Popularitas Padel Melejit, Indonesia Catat Pertumbuhan Tertinggi

  • Muhammad Gustirha Yunas

Dalam beberapa tahun terakhir, padel olahraga raket yang menggabungkan elemen tenis dan squash, tidak hanya menjadi sekadar tren, tetapi juga berkembang menjadi fenomena sosial dan ekonomi di Indonesia. Tidak mengherankan jika negara kita kini mencetak rekor pertumbuhan paling tinggi dalam popularitas olahraga ini secara global.

Indonesia Memimpin Pertumbuhan Global

Menurut Global Padel Report 2025 yang disusun oleh Playtomic dan PwC Strategy&, Indonesia menunjukkan lonjakan terbesar dalam nilai transaksi (Gross Monetary Value / GMV) antara 2023-2024 dibanding negara lain. Nilai GMV padel di Tanah Air meningkat hingga 173%, jauh melampaui negara-negara seperti Inggris, Jerman, dan AS.

GMV yang tinggi mencerminkan tidak hanya tingginya minat pemain, tetapi juga peluang ekonomi di baliknya, dari penyewaan lapangan, pelatihan, hingga layanan pendukung seperti kafe dan penjualan perlengkapan olahraga.

Komunitas dan Infrastruktur Meningkat Cepat

Dua tahun terakhir menjadi periode ekspansi luar biasa untuk padel di Indonesia:

·        Jumlah lapangan menyentuh lebih dari 130 di seluruh negeri, dengan konsentrasi kuat di Jakarta dan Bali.

·        Klub-klub padel tumbuh layaknya komunitas modern, menjadi tempat berkumpul, berolahraga, bahkan berjejaring sosial.

·        Aplikasi pemesanan lapangan digital seperti Reclub dan Playtomic mempermudah akses bagi pemain baru maupun veteran.

Pertumbuhan infrastruktur ini juga didukung oleh federasi lokal, Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), yang kini telah resmi bergabung dengan Federasi Padel Internasional (International Padel Federation/FIP).

Ekonomi Padel: Lebih dari Sekadar Olahraga

Padel kini merambah lebih jauh dari sekadar aktivitas olahraga:

1. Potensi Bisnis Besar
Investasi untuk menyediakan lapangan padel komersial bisa mencapai miliaran rupiah, namun permintaan tetap tinggi dengan tingkat okupansi lapangan sering melampaui 80–90% saat jam sibuk.

2. E-Commerce & Perlengkapan
Permintaan untuk raket, sepatu, dan aksesori padel terus meningkat, terutama di platform jual-beli online seperti TikTok Shop dan Shopee. Banyak produk impor dari Eropa menjadi andalan pemain lokal.

3. Ekosistem Pendukung
Beberapa klub padel kini mengintegrasikan fasilitas lain seperti kafe, area nongkrong, dan event komunitas, sehingga pengalaman bermain semakin terasa seperti “gaya hidup urban” baru.

4. Padel sebagai Gaya Hidup Urban

Berbeda dari olahraga tradisional, padel menawarkan suasana sosial yang kuat. Banyak pemain melaporkan bahwa olahraga ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memperluas jaringan pertemanan dan profesional mereka.

Tak heran jika komunitas padel di Indonesia kini terdiri dari beragam kalangan, dari generasi muda yang senang tren baru, hingga profesional berusia matang yang melihat padel sebagai alternatif olahraga modern.

Posisi Indonesia di Peta Dunia Padel

Meski termasuk pemain baru yang serius dalam skena padel global (baru populer sejak sekitar 2022), Indonesia berhasil mencatat pertumbuhan yang fenomenal. Di Asia Tenggara, pertumbuhan padel Indonesia menempatkan negara ini di antara yang terdepan dalam perkembangan olahraga ini.

Sementara secara global, pertumbuhan padel juga berlangsung pesat, dengan jutaan pemain aktif di lebih dari 120 negara dan ribuan lapangan baru dibangun setiap tahunnya.

Padel di Indonesia tidak lagi sekadar “tren sesaat.” Dalam kurun waktu yang relatif singkat, olahraga ini telah berkembang menjadi fenomena budaya urban, peluang bisnis yang menjanjikan, komunitas sosial yang kuat, dan bagian dari ekosistem olahraga global yang terus berkembang

Dengan momentum ini, bukan tidak mungkin padel akan menjadi salah satu cabang olahraga populer di Indonesia di masa depan, baik di tingkat rekreasional maupun kompetitif.