Como Bantai MU 4-1, Mirwan Suwarso Tertawa Lebar: Dari Candaan "Parkir Bus" Fabregas hingga Kisah Presiden Asal Madiun

  • Muhammad Ichsan

Como 1907 kembali memperlihatkan performa konsistennya di kompetisi Eropa terbesar, yakni Liga Champions. Klub yang dipimpin oleh pengusaha asal Indonesia, Mirwan Suwarso, menghajar Manchester United dengan skor 4-1 di matchday ketiga fase liga yang dimainkan di kandang Como, Stadio Giuseppe Sinigaglia,pada Rabu (21/10/2026) malam atau Kamis dini hari WIB.


Source: Disway

Jalannya Laga Como 1907 vs Manchester United

Pada awalan permainan, United sempat menciptakan peluang melalui sepakan Diogo Dalot yang masih melebar dari mistar gawang, namun Como langsung melakukan inisiatif cepat. Nico Paz langsung mencetak gol pembuka di menit kedua, atau hanya berjarak 118 detik setelah kick-off, dengan tendangan plesing cantik memanfaatkan assist dari Lucas Da Cunha. Anastasios Douvikas juga semakin memperlebar ketertinggalan United dari Como pada menit ke-49. Setelah itu, Paz mencetak gol keduanya dan berhasil mencetak brace pada menit ke-57. Gol penutup Como diakhiri oleh Jacobo Ramon lewat sundulannya di menit ke-76 memanfaatkan umpan silang Kaiki Bruno. Di samping itu, MU hanya berhasil mencetak satu gol dari Joshua Zirkee pada menit ke-90+1. Skor akhir ditutup dengan keunggulan Como 4-1 atas Manchester United. Selain itu, unggul juga dalam tembakan on target 8-4 dan penguasaan bola di angka 55 persen.


Momen El Presidente Mirwan Tertawa

Kamera menangkap Mirwan tersenyum lebar, bahkan tertawa di tribun ketika Como unggul 4-0. Menurut Viva, senyum itu muncul saat Como makin menjauh dari United, sehingga momennya mengarah pada gol keempat pada menit ke-76. Cuplikannya viral di media sosial.

Candaan "Parkir Bus" dari Fabregas

Sehari sebelum pertandingan berlangsung, pelatih Como, Cesc Fàbregas, sempat melontarkan candaan saat konferensi pers. Jurnalis asal Indonesia, Hanif Thamrin, memberikan pertanyaan, apakah Como akan bertahan total atau tetap menyerang, mengingat United kuat dalam melakukan serangan balik. Fabregas menjawab bercanda bahwa Como akan bertahan, memarkir bus, dan mengandalkan serangan balik. Ia lalu menegaskan itu hanya gurauan dan Como akan tetap bermain seperti biasa. Menurut sejumlah unggahan di X, klip tanya jawab itu sempat diangkat oleh Sky Sports. Hasilnya, Como justru mendominasi dan mencetak empat gol.


Fakta Como di Liga Champions

Liga Champions musim ini menjadi debut bagi Como setelah berhasil finis di posisi keempat Serie A musim 2025/2026 dan menjadi posisi terbaik yang pernah mereka raih sepanjang sejarah klub. Como membuka kiprahnya dengan menang 4-1 atas RB Leipzig pada 10 September lalu, lalu kalah dari Feyenoord 2-3 di laga kedua. Kemenangan atas United ini menambah koleksi poin mereka menjadi enam dan naik ke posisi sembilan di klasemen, sedangkan United harus tertahan di peringkat 20 dengan koleksi 3 poin. Dua mantan pemain Real Madrid, Paz dan Ramon, sama-sama menjadi bintang malam itu.

Baca juga: Puan Bisa Festival 2026 Ajak Perempuan Muda Bertumbuh dengan Mengenali Diri



Profil Singkat Mirwan Suwarso

Mirwan lahir di Madiun, Jawa Timur, dan kuliah di Purdue University, Amerika Serikat, jurusan consumer science and retail management. Ia memulai karier di dunia periklanan sebagai account director di Saatchi & Saatchi, lalu berkarier di industri media dan olahraga, termasuk Super Soccer TV dan Mola. Ia tidak punya latar belakang manajemen sepak bola ketika diminta mengelola Como.

Bagaimana Como Bisa Diakuisisi

Pada 2019, Hartono bersaudara (Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono) melalui Djarum Group mengambil alih Como yang saat itu berada di Serie D dan nyaris bangkrut. Menurut Tempo, Mirwan pernah berseloroh bahwa klub itu dibeli seperti "menebus di pegadaian". Sejak November 2019, ia menjabat presiden klub. Di bawah kepemimpinannya, Como naik kelas hingga ke Serie A dengan Fabregas sebagai pelatih, lalu menembus Liga Champions.

Penutup

Sejak sempat dianggap klub yang nyaris punah, Como kini membuat raksasa Inggris terjungkal dan menjadi tim kuat yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Tawa Mirwan di tribun menjadi simbol perjalanan panjang itu.