Lomba Sihir Rayakan Perjalanan 5 Tahun Lewat Konser Ujung Dunia di Jakarta

  • Bayu Dewantara

Tujuh tahun sejak pertama kali terbentuk untuk mengiringi pementasan Hindia, lalu bertransformasi menjadi kolektif mandiri pada 2021, Lomba Sihir siap merayakan kebersamaan mereka. Band beranggotakan Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (vokal, gitar), Enrico Octaviano (drum), Tristan Juliano (kibor), dan Baskara Putra alias Hindia (vokal) ini bakal menggelar selebrasi akbar bertajuk Konser Ujung Dunia di GBK Basketball Hall, Jakarta, pada 21 November 2026.


Bekerja sama dengan promotor Northstar Entertainment, pementasan ini diproyeksikan menjadi tonggak sejarah penting bagi perjalanan karier mereka di industri musik Indonesia.


Persembahan Spesial untuk "Peserta Lomba Sihir"


Bagi para penggemar setia yang akrab disapa Peserta Lomba Sihir, konser ini bukan sekadar panggung biasa. Natasha Udu mengungkapkan bahwa ajang tersebut didedikasikan khusus bagi fans yang telah membersamai mereka selama setengah dekade terakhir.


"Konser Ujung Dunia ini merayakan Lomba Sihir yang masih seumur jagung sekaligus menjadi persembahan untuk penggemar kami, Peserta Lomba Sihir, yang sudah bersama kami selama lima tahun," ujar Udu.


Senada dengan Udu, Rayhan Noor juga menekankan bahwa karya-karya mereka telah menjadi bagian dari dinamika hidup banyak pendengar. Lewat konser ini, mereka ingin merajut selebrasi kolektif yang intim namun megah.


Skala Terbesar dengan Kejutan Aransemen Baru




Walau sudah sering wara-wiri di berbagai festival musik besar, Konser Ujung Dunia akan menjadi pementasan mandiri terbesar Lomba Sihir sejauh ini. Mereka menjanjikan desain panggung yang sangat konseptual serta tata artistik mendalam sebagai representasi perjalanan lima tahun ke belakang.


Hindia bahkan mengaku antusias menyambut proyek ini karena untuk pertama kalinya tim mereka diberikan kebebasan penuh dalam mengolah skala pertunjukan yang masif.


Sebagai menu utama, Lomba Sihir berencana membawakan lebih dari 20 lagu yang merangkum diskografi mereka dari album Selamat Datang di Ujung Dunia (2021) hingga Obrolan Jam 3 Pagi (2025). Tidak ketinggalan, mereka juga akan membawakan materi segar dari album Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi—edisi perpanjangan album kedua yang rilis September ini.


Tristan Juliano menambahkan bahwa penonton akan disuguhkan banyak lagu yang jarang dibawakan secara langsung, lengkap dengan balutan aransemen musik yang sepenuhnya baru.


Detail Harga Tiket dan Jadwal Penjualan


Bagi Anda yang tidak sabar ingin bernyanyi bersama, tiket Konser Ujung Dunia akan mulai dipasarkan pada awal Agustus 2026 mendatang melalui situs resmi lombasihiryes.com.


Fan Presale: Dibuka mulai 5 Agustus 2026 khusus bagi anggota WhatsApp Group Peserta Lomba Sihir.

General Sale: Dibuka mulai 8 Agustus 2026 untuk umum.


Pihak promotor menyediakan dua kategori utama penonton, yaitu Festival (berdiri) seharga Rp450.000 dan Tribune (duduk) seharga Rp650.000. Selain itu, penonton juga bisa mengambil opsi Premium Add On seharga Rp450.000 untuk mendapatkan keuntungan ekstra berupa merchandise eksklusif serta fasilitas khusus di lokasi acara. (Catatan: Harga tiket belum termasuk pajak dan biaya administrasi).


Jadi, siapin ya Oppal Gengs, hafalkan lirik-lirik lagunya jugaa!!!