Harry Kane resmi menjadi pemenang Ballon d’Or 2026 pada upacara ke-70 yang digelar di London Palladium, Senin (26/10/2026) waktu setempat. Striker andalan Bayern Munich itu menjadi pemain dengan voting tertinggi, mengungguli Kylian Mbappe dan Lamine Yamal. Kemenangan ini juga memberikan catatan tersendiri karena ia berhasil menjadi pemain Inggris pertama yang meraih gelar sejak terakhir kali Michael Owen memenangkannya 25 tahun lalu.
Sebelum menerima Ballon d’Or, Kane sebelumnya dinobatkan sebagai Attacker of the Year dan menerima Gerd Müller Trophy pada malam yang sama. Ia tiba di London pada Senin sore bersama keluarga dan rombongan besar Bayern Munich dan sejak awal disebut sebagai favorit kuat di bursa taruhan.
Source: Demokratis
Alasan Mengapa Harry Kane Jadi Pemenang Ballon d’Or
Selama musim 2025/2026, Kane telah mencetak 73 gol dalam 65 pertandingan untuk klubnya, Bayern, dan Timnas Inggris, dengan 61 gol di antaranya bersama Bayern. Selain itu, ia juga membawa Bayern menjuarai Bundesliga ke-13 dalam 14 tahun dan mencetak enam gol dan satu assist selama pagelaran Piala Dunia, saat Inggris lolos ke semifinal dan menang 6-4 atas Prancis di perebutan tempat ketiga. Pada usia 33 tahun, Kane menjadi salah satu pemenang tertua dalam sejarah Ballon d’Or (sebelumnya ada Messi (36 tahun), Benzema (34), Lev Yashin (34), dan Alfredo Di Stefano). Di sisi lain, Bayern untuk pertama kalinya memiliki pemenang Ballon d’Or yang bukan berasal dari Jerman. Sebelumnya, pencapaian tertinggi yang pernah Kane raih hanya berada di posisi ke-10 pada 2024.
Baca juga: Real Madrid Kalahkan Barcelona 1-2 Putus Rekor Buruk di Camp Nou
Pemain yang Masuk Nominasi
Source: Facebook Real Madridista Indonesia
Terdapat 30 nominasi nama pemain pria, termasuk Mbappe, Yamal, Rodri, Lionel Messi, Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembele, Erling Haaland, Michael Olise, dan Fabian Ruiz. Berdasarkan urutan yang dilaporkan BolaSkor, sepuluh besar adalah Kane, Mbappe, Yamal, Rodri, Messi, Kvaratskhelia, Dembele, Haaland, Olise, dan Fabian Ruiz. Menariknya, Dembele, yang tahun lalu menjadi juara bertahan, pada tahun ini berada di peringkat ketujuh menurut urutan tersebut. Sementara itu, Rodri, pemenang 2024, berada di peringkat keempat dan Messi di peringkat kelima. Selain itu, terdapat beberapa penghargaan di samping Ballon d’Or. Berikut ini daftar pemenangnya:
Daftar Pemenang Penghargaan Putra
Ballon d’Or: Harry Kane (Bayern Munich)
Kopa Trophy (pemain muda terbaik): Lamine Yamal (Barcelona), meraihnya tiga kali beruntun
Yashin Trophy (kiper terbaik): Unai Simon (Athletic Bilbao)
Gerd Muller Trophy (striker terbaik): Harry Kane
Pelatih terbaik putra: Luis de la Fuente (timnas Spanyol)
Klub terbaik putra: Paris Saint-Germain
Socrates Award: Bukayo Saka (Arsenal)
Ballon d’Or Feminin Jatuh di Tangan Putellas dan Jadi Gelar Ketiga
Di kategori putri, Alexia Putellas keluar sebagai pemenang Ballon d’Or Feminin untuk yang ketiga kalinya setelah performanya yang luar biasa bersama Barcelona. Ia berhasil memperoleh lima trofi, 26 gol, dan 15 assist dalam 53 pertandingan. Kini ia membela London City Lionesses. Berikut ini daftar pemenang penghargaan kategori Putri.
Daftar Pemenang Penghargaan Putri
Ballon d’Or Feminin: Alexia Putellas
Kopa Trophy putri: Vicky Lopez (Barcelona)
Yashin Trophy putri: Cata Coll (Barcelona), kali kedua penghargaan ini diberikan
Gerd Muller Trophy putri: Charlyn Corral (Pachuca, Meksiko)
Klub terbaik putri: Barcelona
Spanyol dan Barcelona Masih Tetap Mendominasi
Meskipun pemenang Ballon d’Or pada malam itu berasal dari pemain Inggris, keseluruhan penghargaan masih didominasi oleh Spanyol dan Barcelona. Barcelona membawa pulang gelar Kopa untuk kategori putra dan putri, Yashin trophy putri, klub putri terbaik, serta Ballon d’Or Feminin lewat Alexia Putellas atas penampilannya bersama klub itu musim lalu, sementara Spanyol menang lewat pelatih De la Fuente dan kiper Unai Simon. Kane juga menikmati momen emosional karena upacara digelar di kota kelahirannya, tempat ia memulai karier profesional.
Muhammad Ichsan