Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Kalah Lawan Maroko Lewat Adu Penalti

  • Bayu Dewantara

Drama terjadi di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan hidup mati antara Belanda melawan Maroko yang digelar di Monterrey Stadium, Guadalupe, Meksiko, sukses bikin kita senam jantung. Keunggulan De Oranje yang sudah di depan mata mendadak buyar di menit-menit krusial injury time. Skor imbang 1-1 memaksa kedua tim harus melanjutkan perjuangan lewat babak extra time.

Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung tancap gas dan memperagakan permainan terbuka. Gak pake drama bertahan, jual beli serangan langsung tersaji sejak menit awal. Belanda membuka peluang pertama di menit keempat lewat skema sepak pojok, tapi barisan pertahanan Maroko yang dikomandoi Issa Diop masih terlalu tangguh untuk ditembus.

Sengit Sejak Awal, Mistar Gawang Jadi Penyelamat

Maroko gak tinggal diam menerima gempuran. Skuad Singa Atlas langsung membalas lewat skema yang hampir mirip. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi oleh Achraf Hakimi, El Aynaoui berhasil menyambut bola dengan sundulan tajam. Beruntung bagi Belanda, kiper andalan mereka, Bart Verbruggen, tampil sangat sigap dan melakukan penyelamatan gemilang di bawah mistar.

Memasuki pertengahan babak pertama, tensi pertandingan justru makin memanas. Maroko sempat mengancam lagi lewat sepakan jarak jauh Ayyoub Bouaddi, tapi bola masih melenceng dari sasaran. Menjelang turun minum, Ismael Saibari berturut-turut meneror pertahanan Belanda lewat tendangan keras dan sundulan. Namun, hingga wasit meniup peluit tanda babak pertama usai, papan skor tetap bergeming di angka 0-0.

Memasuki babak kedua, Maroko langsung mengambil inisiatif serangan. Tepat di menit ke-52, sebuah kerja sama apik hampir saja memecah kebuntuan. Azzedine Ounahi dengan cerdik menusuk ke jantung pertahanan lawan sebelum melepaskan umpan terobosan manis kepada Achraf Hakimi.

Bek sayap andalan Paris Saint-Germain tersebut berhasil lolos dari kawalan ketat dua bek tangguh Belanda, Nathan Ake dan Virgil van Dijk. Hakimi langsung melepaskan tembakan kaki kanan dari sudut sempit. Kiper Bart Verbruggen sebenarnya sudah mati langkah, tapi dewi fortuna tampaknya masih berpihak pada Belanda. Bola hasil sepakan Hakimi hanya membentur mistar gawang dengan keras dan memantul keluar.

Pecah Kebuntuan Cody Gakpo Sebelum Petaka Injury Time

Setelah selamat dari gempuran Maroko, Belanda perlahan mulai keluar dari tekanan dan membangun serangan balik yang lebih rapi. Usaha keras anak-anak asuh De Oranje akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-72. Bintang lini depan mereka, Cody Gakpo, sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan.

Gol dari Gakpo ini langsung disambut gemuruh para pendukung Belanda di stadion. Dengan waktu yang tersisa kurang dari dua puluh menit, gol tersebut dirasa sudah cukup untuk mengunci satu tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Belanda pun mulai merapatkan barisan pertahanan demi mengamankan keunggulan tipis mereka.

Sundulan Issa Diop Buyarkan Pesta De Oranje

Kemenangan Belanda yang sudah berada di depan mata mendadak hilang ketika laga memasuki masa injury time. Maroko yang menolak menyerah begitu saja terus mengurung pertahanan Belanda di menit-menit akhir. Petaka bagi De Oranje akhirnya benar-benar datang pada menit ke-90+1.

Melalui sebuah skema serangan balik cepat, Maroko berhasil mendapatkan peluang emas di dalam kotak penalti. Issa Diop yang maju membantu serangan sukses memenangi duel udara dan melepaskan sundulan tajam yang merobek jala gawang Bart Verbruggen. Skor berubah menjadi 1-1.

Gol telat dari Issa Diop langsung meruntuhkan mental para pemain Belanda sekaligus membuyarkan pesta kemenangan mereka yang sudah di depan mata. Karena skor imbang tetap bertahan hingga waktu normal habis, pertandingan seru ini terpaksa dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu atau extra time 2x15 menit demi mencari pemenang sejati

Babak Extra Time Menghasilkan Skor yang Sama dan Terselesaikan Lewat Adu Penalti!

Waktu tambahan tersebut ternyata masih belum cukup untuk memecahkan kebuntuan dari kedua tim. Dengan kondisi dan fisik yang mulai mencapai batas, kedua tim terlihat tidak terlalu agresif hingga ditiupnya peluit menuju adu penalti. 

Di babak penalti, Belanda harus takluk melawan Maroko usai kalah adu penalti dengan skor 2-3. Hasil ini membuat Belanda angkat koper terlebih dahulu di Piala Dunia 2026