Dyson Bikin Sikat Gigi Rp8 Jutaan, Bisa Lihat Plak Gigi dari HP

  • Naufal Mamduh

Oppal Gengs, pernah kepikiran bisa melihat kondisi gigi sendiri dari layar HP saat sedang sikat gigi? Dyson ternyata punya jawabannya. Perusahaan teknologi asal Inggris ini memperkenalkan Dyson CameraJet, sikat gigi elektrik yang dibekali kamera kecil di bagian kepala sikat dan bisa mengirimkan tampilan bagian dalam mulut ke smartphone.

Bukan cuma untuk gaya-gayaan, kamera tersebut juga menjadi bagian penting dari sistem pembersihan gigi CameraJet. Teknologi AI digunakan untuk mengenali celah antar gigi secara real-time, kemudian mengarahkan semprotan mouthwash ke area tersebut. Jadi, sikat gigi ini mencoba menggabungkan fungsi menyikat, membersihkan sela gigi, dan memantau kondisi gigi dalam satu perangkat.

Soal harga, CameraJet memang bukan perangkat yang murah. Dyson membanderolnya USD 499 atau sekitar Rp8 jutaan. Dengan harga tersebut, pengguna mendapatkan sebuah sikat gigi yang konsepnya cukup berbeda dari produk elektrik pada umumnya.

Bisa Lihat Kondisi Gigi Langsung dari HP

Fitur yang paling bikin penasaran tentu saja kameranya. Dyson menempatkan kamera makro berukuran 100.000 pixel tepat di bawah kepala sikat. Kamera ini dapat menangkap hingga 28 gambar per detik saat pengguna sedang menyikat gigi.

Tampilan dari kamera kemudian dapat dilihat secara langsung melalui aplikasi MyDyson yang terhubung menggunakan Wi-Fi dan Bluetooth. Dengan fitur live viewing, pengguna bisa melihat bagian dalam mulut dari layar smartphone ketika CameraJet digunakan.

Dengan begitu, pengguna bisa mendapatkan gambaran visual mengenai area gigi yang sedang dibersihkan, termasuk bagian-bagian yang biasanya sulit terlihat dari luar. Namun, fitur ini tetap ditujukan sebagai panduan saat menyikat dan membersihkan gigi, bukan sebagai pengganti pemeriksaan dokter gigi.

Baca juga: BYD Siap Masuk Formula 1, Persaingan Teknologi Otomotif Bakal Makin Panas

Ada AI yang Cari Celah Antar Gigi

Kamera tersebut juga bekerja bersama sistem AI bernama Gap Optical Targeting. Dyson mengembangkan teknologi ini menggunakan machine learning yang dilatih dengan sekitar 470.000 citra gigi.

Sistem tersebut dirancang untuk mendeteksi, melacak, dan memprediksi posisi celah antar gigi secara real-time. Jadi ketika sikat bergerak dari satu bagian ke bagian lainnya, AI membantu menentukan area yang perlu mendapatkan pembersihan lebih lanjut.

Menariknya, pemrosesan kamera tersebut dilakukan tanpa menyimpan rekaman video di perangkat maupun mengirimkannya ke cloud. Hal ini menjadi salah satu perhatian penting karena perangkat memang menggunakan kamera yang berada sangat dekat dengan area mulut pengguna.

Ketemu Celah Gigi, Mouthwash Langsung Menyemprot

Nah, teknologi CameraJet nggak berhenti pada tampilan kamera. Setelah AI menemukan celah antar gigi, perangkat dapat mengeluarkan semburan mouthwash secara otomatis.

Dyson mengklaim semburan tersebut bisa keluar dalam waktu sekitar 100 milidetik setelah celah terdeteksi. Cairan dikeluarkan dalam bentuk semburan kerucut atau conical jet yang diarahkan ke sela gigi untuk membantu membersihkan plak dan kotoran.

Berbeda dari semburan water flosser yang biasanya lebih terfokus, sistem CameraJet menggunakan cakupan yang lebih luas dengan tekanan yang dirancang lebih lembut terhadap gusi dan enamel. Konsepnya adalah membuat proses pembersihan sela gigi menjadi lebih praktis bagi pengguna yang sering melewatkan flossing.

Tangkinya Bisa Tetap Bekerja Saat Sikat Dimiringkan

Untuk mendukung sistem tersebut, CameraJet memiliki tangki mouthwash berkapasitas 12,5 ml. Dyson menggunakan sistem anti-gravity dengan mekanisme tekanan yang membantu menjaga aliran cairan tetap stabil meskipun sikat dimiringkan atau digunakan dalam posisi yang berbeda.

Bagian kepala sikat juga dirancang dengan dua jenis bulu. Bulu bagian luar dibuat lebih lembut untuk membersihkan area garis gusi, sementara bulu bagian dalam lebih kaku untuk membantu mengangkat noda pada permukaan gigi.

Selain itu, kepala sikatnya dapat berosilasi dengan perubahan sudut secara dinamis untuk membantu menjaga pergerakan bulu tetap efektif ketika bersentuhan dengan permukaan gigi.

Baca juga: Air Dingin atau Hangat, Mana yang Terbaik untuk Mandi Pagi Saat Memulai Hari?

Terhubung ke Ekosistem MyDyson

Semua pengalaman tersebut kemudian terhubung ke aplikasi MyDyson. Selain melihat tampilan gigi secara langsung, pengguna bisa mendapatkan panduan menyikat, melihat peta cakupan pembersihan, hingga memperoleh analisis mengenai teknik menyikat gigi.

Dyson bahkan menyiapkan pasta gigi non-busa dan mouthwash rendah busa agar kamera tetap bisa melihat bagian dalam mulut dengan lebih jelas selama digunakan.

Dengan CameraJet, Dyson benar-benar membawa konsep sikat gigi pintar ke level berbeda. Bukan hanya sikat gigi elektrik, perangkat ini mencoba menggabungkan kamera, AI, konektivitas smartphone, dan pembersihan sela gigi otomatis dalam satu perangkat.

Tapi dengan harga Rp8 jutaan, pertanyaannya sekarang sederhana, Oppal Gengs: kamu rela keluar duit sebanyak itu demi bisa melihat gigi dari HP sambil sikat gigi?