Haaland mengonsumsi sekitar 6.000 kalori per hari yang terdiri dari hati dan jantung sapi, Tomahawk steak, ikan, madu murni, asparagus, egg fried rice, telur, sourdough, dan susu segar. Ia menghindari makanan ultra-proses dan mengutamakan bahan pangan lokal berkualitas.
Tidur maksimal pukul 22.30 setiap malam, menggunakan mouth tape saat tidur, mengenakan kacamata penyaring blue light sekitar tiga jam sebelum tidur, mematikan WiFi, dan memantau kualitas tidur serta pemulihan tubuh menggunakan Oura Ring.
Memulai hari dengan berjemur di bawah sinar matahari, berjalan kaki sekitar 10 menit, berdiri di depan red light panel untuk stimulasi energi sel, mengonsumsi elektrolit, lalu mandi air es sebelum beraktivitas.
Rutin menjalani mandi es dan sauna 4-5 kali per pekan, terapi mobilitas selama 20 menit untuk hip flexor, groin, dan hamstring, latihan nasal breathing, serta memanfaatkan berbagai metode pemulihan seperti cryotherapy, compression therapy, dan fisioterapi.
Erling Haaland dikenal sebagai salah satu striker paling sehat di dunia saat ini. Ketajamannya bersama Manchester City dan Timnas Norwegia bukan hanya ditopang kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga pola hidup yang dijalani secara disiplin setiap hari. Mulai dari pola makan sekitar 6.000 kalori, jadwal tidur yang ketat, hingga rutinitas recovery yang terencana, hampir seluruh aktivitasnya dirancang untuk menjaga performa tetap berada di level tertinggi. Nah, Oppal Gengs, penasaran seperti apa pola hidup Haaland yang membuatnya selalu tampil prima? Ayo, simak penjelasannya!
Diet 6.000 Kalori dengan Hati dan Jantung Sapi
Menurut laporan Hola!, Haaland menjalani pola makan yang jauh berbeda dari kebanyakan atlet profesional. Jika banyak pesepak bola mengandalkan dada ayam dan pasta sebagai menu utama, Haaland justru mengonsumsi makanan utuh (real food) tanpa makanan ultra-proses.
Asupan hariannya diperkirakan mencapai sekitar 6.000 kalori atau hampir dua kali lipat kebutuhan rata-rata orang dewasa. Menu tersebut terdiri atas hati sapi, jantung sapi, Tomahawk steak dari sapi grass-fed, ikan laut seperti sea bass, madu murni, asparagus, egg fried rice, telur, roti sourdough, hingga susu segar yang diminumnya setiap hari.
Dalam dokumenter Haaland: The Big Decision, Haaland menjelaskan alasan di balik pola makannya tersebut.
"Kalian mungkin tidak memakannya, tetapi saya peduli terhadap tubuh saya. Saya pikir mengonsumsi makanan berkualitas dan berasal dari sumber lokal adalah hal yang paling penting. Saya makan jantung dan hati sapi."
Menurut Haaland, kualitas bahan makanan sama pentingnya dengan jenis makanannya. Ia menilai banyak orang menganggap semua daging buruk bagi kesehatan, padahal menurutnya terdapat perbedaan besar antara daging olahan cepat saji dengan sapi yang dipelihara secara alami dan memakan rumput.
Selain organ sapi, Haaland juga rutin mengonsumsi susu segar yang belum dipasteurisasi sebagai bagian dari sarapan bersama telur dan roti sourdough. Bahkan, ia kerap mencampurkan susu tersebut ke dalam kopi dan menganggap kopi sebagai "superfood" apabila disiapkan dengan benar.
Meski begitu, pola makan Haaland juga menuai perdebatan. Sejumlah ahli gizi menilai organ sapi memiliki kandungan protein, zat besi, vitamin B12, vitamin A, dan vitamin D yang sangat tinggi sehingga baik untuk pemulihan otot. Namun, pakar lain mengingatkan bahwa konsumsi susu mentah maupun organ hewan tanpa pengolahan yang tepat berpotensi membawa risiko infeksi parasit sehingga tidak disarankan ditiru masyarakat umum tanpa pengawasan medis.
Baca Juga: Kenapa Presiden FIFA Selalu Muncul di Banyak Laga Piala Dunia?
Protokol Tidur yang Sangat Ketat
Bukan hanya soal makanan, Haaland juga sangat disiplin menjaga kualitas tidurnya. Berdasarkan berbagai wawancara dan laporan media, ia memiliki target sudah tertidur setiap pukul 22.30 setiap malam. Beberapa jam sebelum tidur, Haaland menghindari paparan cahaya biru dari layar elektronik. Dalam wawancaranya bersama Red Bull, ia mengungkapkan menggunakan kacamata khusus penyaring blue light sekitar tiga jam sebelum tidur agar produksi hormon melatonin tetap optimal.
"Kami selalu mencoba melakukan segala sesuatu dengan lebih baik. Seorang teman menyarankan saya memakai kacamata yang menyaring cahaya biru dari televisi dan ponsel. Itu memberikan dampak positif terhadap hormon tidur melatonin sehingga saya bisa tidur dan pulih lebih baik."
Selain itu, Haaland juga diketahui menggunakan mouth tape atau selotip khusus di mulut saat tidur untuk mendorong pernapasan melalui hidung. Ia mematikan jaringan WiFi ketika tidur serta mengenakan Oura Ring guna memantau berbagai indikator kesehatan, seperti kualitas tidur, detak jantung, hingga tingkat pemulihan tubuh.
Walaupun efektivitas kacamata blue light masih terus diteliti, Profesor Russell Foster, pakar ritme sirkadian dari University of Oxford, mengatakan kepada MailOnline bahwa cahaya pagi memang memiliki peran penting dalam mengatur jam biologis tubuh, sementara pengaruh paparan cahaya biru pada malam hari masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Rutinitas Pagi untuk Mengatur Ritme Tubuh
Setelah bangun tidur, Haaland tidak langsung memulai aktivitas latihan. Salah satu rutinitas pertamanya adalah mendapatkan paparan sinar matahari pagi. Dalam wawancara yang dikutip MailOnline, Haaland mengatakan, "Hal pertama yang saya lakukan di pagi hari adalah mendapatkan sinar matahari ke mata saya. Itu baik untuk ritme sirkadian."
Selain berjemur, ia juga berjalan santai sekitar 10 menit di luar ruangan untuk membantu tubuh beradaptasi dengan ritme alami. Rutinitas paginya dilengkapi dengan konsumsi elektrolit, berdiri di depan red light panel atau terapi cahaya merah guna menstimulasi produksi energi sel, kemudian mandi air es sebelum memulai aktivitas.
Menurut The Telegraph, Haaland juga senang menikmati sarapan di luar ruangan saat musim panas karena percaya paparan udara segar dan cahaya matahari membantu menjaga ritme biologis tubuhnya tetap optimal.
Recovery Jadi Bagian Penting Performa
Bagi Haaland, proses pemulihan tubuh sama pentingnya dengan latihan. Ia menjalani sesi recovery hampir setiap hari dengan kombinasi berbagai metode. Rutinitas tersebut meliputi mandi es dan sauna sebanyak empat hingga lima kali setiap pekan, terapi mobilitas selama sekitar 20 menit yang berfokus pada hip flexor, area groin, serta fleksibilitas hamstring. Ia juga rutin melakukan latihan pernapasan melalui hidung (nasal breathing) ketika menjalani sesi latihan ringan hingga sedang.
Selain itu, Haaland menggunakan red light therapy, compression therapy, cryotherapy, fisioterapi, serta hari latihan aktif dengan intensitas rendah (dynamic rest days). Bahkan menurut MailOnline, ia memasang cryotherapy chamber senilai sekitar 50.000 pound sterling di rumahnya untuk membantu proses pemulihan setelah pertandingan.
Dr Rajpul Brar, ilmuwan olahraga dan fisioterapis yang dikutip MailOnline, mengatakan bukti ilmiah mengenai cryotherapy memang masih beragam. Namun, mandi es memiliki dasar penelitian yang lebih kuat dalam membantu mempercepat pemulihan otot setelah aktivitas fisik intens.
Konsisten Menjalankan Kebiasaan Sehat
Haaland pernah menjelaskan kepada media Norwegia pada 2020 bahwa peningkatan performa tidak selalu berasal dari perubahan besar, melainkan dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
"Bagi saya, ini tentang hal-hal kecil dalam usaha menjadi lebih baik setiap hari. Setiap hari memberikan kesempatan baru untuk berkembang. Pada dasarnya, semuanya soal mentalitas."
Pola hidup Haaland memang tergolong ekstrem dan belum tentu cocok diterapkan semua orang, apalagi beberapa kebiasaannya masih menjadi perdebatan di kalangan ahli kesehatan. Namun, komitmennya dalam menjaga pola makan, kualitas tidur, paparan sinar matahari, hingga recovery menunjukkan bahwa performa elite dibangun dari kebiasaan yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Kalau menurut Oppal Gengs, dari semua rutinitas Haaland ini, mana yang paling realistis untuk dicoba dalam kehidupan sehari-hari?
Reyvan