Pameran Seni RM BTS di San Francisco Diserbu Pengunjung, 66 Ribu Tiket Terjual!

  • Arifina Cahyanti Firdausi

Pameran RM BTS di San Francisco sukses menyita perhatian publik. Bukan konser atau fan meeting, kali ini pria bernama asli kim Namjoon tersebut mengajak penggemar dan pencinta seni untuk mengenal lebih dekat karya-karya yang selama ini menarik perhatiannya.


Bertajuk RM x SFMOMA: Between You and Me, pameran ini berhasil menjual lebih dari 66 ribu tiket. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa pengaruh RM BTS tak hanya terasa di industri musik, tetapi juga mampu menarik perhatian publik terhadap dunia seni rupa.


Pameran Seni RM BTS di San Francisco Laris Manis

Photo: instagram.com/sfmoma


Pameran RM x SFMOMA: Between You and Me resmi dibuka pada 3 Oktober 2026 di SFMOMA, San Francisco, Amerika Serikat. Berdasarkan laporan The Guardian pada 24 Oktober 2026, jumlah tiket yang terjual telah melampaui 66 ribu. Angka pemesanan tiket sebelumnya juga tercatat enam kali lebih tinggi dibandingkan pameran lain dalam sejarah museum tersebut.


Antusiasme pengunjung bahkan sudah terlihat sejak sebelum pameran dibuka untuk umum. Sejumlah penggemar datang dari berbagai tempat untuk melihat langsung koleksi seni yang dikurasi oleh RM BTS bersama tim kurator museum.


Tak hanya tiket yang diburu, produk souvenir khusus pameran juga mendapat sambutan besar. Tercatat, souvenir yang ada di toko fisik dan toko daring museum terjual habis dalam waktu sekitar tiga jam setelah peluncurannya.


Pameran seni ini dijadwalkan berlangsung hingga 7 Februari 2027. Jadi, RM x SFMOMA: Between You and Me bukan sekadar kegiatan singkat yang memanfaatkan popularitas seorang idol, tetapi sebuah proyek seni yang mendapat ruang khusus di museum seni modern ternama.


Baca juga: Slow Dancing Tembus 600 Juta Streaming, V BTS Tambah Rekor Baru sebagai Solois


Sisi Lain RM BTS, dari Leader K-Pop hingga Kolektor Seni


Bagi penggemar BTS, RM dikenal sebagai rapper, penulis lagu, sekaligus leader grup yang aktif di panggung musik internasional. Namun, di luar aktivitasnya bersama BTS, ia juga dikenal memiliki ketertarikan besar terhadap seni rupa, terutama karya seni modern dan kontemporer Korea.


Perjalanan RM mengenal seni semakin berkembang sejak ia mengunjungi Art Institute of Chicago pada 2018 lal ketika sedang menjalani tur bersama BTS. Pengalaman tersebut membuatnya tertarik untuk mengenal lebih banyak seniman Korea dan karya-karya mereka.


Sejak saat itu, RM menghabiskan waktu luangnya untuk mengunjungi museum, galeri, pameran seni, serta membaca berbagai buku tentang seni. Ketertarikan tersebut kemudian berkembang menjadi koleksi pribadi yang berisi karya dari beragam seniman.


Hal inilah yang membuat pameran di SFMOMA terasa lebih personal. Pengunjung tidak hanya melihat karya seni yang dikumpulkan oleh seorang selebritas, tetapi juga diajak mengenal cara RM memandang dunia melalui karya-karya yang ia pilih.


Melalui pameran ini, publik bisa melihat sisi lain RM yang mungkin belum diketahui semua orang. Ia bukan hanya figur di balik kesuksesan BTS, tetapi juga seseorang yang punya rasa ingin tahu besar terhadap budaya, sejarah, dan ekspresi artistik.


Hampir 150 Karya Dipamerkan, Termasuk Punya RM


Photo: Instagram.com/rkive


Pameran RM x SFMOMA: Between You and Me menghadirkan koleksi pribadi RM bersama karya-karya dari SFMOMA. Ada sekitar hampir 150 karya dari koleksi pribadi RM dengan koleksi museum yang ditampilkan, dengan fokus pada seni modern dan kontemporer Korea.


Karya yang ditampilkan mencakup berbagai bentuk seni, mulai dari lukisan, kaligrafi, patung, hingga karya dari periode yang berbeda. Beberapa seniman yang karyanya hadir dalam pameran ini antara lain Yun Hyong-keun, Park Rehyun, dan Chang Ucchin.


Menariknya, karya seni Korea juga dipertemukan dengan karya seniman dari negara lain. Pendekatan tersebut menciptakan hubungan lintas budaya sekaligus memberi kesempatan bagi pengunjung untuk melihat persamaan maupun perbedaan cara seniman mengekspresikan gagasan mereka.


RM BTS turut memberikan sentuhan personal melalui tulisan yang menjelaskan karya-karya pilihan serta panduan audio yang menggunakan suaranya. Dengan begitu, pengunjung dapat memahami alasan di balik pemilihan karya dan melihatnya melalui sudut pandang RM.


Konsep tersebut membuat pengalaman mengunjungi museum terasa lebih dekat. Seni tidak hanya dipandang sebagai sesuatu yang harus dipahami melalui teori, tetapi juga bisa dinikmati lewat perasaan, pengalaman pribadi, dan cerita di balik sebuah karya.


Saat Popularitas Idol K-Pop Bertemu Dunia Seni


Kesuksesan pameran ini juga menarik untuk dilihat dari sudut pandang budaya. Selama beberapa tahun terakhir, K-pop dan drama Korea telah membantu memperkenalkan berbagai aspek budaya Korea kepada masyarakat internasional. Kini, ketertarikan tersebut berpotensi meluas ke bidang lain, termasuk seni rupa.


RM memiliki basis penggemar global yang besar. Ketika ia membagikan ketertarikannya pada seniman atau karya tertentu, ada peluang bagi penggemar untuk ikut mencari tahu dan mengenal dunia seni yang sebelumnya terasa asing.


Namun, pengaruh tersebut tidak berhenti pada popularitas nama RM. Isi pameran tetap menghadirkan karya seni yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan artistik. Dengan mempertemukan koleksi pribadinya dengan koleksi museum, pameran ini memberi ruang bagi seniman Korea untuk dikenal melalui karya mereka, bukan hanya melalui nama seorang idol.


SFMOMA menyebut, pameran ini sebagai salah satu presentasi seni modern Korea yang luas di Amerika Serikat. Karya-karya yang ditampilkan juga menghubungkan periode, gagasan, dan budaya yang berbeda.


Di sinilah peran publik figure menjadi menarik. Popularitas bisa menjadi pintu masuk untuk menarik perhatian, tetapi pengalaman melihat karya secara langsung dapat membuka kesempatan bagi pengunjung untuk membangun ketertarikan mereka sendiri terhadap seni.


Baca juga: Baru Comeback Agustus, ENHYPEN Siap Tutup Seri Album THE SIN Lewat PARALLEL WORLD pada November 2026


Pameran Seni RM BTS Jadi Bukti Musik dan Seni Bisa Terhubung

Photo: instagram.com/sfmoma


Angka 66 ribu tiket menjadi pencapaian yang mencolok, tetapi daya tarik RM x SFMOMA: Between You and Me tidak hanya terletak pada jumlah pengunjungnya. Pameran ini memperlihatkan bagaimana kecintaan seorang musisi terhadap seni dapat berkembang menjadi proyek budaya yang menjangkau audiens lebih luas.


Bagi penggemar BTS, pameran ini menjadi kesempatan untuk mengenal RM dari sisi yang berbeda. Sementara itu, bagi pecinta seni, proyek tersebut menawarkan kesempatan untuk melihat koleksi pribadi yang dipertemukan dengan karya-karya dari museum.


Tentu saja, popularitas seorang idol bukan satu-satunya ukuran keberhasilan sebuah pameran. Kualitas karya, cara penyajian, dan pengalaman pengunjung tetap memiliki peran penting. Namun, tingginya minat terhadap pameran ini menunjukkan budaya populer dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan seni kepada generasi yang lebih luas.


Pameran seni RM BTS di San Francisco menghadirkan cerita yang lebih besar daripada sekadar penjualan tiket. Lewat Between You and Me, RM menunjukkan kecintaan terhadap seni bisa dibagikan kepada banyak orang sekaligus memperkenalkan karya seniman Korea kepada audiens global. Siapa tahu, dari rasa penasaran terhadap RM, sebagian pengunjung justru menemukan kecintaan baru terhadap dunia seni.