Jakarta — Buat kalian para art enthusiast dan anak muda yang hobi mantengin skena kreatif, ada kabar seru nih! Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) 2026 kembali hadir dan resmi dibuka pada 17 September 2026. Mengusung tema besar "The World We Draw", ajang tahunan ini siap mengajak pengunjung melihat ilustrasi dari sudut pandang yang benar-benar fresh: bukan cuma sekadar gambar visual, tapi cara kreator menerjemahkan dunianya sendiri.
Memasuki tahun keempatnya, JICAF udah bertransformasi dari sekadar art fair biasa menjadi rumah besar bagi ekosistem kreatif Tanah Air. Di sini, artists, brands, communities, sampai creative players saling melebur untuk menciptakan kolaborasi epik.

Buat Oppal Gengs yang Hobi Nongkrong di Pameran, Ini Deretan Kolaborasi Paling Keren di JICAF 2026!
Kalau kamu berencana mampir ke JICAF 2026, bersiaplah buat takjub sama berbagai karya dari seniman papan atas yang punya karakter visual super unik. Mulai dari Rinaldo Hartanto x LEKAT, Stereoflow, Machine 56, Pronto Pixel, BART, sampai Fluxcup, semuanya tumpah ruah di sini. Nih, beberapa kolaborasi yang wajib banget kamu intip:
1. Stereoflow x Psychloop: Special Drop Buat Kamu yang Hobi Gowes
Buat kamu yang hobi sepedaan, kolaborasi antara Stereoflow dan Psychloop dijamin bikin excitement naik level. Berangkat dari kecintaan yang sama (shared passion) terhadap dunia sepeda, mereka merilis special drop khusus buat everyday cyclists. Produknya memadukan fungsi, gaya, dan kreativitas yang bikin pengalaman bersepeda jadi makin stylish dan seru.
2. Fluxcup dengan DUBKIL PROJECT: Bikin Video Absurd Cuma 10 Detik!
Mau ngerasain pengalaman interaktif yang anti-mainstream? Langsung saja cari booth Fluxcup! Lewat DUBKIL PROJECT (Dubbing Kilat), kamu bakal direkam langsung di area pameran. Uniknya, audio video kamu bakal langsung di-redub dengan gaya absurd dan nihilist khas Fluxcup hanya dalam waktu kurang lebih 10 detik! Tanpa script dan tanpa retake, hasilnya bakal langsung jadi bagian dari proyek kompilasi mereka di Instagram (@flux.cup). Kapan lagi kan video kamu di-roast secara kreatif sama Fluxcup?
3. Ketika Fashion dan Street Food Bertemu Ilustrasi Lokal
JICAF 2026 juga membuktikan kalau ilustrasi bisa merambah ke berbagai industri lain yang nggak kalah keren:
Rinaldo Hartanto x LEKAT: Menggabungkan ilustrasi, fashion, dan craft lewat eksplorasi folklore dan volcanic imagery. Mereka bahkan memanfaatkan leftover fabrics dari LEKAT untuk diolah pakai teknik patchwork menjadi Patchwork Bag dan Cap yang super estetik.
Disney Jajan: Kolaborasi spesial antara Disney Indonesia dan ilustrator lokal yang difasilitasi oleh enMasse. Menghadirkan karya dari Ykha Amelz, WD Wily, dan Liunic, karakter ikonik seperti Stitch dan Angel diterjemahkan ulang ke dalam perspektif budaya jajanan serta street food khas Indonesia.
TACO x JICAF 2026: Membawa perspektif baru bagaimana material bangunan bisa berkolaborasi dengan seni rupa dan menyatu dengan keseharian kita.
Ruang Pertemuan untuk Membuka Peluang Baru
Sunny Gho selaku Co-Founder & Fair Director JICAF menyampaikan bahwa pameran ini bukan sekadar ajang pamer karya, melainkan wadah bagi para kreator untuk membangun koneksi seluas-luasnya.
"The World We Draw bukan hanya tentang apa yang kita gambar, tetapi juga tentang dunia yang terbentuk ketika berbagai perspektif bertemu. Kami ingin JICAF terus menjadi tempat di mana kreator bisa menemukan audiens, membangun koneksi, dan melihat lebih banyak kemungkinan dari karya mereka," ungkap Sunny Gho.
Dengan deretan program interaktif dan kolaborasi lintas industri yang masif, JICAF 2026 sukses membawa standar seni ilustrasi dan creative arts Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi (to new heights). Jadi, buat Oppal Gengs yang mau cari inspirasi atau sekadar menikmati karya seni kekinian, pastikan buat agendakan kunjunganmu ke JICAF 2026, ya!
Bayu Dewantara