Messi Mainkan Laga Terakhirnya Bersama Argentina, Sekaligus Jadi Ajang Perpisahan yang Mengharukan

  • Muhammad Ichsan

Lionel Messi memainkan laga terakhirnya bersama Timnas Argentina sekaligus menjadi penutup kariernya dan perpisahan pada pertandingan persahabatan yang digelar di Estadio Más Monumental, Buenos Aires, Selasa (6/10/2026) waktu setempat. Laga ini bertajuk "The Last Tango" dan menjadi penampilan ke-208 bagi Messi dan ending bagi sang megabintang bersama La Albiceleste, setelah 21 tahun lamanya mengabdi untuk negaranya.


Source: Kompas.com


Hasil Akhir Laga

Argentina tampil dominan dan menguasai jalannya pertandingan, dibuktikan dengan kemenangan 3-0 yang diraih atas Benin. Gol pembuka datang dari Nicolás Otamendi pada menit ke-49 berkat assist yang disepakan oleh Messi, dan disusul gol kedua dari Nicolás Paz pada menit ke-61. Puncak euforia pendukung Argentina datang ketika Messi juga ikut mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti dan menjadi pelengkap dalam laga perpisahan yang sempurna bagi sang kapten pada laga tersebut.


Jersey Emas Spesial yang di Desain Khusus Laga Terakhir Messi

Momen perpisahan ini menjadi sangat spesial sebagai penghormatan terakhir skuad Argentina kepada Messi. Didesain jersey khusus rancangan Adidas yang bertajuk "A Shirt for a Lifetime". Jersey tersebut memiliki corak putih biru khas Argentina, namun nama “Messi” dan nomor punggung 10 ikoniknya dicetak dengan warna emas. "Satu pertandingan terakhir… sebuah jersey untuk seumur hidup," tulis Messi saat memperlihatkan jersey tersebut lewat akun Instagram pribadinya. Dengan motif matahari khas bendera Argentina di bagian punggung. 


Tribute Spesial di Menit ke-10

Momen emosional terjadi di menit ke-10 pertandingan. Wasit sempat menghentikan laga tersebut selama sekitar satu menit sebagai penghormatan terakhir bagi sang legenda. Sorakan dari ribuan suporter bergemuruh di tribun, dibarengi dengan tepuk tangan yang meriah, standing ovation, dan nyanyian khusus untuk Messi. Pemilihan menit ke-10 ini bukan karena kebetulan, melainkan sebagai penghormatan simbolis kepada nomor punggung legendaris yang telah dikenakan Messi sepanjang kariernya bersama Argentina.


Perayaan Megah Usai Laga

Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) telah mempersiapkan rangkaian acara hiburan dengan skala besar yang akan berlangsung sepanjang malam, mulai dari pertunjukan musik sejak sore hari, pesta kembang api, dan drone show usai laga berakhir, hingga penampilan dari sejumlah musisi ternama Argentina seperti La Sole dan Ulises Bueno. AFA secara khusus memperlakukan laga ini sebagai perayaan nasional, bukan sekadar pertandingan persahabatan biasa.


Momen perpisahan ini juga turut dihadiri oleh sejumlah mantan rekan tim Messi yang pernah menjadi bagian dari skuad Argentina saat menjuarai Piala Dunia 2022. Hal ini menambah nuansa nostalgia yang kental pada laga penutup kariernya di level internasional.


Baca juga: Dari Luka Lama Alfred Riedl, Garuda Akhirnya Terbang Tinggi Bersama John Herdman


Rekor dan Trofi Sepanjang Karier Bersama Argentina

Source: Suara Merdeka


Selama 21 tahun membela neranya, Messi telah mencatatkan total 208 penampilan dengan 126 gol (termasuk gol penalti di laga persahabatan ini) dan menorehkan puluhan assist. Soal trofi, koleksi gelar Messi bersama Argentina di level senior terdiri dari status juara Piala Dunia 2022 di Qatar, serta dua gelar Copa América (2021 dan 2024). Ia juga sempat membawa Argentina meraih medali emas Olimpiade 2008 di level junior, sebelum akhirnya mengakhiri perjalanan panjangnya dengan status runner-up Piala Dunia 2026 melawan Spanyol, beberapa bulan sebelum laga perpisahan ini.

Ucapan Perpisahan Messi

Dalam suasana yang penuh dengan rasa haru, Messi sempat menyampaikan pesan setelah laga usai. "Saya pergi dengan tenang. Saya sudah memberikan segalanya," ujarnya, mengakhiri perjalanan panjang bersama timnas yang telah membesarkan namanya sejak debut di usia 18 tahun.


Kepergian Messi dari Timnas Argentina ini menjadi penanda berakhirnya salah satu era paling gemilang dalam sejarah sepak bola di level negara. Walaupun kehilangan sosok penting yang telah menjadi ikon selama lebih dari dua dekade, publik Argentina tetap optimis menyambut generasi baru Albiceleste yang telah menunjukkan performa menjanjikan di berbagai laga terakhir, siap melanjutkan warisan besar yang ditinggalkan sang legenda.