Mengenal Sejarah Majalah Bobo, Teman Bermain dan Belajar Anak 90an

Bobo ternyata berasal dari Belanda!

59
Sejarah Majalah Bobo

Masa kecil merupakan masa-masa yang indah dan penuh kenangan, salah satunya adalah majalah Bobo. Majalah ini terkenal dengan karakter utamanya, yaitu kelinci berwarna biru dan berambut hijau yang memakai baju merah dengan huruf “b” di bagian depannya (tahun 1990-an sempat diganti menjadi “B”).

Majalah Bobo selalu terbit setiap minggunya dan menjadi populer di kalangan anak-anak, bahkan sampai sekarang yang baru saja merilis edisi 50 tahun. Lantas, seperti apa sejarah majalah Bobo?

Sejarah Majalah Bobo

Sejarah Majalah Bobo
Majalah Bobo/gembulnita.blogspot.com

Melansir gramedia.com, majalah Bobo terbit sejak 14 April 1973. Sebelum diedarkan dalam bentuk majalah, Bobo pernah terbit di Harian Kompas di bagian halaman anak-anak yang tentunya ditargetkan untuk kalangan anak-anak, dan saat itu terdiri dari 16 halaman.

Majalah Bobo juga diadaptasi dari majalah terbitan yang ada di negeri Belanda dengan judul yang sama dan sudah terbit sejak 1968.

Pendiri Harian Kompas, P.K Ojong dan Jakob Oetama akhirnya mengembangkan Bobo menjadi majalah anak-anak. Mereka bekerja sama dengan majalah Bobo yang ada di Belanda, kemudian membuat versi Indonesianya, yang sebagian besar isinya sama dengan majalah Bobo yang ada di Belanda, lalu diterjemahkan ke dalam Indonesia.

Setelah itu, mereka mempercayakan Adi Subrata dan Tineke Latumeten untuk mengurus majalah Bobo.

Pada saat itu, majalah Bobo merupakan majalah anak-anak pertama yang memiliki desain berwarna yang ada di Indonesia.

Sebagian besar, isi dari majalah Bobo diambil dari versi Belandanya yang kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk bahasa Indonesia. Seperti “Oom Slokop” yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi “Paman Gembul”, “Simmie Sulker & Rongrong” diterjemahkan menjadi “Bona dan Rong Rong” dan “Tante Pita Secuur” menjadi “Bibi Titi-Teliti”.

Edisi pertama majalah Bobo dulu dijual dengan harga spesial, yaitu Rp20,- saja. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman, harga majalah Bobo terus meningkat karena adanya inflasi. Pada tahun 1975, harga majalah Bobo menjadi Rp65,-, dan tahun 1990-an naik drastis menjadi Rp1.500,-.

Majalah Bobo menyajikan banyak konten hiburan untuk pembacanya, seperti memberikan edukasi untuk anak-anak, kumpulan komik yang lucu, cerita pendek dari pengirim, latihan soal, hadiah yang menarik dan masih banyak lagi.

Selain itu, yang paling disukai dan dikenal pembacanya adalah Cerita dari Negeri Dongeng, Bona Gajah Kecil Berbelalai Panjang, serta Paman Kikuk, Husin dan Asta.

Karakter Majalah Bobo

Sejarah Majalah Bobo
Karakter Bobo/ayojakarta.com

Bagi yang belum tahu, karakter Bobo memiliki enam anggota keluarga, yaitu Bapak, Emak, Bobo, Coreng, Upik, dan Cimut.

Emak sendiri merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Orang tua Emak adalah Kakek Hela Umpan (40 tahun) dan Nenek Arum Pai (38 tahun).

Bibi Titi Teliti adalah kakak Emak yang menikah dengan paman Dick Selidik. Mereka memiliki tiga anak, yakni Tut Tut, Lobi Lobi, dan Dung Dung. Sedangkan Bibi Tutup Pintu merupakan adik Emak dan menikah dengan paman Erik Akustik. Mereka dikaruniai dua orang anak, yaitu Kutu Buku dan Simpul.

Sejarah Majalah Bobo
Karakter Bibi Titi Teliti di Majalah Bobo/nusa1tv.co.id

Nah, Bobo sendiri merupakan anak pertama dari Emak dan Bapak. Bobo diceritakan sebagai kelinci yang pemberani serta pandai dalam melakukan kegiatannya. Selain itu, Bobo memiliki 3 orang adik yang lucu, yakni Coreng yang jago dalam menggambar, Upik, dan terakhir Cimut.

Di majalah ini juga ada Oki dengan karakternya dari cerita Negeri Dongeng dengan gaya khasnya memakai kostum dari atas sampai bawah menggunakan warna hijau. Bersama Nirmala, Oki sendiri sering mendapatkan tugas dari Ratu Bidadari.

Ada juga karakter lucu bernama Bona yang menjadi salah satu favorit pembaca. Bona adalah gajah berwarna pink dan memiliki belalai yang bisa dibentuk menjadi berbagai macam. Dalam kisahnya, Bona punya teman kucing bernama Rong Rong.

Pada tahun 2015, karakter Bona muncul dengan warna yang berbeda, dari yang tadinya warna pink menjadi gajah berwarna ungu, serta karakter Rong Rong juga diganti menjadi Ola.

Itulah ulasan mengenai sejarah dan karakter-karakter di majalah Bobo. Siapa karakter yang paling kamu suka di Bobo, gengs?

TIRA
WRITTEN BY

TIRA

Fashion and sport enthusiast!