Indonesia menjadi salah satu negara yang selalu hadir sejak Asian Games pertama kali diselenggarakan pada 1951 di New Delhi, India. Sebagai anggota Dewan Olimpiade Asia (OCA) zona Asia Tenggara, Indonesia tercatat menjadi salah satu dari hanya tujuh negara yang berpartisipasi di seluruh edisi Asian Games sepanjang sejarah penyelenggaraannya.
Source: Tempo.co
Awal Mula Perjalanan Tanpa Meraih Medali Emas
Pada dua edisi awal keikutsertaan Indonesia pada Asian Games Manila 1954 dan Tokyo 1958, kontingen Indonesia belum berhasil membawa pulang medali emas sama sekali. Barulah pada 1962, Indonesia dipercaya untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta, dan sejarah manis pun dituliskan di sini. Medali emas pertama Indonesia sepanjang sejarah Asian Games diraih dari cabang atletik nomor lari 100 meter putra lewat Mohammad Sarengat, dengan catatan waktu 10,4 detik. Sarengat bahkan menambahkan pundi emasnya lewat nomor lari gawang 110 meter, sementara cabang bulu tangkis juga turut menyumbangkan lima emas berkat penampilan sempurna dari Tan Joe Hok.
Puncak Kejayaan Saat Menjadi Tuan Rumah
Asian Games 1962 menjadi salah satu pencapaian terbaik Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaannya. Indonesia berhasil mengumpulkan 21 emas, 26 perak, dan 30 perunggu, sekaligus finis di posisi kedua klasemen akhir, hanya kalah dari Jepang yang tampil sebagai juara umum.
Rekor serupa kembali dipecahkan oleh Indonesia saat kembali dipercaya menjadi tuan rumah pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Dalam edisi kali ini, Indonesia mencatatkan perolehan medali terbanyak sepanjang sejarah dengan jumlah raihan sebanyak 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu, membawa Indonesia finis di peringkat keempat klasemen akhir.
Performa Pasang Surut di Luar Status Tuan Rumah
Di luar momen sebagai tuan rumah, performa Indonesia cenderung fluktuatif dari edisi ke edisi lainnya. Pada Asian Games Bangkok 1966, Indonesia berhasil meraih lima emas dari cabang tenis dan bulu tangkis, hingga akhirnya harus turun hanya meraih dua emas pada edisi 1970 di kota yang sama. Raihan terbaik yang pernah Indonesia berikan saat tidak menjadi tuan rumah adalah ketika Asian Games Bangkok 1978, delapan medali emas, sebuah catatan yang bertahan cukup lama sebagai rekor tak resmi Indonesia di luar status tuan rumah.
Pada era 2000-an, perolehan medali Indonesia cenderung stabil berada di kisaran empat medali emas di setiap edisi. Di Busan 2002, Indonesia membawa pulang empat emas dari bulu tangkis, tenis beregu putri, karate, dan layar. Pola serupa berlanjut di Guangzhou 2010 (empat emas dari perahu naga dan bulu tangkis) serta Incheon 2014 (empat emas dari bulu tangkis, wushu, dan lompat jauh putri).
Asian Games 2023 Menjadi Tantangan
Pada penyelenggaraan Asian Games 2023 di Hangzhou, China, Indonesia pulang dengan raihan tujuh emas, 11 perak, dan 18 perunggu, total 36 medali. Hasil ini sebenarnya masih di bawah target yang diberikan, yaitu 12 emas yang dijadikan patokan oleh pemerintah kala itu. Dengan ini, Indonesia harus puas finis di posisi ke-13 klasemen akhir, meleset dari target masuk 10 besar yang sebelumnya diharapkan oleh mantan Presiden RI, Joko Widodo.
Baca juga: Seraf Naro Bawa Medali Pertama Bagi Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Total Perolehan Sepanjang Sejarah
Apabila ditotal secara menyeluruh dari setiap edisi yang telah diikuti, atlet-atlet asal Indonesia telah tercatat mengoleksi total 91 medali emas sepanjang keikutsertaannya di gelaran Asian Games, berdasarkan data resmi yang dirangkum oleh Olympic Council of Asia (OCA). Angka ini menjadi bukti konsistensi Indonesia sebagai salah satu kekuatan olahraga di kawasan Asia, meskipun dengan performa yang pasang surut.
Menatap Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Sekarang ini, Indonesia kembali berjuang di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang tengah berlangsung di Jepang. Dengan mengirimkan total 430 atlet dari 35 cabang olahraga, Indonesia menargetkan perolehan empat medali emas yang diharapkan datang dari cabang bulu tangkis, panjat tebing, dan juga angkat besi.
Dengan torehan catatan sejarah dan performa yang pernah diraih, publik Tanah Air pun berharap kontingen Merah Putih bisa terus bersaing untuk menorehkan prestasi yang membanggakan pada edisi Asian Games tahun ini.
Muhammad Ichsan