Oppal Gengs, Anugerah Musik Indonesia atau AMI Awards 2026 kembali memberikan apresiasi kepada musisi dan pelaku industri musik Tanah Air. Malam puncak penyelenggaraan ke-29 ini berlangsung di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/11/2026).
Dua nama yang menjadi sorotan adalah Idgitaf dan Tulus. Idgitaf berhasil membawa pulang penghargaan Album Terbaik Terbaik melalui album Berusaha di Bawah Hujan. Sementara itu, Tulus meraih Karya Produksi Terbaik Terbaik lewat lagu Teh Hijau.
Tak hanya itu, Tulus juga memborong lima penghargaan melalui lagu tersebut. Sejumlah musisi lain seperti Bernadya, Lesti, Burgerkill, Raim Laode, dan no na turut masuk dalam daftar penerima penghargaan tahun ini. Berikut daftar pemenang AMI Awards 2026:
Baca juga: Lagu Baru Tulus "Teh Hijau" Tembus Top 5 Chart Top Songs Debut Global di Spotify
Daftar Pemenang AMI Awards 2026
Bidang Pop
Artis Solo Wanita Pop Terbaik: Bernadya – Rabun Jauh.
Artis Solo Pria Pop Terbaik: Tulus – Teh Hijau.
Duo/Grup Pop Terbaik: Perunggu – Pikiran yang Matang.
Pencipta Lagu Pop Terbaik: Putra Permana dan Ari Lesmana – Sesi Potret.
Penata Musik Pop Terbaik: Yoseph Sitompul – Teh Hijau.
Produser Rekaman Terbaik: Kevin Pangestu – Sesi Potret.
Album Pop Terbaik: Raim Laode – Iqro’.
Bidang Rock dan Metal
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik: For Revenge dan Stand Here Alone.
Album Rock Terbaik: Black Horses – Jahanam.
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Metal Terbaik: Burgerkill – Kontinum.
Album Metal Terbaik: Cloath – The Fallen God.
Bidang Jazz dan Jazz Alternatif
Artis Jazz Terbaik: Tohpati Bigband – Secret Agent.
Artis Jazz Alternatif Terbaik: Societeit de Harmonie – Petir.
Album Jazz/Jazz Alternatif Terbaik: Societeit de Harmonie – Ungkapan.
Bidang Elektronika dan Dance
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Elektronika Terbaik: White Chorus – Mungkin.
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik: Dipha Barus dan Hindia – Nafas.
Bidang Alternatif
Artis Solo Alternatif Terbaik: Kunto Aji – Berani.
Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik: Dongker dan Jason Ranti – Disarankan di Bandung.
Album Alternatif Terbaik: Reality Club – Who Knows Where Life Will Take You?.
Bidang Soul/R&B
Artis Solo Soul/R&B Terbaik: Afgan – Kacamata.
Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik: Andien – Jatuh Pelan.
Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Terbaik: Thee Marloes – I'd Be Lost.
Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Alternatif Terbaik: Galdive – 20 Weeks.
Bidang Rap/Hip-Hop
Artis Solo Rap/Hip-Hop Terbaik: K3bi – Doa.
Duo/Grup/Kolaborasi Rap/Hip-Hop Terbaik: Iwa K dan Chicco Jerikho – DOAMAT!.
Album Rap/Hip-Hop Terbaik: Basboi – Kasablanka.
Bidang Dangdut dan Koplo
Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik: Lesti – Kura Kura Dalam Perahu.
Artis Solo Pria Dangdut Terbaik: Rhoma Irama – Senyum.
Artis Solo Dangdut Alternatif Terbaik: Selfi Yamma – Pelukan Nyata.
Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut Terbaik: Mila DA7 dan Valen DA7 – Meleleh Bahagia.
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dangdut Elektro Terbaik: Akbar Chalay dan Mingse – Astaga Bercanda.
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Koplo Terbaik: Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86 – Kicau Mania.
Pencipta Lagu Dangdut Terbaik: Adibal – Kura Kura Dalam Perahu.
Penata Musik Dangdut Terbaik: Yusup Tojiri – Kura Kura Dalam Perahu.
Bidang Anak-Anak
Artis Solo Anak-Anak Terbaik: Etenia Croft – Sahabat Terbaik.
Duo/Grup/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik: Prince Poetiray dan Quinn Salman – Rukun Sama Teman.
Pencipta Lagu Anak-Anak Terbaik: Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa, dan Anindyo Baskoro dari Laleilmanino – Sikilku Iso Muni.
Penata Musik Lagu Anak-Anak Terbaik: Dwiki Dharmawan – Rukun Sama Teman.
Bidang Keroncong
Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Asli Terbaik: Amrih Basuki Purnomo – Langgam Telaga Sarangan.
Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Ekstra/Alternatif Terbaik: Krontjong Toegoe – Jakarta Kota Raja.
Bidang Musik dan Produksi Khusus
Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik: Denny Caknan – Negoro Angin.
Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik: Luisa Adreena dan Azamy Syauqi – Sikilku Iso Muni dari film Na Willa.
Album Film Scoring Terbaik: Ofel Obaja – Na Willa: Music From The Motion Picture.
Lagu Teater/Film Musikal Terbaik: Miliaran Manusia – Original Cast Musikal Perahu Kertas, Dewara Zaqqi, Alya Syahrani, dan Trust Collective.
Karya Orkestral Terbaik: Naura Ayu – Terima Kasih.
Karya Produksi Progresif Terbaik: Isyana Sarasvati dan Agt. Widi – BURN.
Karya Produksi Re-Aransemen Terbaik: Yovie Widianto, Andi Rianto, dan Rony Parulian – Salahi Aku (Ku Jatuh Cinta Lagi).
Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik: Idgitaf – Sedia Aku Sebelum Hujan.
Karya Produksi Grup Vokal Terbaik: no na – rollerblade.
Karya Produksi Reggae/Ska/Rocksteady Terbaik: Shaggydog, Rebellion Rose, dan The Glad – Lodse.
Karya Produksi Kolaborasi Terbaik: Eńau dan Ari Lesmana – Sesi Potret.
Karya Produksi Blues Terbaik: Karina Christy – Don't Fall in Love With A Rockstar.
Karya Produksi Kontemporer Terbaik: Adi Darmawan – Arangkak.
Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Islami Terbaik: Cakra Khan dan Chrisye – Ketika Tangan dan Kaki Berkata.
Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Nasrani Terbaik: Lyodra dan Iskandar Widjaja – Melodi Cinta-Mu Tuhan.
Karya Produksi Musik Global Terbaik: Hasyim Abubakar Yahya, Ki Heri Purwono, dan Mustafa Debu – Kidung Walisongo.
Karya Produksi Musik Etno Terbaik: Peni Candra Rini – Kumuda Djiwa Gamelan (Mangkunegaran).
Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik: Ecko Show, Juan Reza, dan Chesylino – Orang Baru Lebe Gacor (Tor Monitor Ketua).
Karya Produksi HipDut Terbaik: Naykilla – MMG (My Mine Gueh).
Karya Produksi Instrumentalia Terbaik: Indra Lesmana – Dim Glow.
Desain Sampul Album Terbaik: Xarein Studio – (Jangan) Jatuh Cinta dari Dee Lestari.
Tim Produksi Suara Terbaik: Eko Sulistyo dan Bennytho Siahaan – Kota Ini Tak Sama Tanpamu (Orchestra Version) dari Nadhif Basalamah dan Andi Rianto.
Video Musik Terbaik: Shadtoto Prasetio – BURN dari Isyana Sarasvati dan Agt. Widi.
Tim Produksi Vokal Terbaik: Yandi 'Bronsu', Kevin Queency, Ogi Lugas, dan Ensemble Original Cast Musikal Perahu Kertas – Miliaran Manusia.
International Special Awards Kategori Japanese Popular Song: HANA.
Penghargaan Favorit dan Utama
Lagu Favorit: Tulus – Teh Hijau.
Penyanyi Favorit: Tulus.
Video Lirik Pilihan Penikmat Musik: Idgitaf – Sedia Aku Sebelum Hujan.
Pendatang Baru Terbaik Terbaik: no na.
Album Terbaik Terbaik: Idgitaf – Berusaha di Bawah Hujan.
Karya Produksi Terbaik Terbaik: Tulus – Teh Hijau.
Penghargaan Khusus
Selain penghargaan berdasarkan kategori musik, AMI Awards 2026 juga memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah tokoh yang berkontribusi dalam industri musik Indonesia.
Lifetime Achievement Awards: A. Riyanto (alm.), Tito Soemarsono, Indrawati Widjaja (Ibu Acin), dan Zaenal Combo.
Legenda Musik Indonesia: A. Riyanto.
Idgitaf Raih Album Terbaik Terbaik
Idgitaf menjadi salah satu musisi yang mencuri perhatian dalam AMI Awards 2026. Album Berusaha di Bawah Hujan berhasil meraih penghargaan Album Terbaik Terbaik, salah satu kategori utama dalam ajang tersebut.
Pencapaian ini melengkapi kemenangan Idgitaf di kategori Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik melalui lagu Sedia Aku Sebelum Hujan. Lagu yang sama juga meraih penghargaan Video Lirik Pilihan Penikmat Musik.
Saat menerima penghargaan Album Terbaik Terbaik, Idgitaf turut menyampaikan pesan mengenai kondisi masyarakat yang terdampak bencana banjir, longsor, hingga kebakaran hutan. Ia menyoroti pentingnya restorasi dan akuntabilitas bagi mereka yang terdampak.
Tulus Borong Lima Penghargaan Lewat Teh Hijau
Tulus juga menjadi salah satu nama yang paling banyak menerima penghargaan pada malam puncak AMI Awards 2026. Ia membawa pulang lima piala, sebagian besar melalui lagu Teh Hijau.
Lagu tersebut memenangkan kategori Karya Produksi Terbaik Terbaik dan Artis Solo Pria Pop Terbaik. Selain itu, Yoseph Sitompul meraih Penata Musik Pop Terbaik melalui karya yang sama.
Tulus juga mendapatkan penghargaan Lagu Favorit dan Penyanyi Favorit yang dipersembahkan oleh Telkomsel.
Rangkaian kemenangan tersebut menjadikan Teh Hijau sebagai salah satu karya yang paling banyak mendapat apresiasi dalam penyelenggaraan AMI Awards ke-29.
Baca juga: Idgitaf Ajukan Sedia Aku Sebelum Hujan ke Grammy Awards 2027
Apresiasi untuk Beragam Genre Musik Indonesia
AMI Awards 2026 juga memberikan ruang bagi musisi dari berbagai genre. Dari jazz, Tohpati Bigband dan Societeit de Harmonie berhasil membawa pulang penghargaan. Sementara itu, Thee Marloes dan Galdive mewakili kategori Soul/R&B.
Di ranah musik rock dan metal, Burgerkill meraih penghargaan Artis Solo/Grup/Kolaborasi Metal Terbaik. Grup vokal no na juga mencuri perhatian setelah memenangkan kategori Karya Produksi Grup Vokal Terbaik dan Pendatang Baru Terbaik Terbaik.
Deretan pemenang tersebut memperlihatkan keberagaman karya dan pelaku musik Indonesia yang mendapat apresiasi dalam AMI Awards tahun ini.
Naufal Mamduh