantino dapat berpindah kota dengan cepat adalah karena menggunakan jet pribadi yang disediakan Qatar Airways. Fasilitas tersebut merupakan bagian dari kerja sama sponsorship maskapai tersebut dengan FIFA.
Penggunaan pesawat charter membuat waktu perjalanan menjadi lebih efisien dibandingkan penerbangan komersial reguler, terutama mengingat jadwal pertandingan yang berdekatan dan lokasi stadion yang tersebar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Infantino juga diketahui menggunakan moda transportasi tersebut saat menghadiri laga pembuka Qatar melawan Swiss di kawasan Teluk San Francisco pada 13 Juni.
Transportasi Disesuaikan dengan Efisiensi
Menanggapi sorotan mengenai mobilitas presidennya, FIFA menjelaskan bahwa seluruh perjalanan dilakukan sesuai aturan organisasi. Dalam pernyataan yang dikutip The Athletic, FIFA menyatakan bahwa pihaknya telah memiliki kerangka aturan mengenai penerbangan dan perjalanan bagi seluruh pejabat FIFA.
"Presiden FIFA secara rutin melakukan perjalanan bersama pejabat terkait untuk urusan bisnis dan kegiatan turnamen, serta berupaya mengunjungi sebanyak mungkin asosiasi anggota FIFA," tulis FIFA.
FIFA juga menjelaskan bahwa perjalanan tidak selalu menggunakan jet pribadi. Menurut organisasi tersebut, transportasi dapat dilakukan menggunakan maskapai komersial, termasuk penerbangan berbiaya rendah, maupun pesawat charter, bergantung pada pilihan yang paling efisien dan hemat biaya dalam situasi tertentu. Seluruh biaya perjalanan ditanggung oleh FIFA.
Menuai Sorotan dari Kelompok Lingkungan
Di balik mobilitas tinggi tersebut, sejumlah kelompok pemerhati lingkungan turut menyoroti besarnya jejak karbon yang dihasilkan dari perjalanan udara Presiden FIFA selama turnamen berlangsung. Padahal, dalam strategi keberlanjutan FIFA disebutkan bahwa organisasi tersebut berkomitmen meningkatkan kesadaran terhadap perubahan iklim sekaligus mendorong konsumsi yang bertanggung jawab di kalangan para pemangku kepentingan.
Karena itu, meski para suporter melakukan perjalanan mengikuti tim nasional masing-masing, Infantino justru berpotensi menjadi salah satu individu dengan waktu terbang dan akumulasi perjalanan udara terbanyak sepanjang gelaran Piala Dunia 2026. Itulah alasan mengapa Presiden FIFA tampak selalu hadir di banyak pertandingan Piala Dunia 2026, meski lokasi stadion berjauhan. Menurut kalian, apakah penggunaan jet pribadi demi menghadiri sebanyak mungkin laga ini sudah sebanding dengan tanggung jawab lingkungan yang juga diusung FIFA, Oppal Gengs?
Reyvan