Muhammadiyah Luncurkan Kartu Anggota Kucing, Messi Menjadi Pemilik KTAM Pertama!

  • Muhammad Ichsan
  • Muhammadiyah meluncurkan Kucing Mu sebagai bentuk kepedulian terhadap hewan

  • Untuk melakukan pendataan Muhammadiyah juga meluncurkan kartu anggota kucing(KTAM)

  • Messi adalah kucing pertama yang memiliki KTAM kucing

  • Lewat KucingMu diharapkan terlahirnya gerakan atau organisasi serupa yang peduli terhadap kesehatan hewan


Organisasi Muhammadiyah baru saja meluncurkan Komunitas Kucing Muhammadiyah(KucingMU) di Yogyakarta pada hari Minggu, 5 Juni 2026. Uniknya Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Muhammadiyah D.I Yogyakarta(LDK PWM DIY) menerbitkan Kartu Tanda Anggota khusus kucing.

Program yang baru diluncurkan ini menjadi media dakwah untuk para komunitas dan pecinta hewan, dan meningkatkan rasa kepedulian yang lebih tinggi terhadap kesehatan hewan khususnya kucing.

Program KucingMU ini diluncurkan bersamaan dengan kegiatan yang sedang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) yaitu pemeriksaan kesehatan kucing gratis.

Peluncuran program ini dimaksudkan untuk memperingati hari Zoonosis sedunia dengan tema pendekatan One Health, konsep yang disusun untuk mendekatkan hubungan antara kesehatan lingkungan, manusia, dan hewan.

Alasan Diluncurkannya KucingMu dan KTAM Kucing Oleh Muhammadiyah

Lewat program KucingMu Muhammadiyah ingin memberikan media dakwah yang bisa menjangkau komunitas pecinta hewan, terutama untuk ra pecinta kucing. 


Penerbitan KTAM dimaksudkan untuk mendata member atau warga Muhammadiyah yang memiliki kucing maupun hewan peliharaan. Lewat langkah ini menjadi awal dalam memulai gerakan lebih peduli kepada hewan di lingkungan organisasi Muhammadiyah.


Melalui ketua LDK PWM DIY, Ananta Isworo memberikan tanggapan bahwa gerakan “KucingMu” akan menjadi ruang baru untuk dakwah Muhammadiyah dalam menjangkau para pecinta dan komunitas hewan serta untuk memperluas jangkauan persyarikatan di ruang publik.


“Kami berharap KucingMu dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi lahirnya komunitas-komunitas positif lainnya di lingkungan Muhammadiyah” yang dia ujarkan melalui laman resmi Muhammadiyah pada Senin, 6 Juli 2026.


Baca juga: Mengenang Toshifumi Suzuki: Sang Pendiri Ritel 7-Eleven yang Punya Etos Kerja Luar Biasa


Muhammadiyah Gelar Pemeriksaan Kesehatan Kucing Gratis

Bidang Kesehatan DPP IMM DIY mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi 60 ekor kucing secara gratis pada aktivitas tersebut. Layanan kesehatan menyediakan layanan yang cukup komplit diantaranya konsultasi dengan dokter hewan, pemberian obat cacing, obat kutu, suplemen, sampai pengobatan non invasif.

Ketua dari Bidang Kesehatan DPP IMM DIY, Afghan Azka Falah menyampaikan, kegiatan tersebut adalah bentuk dari kepedulian kader IMM terhadap kesehatan dan juga kesejahteraan para hewan, khususnya kucing yang sekarang ini banyak dipelihara oleh masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan dengan cara berkolaborasi dengan beberapa elemen lain seperti Angkatan Muda Muhammadiyah(AMM)DIY, dokter hewan, Mahasiswa Kedokteran Hewan, Universitas Gajah Mada, dan kader kesehatan dari program studi Farmasi UGM, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta(UMY), dan Universitas Ahmad Dahlan(UAD).

Afghan mentakan, menjaga kesehatan kucing bukan merupakan wujud nyata dari bentuk kasih sayang terhadap hewan, tetapi juga sangat berperan penting untuk mencegah penularan penyakit dari hewan kepada manusia atau zoonosis.

Messi Menjadi Pemilik KTAM Pertama

Messi adalah seekor kucing yang tercatat sebagai pemegang KTAM pertama setelah menjalani proses pemeriksaan kesehatan.


Kucing tersebut diketahui merupakan peliharaan milik Wakil Ketua PWM DIY, Ridwan Furqonu. Sang pemilik menyambut dengan baik dengan adanya gerakan KucingMu yang disertai dengan penerbitan KTAM kucing, alasannya dikarenakan warga Muhammadiyah banyak yang memelihara kucing.


Ia juga mengapresiasi gerakan ini dalam terbentuknya organisasi Komunitas Kucing Muhammadiyah.


Melalui KucingMu, bisa menjadi sarana dalam menumbuhkan kepedulian warga Muhammadiyah dan seluruh umat islam kepada makhluk ciptaan Allah. Harapannya Komunitas ini tidak hanya menjadi komunitas bagi para pecinta kucing, tetapi bisa menginspirasi agar bisa terlahirnya organisasi atau gerakan sejenisnya.


Lewat gerakan ini Muhammadiyah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, dan menjadi kemudahan bagi para masyarakat yang memiliki hewan peliharaan khususnya kucing.


Tindakan kekerasan kepada hewan seringkali terjadi di masyarakat umum baik di dunia nyata, maupun media sosial. Melalui gerakan yang Muhammadiyah bangun diharapkan manusia lebih memiliki rasa empati dan kasih sayang kepada hewan dan lebih mengasihi kepada sesama makhluk hidup untuk saling mencintai.