Waspada Keadaan Darurat di Kereta Api, Ini Tips yang Bisa Kamu Lakukan Sebagai Penumpang

125

Kalau bicara soal keamanan transportasi publik, mungkin bisa dikatakan kalau kereta api menjadi salah satu transportasi publik yang cukup aman di darat dan memiliki tingkat kecelakaan paling kecil dari transportasi publik yang lainnya.

Ahli Teknik Transportasi dan Lalu Lintas Amerika Serikat Carl Berkowitz mengatakan, kereta api menjadi salah satu transportasi paling aman di darat, karena terdapat perlindungan teknologi dan sistem yang sudah dirancang untuk memperkecil kemungkinan tabrakan antar kereta, penggelinciran kereta, dan beberapa penyebab kecelakaan lainnya.

Ilustrasi Penumpang KRL/Via: Shutterstock

“Secara keseluruhan, operasional kereta api penumpang sangat aman dari beberapa transportasi lainnya,” katanya.

Namun meski begitu, transportasi kereta api juga enggak luput dari beberapa kejadian yang enggak diinginkan, seperti kereta anjlok atau juga kecelakan. Seperti kejadian kecelakaan kereta api yang baru saja terjadi di India pada Sabtu (3/6) lalu.

Tragedi ini melibatkan total 3 kereta api dan mengakibatkan kurang lebih 300 penumpang kehilangan nyawa.

Ilustrasi Kecelakaan Kereta Api/Via: Shutterstock

Untuk meminimalisir beberapa hal yang enggak kita inginkan, pihak kereta banyak menyediakan alat yang bisa digunakan penumpang dalam keadaan bahaya, seperti pemecah kaca dan juga alat pemadam kebakaran.

Selain itu, ada juga beberapa hal yang bisa kita lakukan sebagai penumpang, ketika kereta api atau KRL yang kita tumpangi sedang mengalami keadaan darurat. Well, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan, gengs!

1. Perhatikan Jalan Keluar atau Lokasi Alat Darurat

Ilustrasi Penumpang Kereta Api/Via: Shutterstock

Tips yang pertama sebagai penumpang yang sedang menggunakan alat transportasi, sebaiknya kamu memperhatikan keadaan sekitar di dalam kereta. Hal ini berguna untuk mengetahui pintu keluar atau pintu darurat mana yang terdekat dan tercepat yang bisa kamu akses.

Selain itu, kamu juga harus mengetahui lokasi alat darurat yang tadi sudah disebutkan sebelumnya, seperti alat pemecah kaca atau Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Apabila ada sesuatu hal yang berbahaya, kamu bisa langsung cepat mengambil beberapa alat darurat tersebut dan melakukan tindakan dengan cepat.

2. Periksa Diri Sendiri

Sesaat setelah hal yang enggak diinginkan terjadi, hal pertama yang bisa kamu lakukan yakni periksa keadaan diri sendiri. Periksa apakah ada bagian tubuh kamu yang terluka atau kamu mengalami rasa pusing, deg-degan berlebih atau rasa mual.

Apabila kamu mengalami beberapa hal tersebut, kamu bisa memberi tahu penumpang lainnya atau petugas yang bisa kamu temui di dalam gerbong.

3. Meminimalisir Rasa Panik

Mengalami kecelakaan atau kereta anjlok merupakan situasi yang paling dihindari dan enggak diinginkan oleh setiap penumpang. Namun, jika kamu mengalami keadaan ini, sebisa mungkin kamu harus meminimalisir rasa panik kamu ya, gengs.

Karena kalau kamu panik, kamu jadi enggak bisa berpikir dengan jernih dan akan menghambat proses evakuasi.

4. Dengarkan Instruksi Petugas

Ilustrasi Petugas KRL/Via: Shutterstock

Bila kereta yang kamu tumpangi berhenti di tengah rel atau mengalami anjlok, sebaiknya kamu menunggu dengan tenang di dalam kereta dan jangan keluar ke tengah rel. Apalagi kalau petugas belum mengatakan rel tersebut aman untuk kamu akses dan keluar dari kereta.

Kalau kamu mengalami kejadian ini, jangan melakukan hal dengan kehendak sendiri ya, gengs. Kamu juga perlu menanyakan kepada petugas apa hal yang bisa penumpang lakukan dan bagaimana cara evakuasi penumpang yang baik dan benar.

Karena sejatinya, para petugas lah yang mengetahui dan mengerti situasi perjalanan kereta api saat terjadi beberapa hal yang enggak diinginkan.

5. Lakukan Evakuasi dengan Benar

Setelah mendapatkan arahan evakuasi dari petugas, kamu bisa melakukan evakuasi dengan cara bergotong royong dengan para penumpang lainnya. Lakukan dengan hati-hati dan jangan membahayakan para penumpang lain. Jangan lupa untuk mendahulukan penumpang prioritas seperti lansia, anak-anak, dan juga ibu hamil ya, gengs.

6. Waspada Saat Keluar dari kereta

Sebelum keluar dari kereta, jangan lupa pastikan keadaan sekitar terutama jalur rel sudah aman ya, gengs. Setelah itu, kamu juga harus berjalan menjauhi kereta dan rel, kamu juga bisa meminta pertolongan kepada warga sekitar apabila kamu atau penumpang lain yang terluka.

Dengan beberapa penjelasan di atas, semoga bisa membantu dan memberikan informasi yang bermanfaat untuk kamu ya, Oppal gengs. Oh iya, sebelum kamu menaiki kendaraan atau transportasi publik jangan lupa selalu berdoa semoga kita semua berada di dalam lindungan Tuhan. Stay safe, ya!