Mengenang Jayden Adams Pemain Timnas Afrika Selatan yang Meninggal saat Piala Dunia 2026

  • Muhammad Ichsan
  • Penyebab kematian Jayden Adams masih dotelusuri oleh Polisi

  • Performa apiknya berhasil membawa dia masuk ke dalam skuad Piala Dunia 2026

  • Kematiannya yang mendadak mengeujutkan berbagai pihak

  • Neneknya yang wafat telah memberikan pukulan telak bagi Adams dan keluarganya


Saat gelaran Piala Dunia 2026 berlangsung, publik sepak bola harus mendengarkan berita duka yang datang dari tim nasional Afrika Selatan. Salah satu punggawanya yang bernama Jayden Adams harus menghembuskan nafasnya pada Sabtu, 11 Juli 2026, tidak lama berselang setelah dia membela negaranya di ajang tersbeut.

Kabar ini mengejutkan berbagai pihak khsusunya masyakat sepak bola dunia, dia merupakan pemain muda yang masih berumur 25 tahun dan baru saja menyelesaikan pertandingan di Piala Dunia 2026. Langkah Afrika Selatan berthenti pada babak 32 besar dan harus mengakui keunggulan Kanada dengan skor 0-1.

Performa Apik Dari Jayden Adams 

Jayden Adam lahir di Cape Town, Mei 2001 merupakan seorang gelandang berbakat yang dimiliki oleh timnas Afrika Selatan. Dua musim berlalu performa yang diberikan selalu meningkat dan membuat dia terpilih masuk ke dalam squad list timnas Afrika yang akan bermain di Piala dunia 2026 yang diselenggarakan di benua Amerika.

Masuk kedalam kesebelasan yang akan bermain di piala dunia merupakan salah satu pencapaian karier terbesar bagi seorang pemain sepak bola. Karir awalnya dimulai dari akademi klub Stellenbosch, sebelum akhirnya menjadi pemain pertama yang menandatangi kontrak profesional pada Agustus 2020.

Selama bersama Stellenbosch, ia telah menorehkan catatan 9 goal dengan 10 assist yang ia berikan. Penampilannya yang gemilang berhasil membawa timnas Afrika Sekalatan meraih medali perunggu di kompetisis Piala Afrika 2023, di bawah asuhan pelatih Hugo Bross.

Jayden Adams juga tergabung ke dalam squad dari klub Mamelodi Sundowns yang ia tanda tangani pada Januari 2025 dengan kontrak 3 setengah tahun, klub yang berasal dari Afrika Selatan tersebut baru saja menjuarai gelaran CAF Champions League atau yang biasa disebut Liga Champions Afrika selatan.

Selama penampilannya di Piala Dunia 2026, Jaydem Adams telah bertanding untuk 3 pertandingan yaitu melawan, Meksiko, Replubik Ceko, dan Korea Selatan. Ini merupakan debutnya untuk penampilan di Piala dunia sepanjang karier Internasionalnya.

Jayden Adams sendiri sudah mulai membela timnas Afrika Selatan sejak tahun 2022. Selama berseragam “Bafana Bafana” Adams telah memainkan 13 pertandingan dengan mencetak 2 goal, sayangnya catatan tersebut harus berhenti di momen ini. 

Baca juga: Tips Jaga Kesehatan Meski Suka Begadang Nonton Piala Dunia

Kematian Neneknya Menjadi Massa Sulit bagi Jayden Adam

Adam dan keluarganya sempat mengalami masa-masa sulit sebelum kejadian ini terjadi, neneknya yang dia cintai telah wafat  pada usia sekitar 72 tahun di rumah sakit kota Stellebosch pada 17 Juni.

Kabar ini hanya berlangsung sehari sebelum pertandingan timnas afrika melawan Republik Ceko yang diselenggarakan pada 18 Juni dengan skor akhir 1-1. Walaupun kabar ini telah diterima Jayden Adams sehari sebelum pertandingan, dia tetap diturunkan sebagai pemain inti dalam laga tersebuut dan masuk sebagai pemain pengganti saat laga melawan Korea Selatan. Hal tersebut ditunjukan sebagai bentuk profesionalitasnya.

Polisi Masih Masih Melakukan Penyelidikan

Kepolisian Afrika selatan masih mendalami msiteri kematian dari pemain Afrika Selatan tersebut. Jenazah Adams pertama kali ditemukan di sebuah rumah di Cape Town Afrika Selatan pada hari Sabtu.

Penyebab kematiannya masih simpang siur disebabkan karena apa, untuk sekarang ini polisi belum mengungkapkan secara resmi apa temuan yang ditemukan dan penyebab kematiannya disebabkan karena apa. Pihak polisi hanya baru mengumumkan bahwa kasus penyelidikan telah dibuka untuk mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi.

Juru Bicara Kepolisia, Van Vyk telah menyampaian bahwa tim kepolisian sudah menerima laporan terkait dan telah tiba pada lokasi pada pukul 11 pagi. “Kondisi seputar kejadian masih dalan proses penyelidikan.

Untuk memberikan penghormataan terakhir, setiap laga yang akan berlangsung di gelaran Piala Dunia 2026 melakukan “minute silence” untuk beberapa menit yang terlihat pada laga Norwegia vs England dan Argentina Vs Swiss.