Buat kalian para cat lovers, pernah nggak sih ngerasa si anabul lebih nempel ke kakak perempuan atau ibu kalian dibanding ke anggota keluarga pria? Ternyata, fenomena ini bukan cuma perasaan kalian aja, lho. Ada penjelasan ilmiahnya yang bikin para kaum laki-laki agak iri.
Ikatan Emosional yang Mirip Hubungan Ibu dan Anak
Berdasarkan studi yang dipublikasikan oleh Universitas Wina, Austria, kucing ternyata punya kecenderungan lebih besar untuk membentuk ikatan emosional yang kuat dengan wanita. Peneliti mengamati interaksi antara 41 kucing dan pemiliknya, dan hasilnya cukup mengejutkan.
Kucing diketahui lebih sering mendekati wanita, memulai kontak, dan bahkan "memanipulasi" pemilik wanitanya dengan cara yang halus, seperti mendengkur atau menggesekkan badan untuk mendapatkan perhatian. Hubungan ini disebut-sebut sangat mirip dengan dinamika hubungan antara ibu dan anak dalam psikologi manusia.
Wanita Lebih Peka Terhadap 'Kode' Si Anabul

Kenapa bisa begitu? Fakta ilmiah menyebutkan bahwa wanita cenderung lebih aktif berkomunikasi dengan kucing mereka. Wanita sering mengajak kucing bicara dengan nada suara yang lebih tinggi atau lembut, yang ternyata sangat disukai oleh telinga kucing yang sensitif.
Selain itu, wanita juga dinilai lebih peka terhadap isyarat tubuh si anabul. Saat kucing butuh kasih sayang, wanita biasanya langsung tanggap, sementara pria seringkali lebih cuek atau baru berinteraksi kalau si kucing yang "nyolek" duluan.
Ke Pria Cuma Formalitas Demi Makanan?

Nah, ini bagian yang paling kocak buat disimak, gengs! Dalam studi yang sama, interaksi antara kucing dan pemilik pria seringkali terlihat lebih "transaksional". Singkatnya, kucing mendekati pria lebih karena alasan kebutuhan dasar, yaitu makanan.
Kalau ke wanita mereka minta dielus dan dimanjain, ke pria mereka biasanya datang cuma buat ngingetin kalau mangkok makanannya sudah kosong. Jadi, kalau kucing kamu cuma nyariin kamu pas jam makan, bisa jadi kamu cuma dianggap sebagai "pelayan" formalitas aja nih!
Kucing Ternyata Mengingat Kebaikan Pemiliknya
Meskipun lebih condong ke wanita, kucing itu sebenarnya hewan yang sangat cerdas dalam hal membalas budi. Mereka akan mengingat siapa yang paling sering memberikan perhatian ekstra. Karena wanita secara statistik lebih banyak menghabiskan waktu berinteraksi secara emosional, wajar saja kalau "investasi" perasaan mereka dibalas dengan kesetiaan oleh si kucing.
Disclaimer, Penelitian Tidak Sepenuhnya Benar!
Namun, disclaimer penelitian ini gak sepenuhnya bisa dijadiin acuan yaa. Karena berhubung jumlah kucing yang diteliti masih puluhan maka ada kemungkinan dasar fakta itu tidak bisa dijadiin acuan.
Pasti banyak juga kan dari para cat lovers yang justru merasa anabul kesayangannya itu lebih dekat dan nyaman ke anggota keluarga yang laki-laki. Apalagi jika bau yang lengket itu disukai oleh kucing kamu.
Bayu Dewantara