Perjalanan Karier BIGBANG "The King of Kpop", Grup Legendaris yang Kembali Setelah 10 Tahun Hiatus

  • Arifina Cahyanti Firdausi

BIGBANG, grup yang dijuluki  “The King of K-Pop” resmi comeback sekaligus merayakan 20th anniversary debut mereka pada 19 Agustus 2026. Kabar ini pun sukses  menjadi sorotan publik di tahun ini.


Bagaimana tidak, boy grup dibawah naungan YG Entertainment tersebut comeback setelah 10 tahun hiatus. Moment ini tentu saja disambut gembira oleh V.I.P (sebutan fandom BIGBANG) yang telah menantikan bertahun-tahun lamanya.


Photo: Instagram.com/bigbang_2xx6


Setelah melewati berbagai era, perubahan formasi, aktivitas solo, hingga jeda panjang dari aktivitas grup, G-Dragon, Taeyang, dan Daesung akhirnya kembali membawa nama BIGBANG ke panggung dunia.

Nah, selagi membahas mengenai comeback BIGBANG setelah 1 dekade hiatus, simak dulu yuk perjalanan karir mereka berikut!

BIGBANG: Debut pada 2006

BIGBANG resmi debut pada Agustus 2006 di Bawah naungan YG Entertainment dengan formasi awal terdiri dari G-Dragon, T.O.P, Taeyang, Daesung, dan Seungri. Sejak memulai debutnya, BIGBANG sudah menawarkan konsep yang berbeda dari boy group K-Pop pada masanya.

Mereka tidak hanya mengandalkan penampilan dan koreografi semata, tetapi juga memberikan ruang besar bagi para member untuk terlibat dalam proses musik. G-Dragon sebagai leader dan main rapper khususnya dikenal aktif dalam penulisan dan produksi lagu-lagu BIGBANG.

Setelah debut, popularitas BIGBANG mulai melejit melalui lagu-lagu seperti “Lies”, “Tonight”, "Still A Live", hingga “Haru Haru”. Musik mereka yang menggabungkan hip-hop, R&B, pop, dan electronic membuat BIGBANG memiliki karakter yang berbeda dibandingkan grup idol lainnya.

Dari sinilah perjalanan BIGBANG sebagai salah satu grup paling berpengaruh dalam perkembangan K-Pop modern mulai terbentuk.

Era Keemasan BIGBANG dan Lahirnya Banyak Lagu Ikonik

Photo: Instagram.com/bigbang_2xx6


Memasuki akhir 2000-an hingga awal 2010-an, BIGBANG semakin sulit dipisahkan dari perkembangan K-Pop global. Album dan lagu seperti “Alive”, “Fantastic Baby”, “Blue”, "Love Song", hingga “Bad Boy” memperkuat posisi mereka sebagai grup dengan identitas musik yang epic.

Bahkan “Alive” menjadi album berbahasa Korea pertama dari artis Korea yang berhasil masuk Billboard 200 pada saat itu. BIGBANG juga dikenal sebagai trendsetter dalam urusan fashion.

Hal ini tentu saja berkaitan erat dengan gaya berpakaian para member, rambut, hingga konsep panggung mereka yang sering menjadi pembicaraan. Tidak heran jika BIGBANG kemudian mendapatkan reputasi bukan hanya sebagai idol group, tetapi juga sebagai ikon budaya pop Korea.

Baca juga: Rayakan Anniversary ke-20, BIGBANG Akan Comeback dengan Single Baru “BiiiG”

MADE Jadi Salah Satu Era Terbesar BIGBANG

Photo: Instagram.com/bigbang_2xx6


Di tahun 2015, BIGBANG hadir dengan album baru bertajuk MADE. Proyek ini dirilis secara bertahap melalui seri M, A, D, dan E sebelum akhirnya dikompilasi menjadi album penuh MADE pada 2016 silam.

YG Entertainment menyebut proyek tersebut sebagai bagian dari perayaan 10 tahun BIGBANG dan menjadi salah satu proyek penting dalam perjalanan musik mereka. Era MADE menghasilkan sejumlah lagu yang sampai sekarang masih sangat identik dengan BIGBANG.

Di antaranya, “Bang Bang Bang”, “Loser”, “Bae Bae”, “Sober”, hingga “Fxxk It” menjadi bagian dari katalog lagu yang membuat nama BIGBANG tetap relevan lintas generasi. Bahkan ketika K-Pop terus melahirkan generasi baru, lagu-lagu mereka masih sering muncul di berbagai playlist dan menjadi bagian dari memori penggemar K-Pop generasi kedua.

BIGBANG dan Babak Sulit yang Menguji Eksistensi Sang Legenda

Perjalanan karier BIGBANG bukan tanpa tantangan. Memasuki akhir 2010-an, aktivitas grup mulai berkurang karena para member menjalani aktivitas masing-masing, termasuk kewajiban militer bagi sejumlah member.

Pada 2018, BIGBANG merilis “Flower Road”, yang kemudian menjadi rilisan terakhir mereka sebagai lima member. Setelah itu, Seungri keluar dari grup pada 2019 lalu.

BIGBANG kemudian kembali sebagai grup beranggotakan empat orang dan merilis “Still Life” pada April 2022. Lagu tersebut menjadi penanda penting karena memperlihatkan bahwa nama BIGBANG masih memiliki daya tarik besar meskipun sudah lama tidak aktif sebagai grup.

Setelah itu, T.O.P mengkonfirmasi melalui akun Instagramnya bahwa ia tidak lagi menjadi bagian dari aktivitas grup. Karena itu, BIGBANG pada 2026 melanjutkan perjalanan sebagai trio yang terdiri dari G-Dragon, Taeyang, dan Daesung.

2026 Tahun Kebangkitan BIGBANG

Tahun 2026 bisa dikatakan menjadi babak baru. BIGBANG tampil di Coachella Valley Music and Arts Festival pada April 2026 sebagai trio.

Penampilan tersebut menjadi aktivitas besar pertama BIGBANG sejak “Still Life” pada 2022 dan sekaligus menandai 20 tahun perjalanan mereka. Setelah penampilan tersebut, BIGBANG mengumumkan tur dunia untuk merayakan anniversary mereka.

Hal yang membuat comeback ini semakin spesial adalah skala turnya. BIGBANG dijadwalkan membuka BIGBANG 2026 WORLD TOUR di Goyang pada 21–23 Agustus 2026.

Menurut YG Entertainment, tour tersebut mencakup 18 kota dan 31 pertunjukan, menjadikannya salah satu proyek terbesar BIGBANG dalam beberapa tahun terakhir.

Tiket konser Goyang bahkan mendapatkan respons luar biasa. Coupang Play melaporkan lebih dari 210 ribu orang berada dalam antrean saat penjualan tiket, hingga akhirnya pertunjukan yang tersedia dinyatakan sold out dan kembali membuka tiket tambahan untuk 3 hari konser.

Baca juga: G-Dragon Resmi Ditunjuk Sebagai Duta Kehormatan Komite Warisan Dunia UNESCO

Perayaan 20 Tahun BIGBANG Dibuat Besar-Besaran

Photo: x.com/@jikimmi18


Comeback BIGBANG di 20th Anniversary kali ini benar-benar disambut meriah oleh berbagai pihak. Momen perayaan tersebut bakal dilangsungkan dengan beberapa agenda, salah satunya world tour.

Tak hanya itu, di Korea Selatan, perayaan 20 tahun BIGBANG dibuat seperti festival budaya pop. Salah satu lokasi yang paling mencuri perhatian adalah kawasan Jamsil dan Seokchon Lake.

Mulai 14 hingga 23 Agustus 2026, area tersebut dihiasi dengan berbagai konten bertema BIGBANG. Salah satu yang paling mencolok adalah instalasi Bang Bong Crown setinggi sekitar 5 meter yang terinspirasi dari lightstick ikonik BIGBANG.

Pencahayaan di sekitar Seokchon Lake juga dibuat bernuansa kuning, warna ini sangat identik dengan BIGBANG dan fandom V.I.P. Bahkan pada 19 Agustus, pukul 20.19 KST  sengaja dipilih untuk memperingati tanggal debut BIGBANG, 19 Agustus 2006.

Jadi, kalau ada istilah “yellow wave” yang ramai digunakan fans, visual tersebut memang sangat menggambarkan bagaimana kawasan Jamsil dibuat bernuansa kuning untuk anniversary BIGBANG. Pengunjung bisa menikmati lampion Bang Bong di sepanjang jalan tersebut.

Kemeriahan berlanjut ke Lotte World Mall dan kawasan Lotte Jamsil. Ada berbagai konten anniversary yang disiapkan, termasuk relay bakery pop-up dengan produk bertema BIGBANG, merchandise khusus, hingga instalasi media art. Sekitar 40 restoran di Lotte World Mall juga ikut menyediakan napkin khusus bertema anniversary BIGBANG ke-20.

Di Jamsil Avenuel, penggemar juga dapat menikmati “the COSMOS”, sebuah immersive media art exhibition yang membawa perjalanan 20 tahun BIGBANG ke dalam bentuk visual dan teknologi media.

Buat V.I.P, ini jelas bukan sekadar pameran. Rasanya seperti diajak flashback ke berbagai era BIGBANG dalam satu tempat. Berbagai acara tersebut seakan menjadi penghormatan bagi perjalanan dua dekade BIGBANG sebagai salah satu grup K-Pop paling berpengaruh di dunia.

BIGBANG UNIVERSE Hadir di Hangang Park

Perayaan BIGBANG juga dibawa ke Hangang Park melalui “BIGBANG UNIVERSE”. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 19 Agustus 2026 di Mulbit Stage, Yeouido Hangang Park, tepat dua hari sebelum konser anniversary mereka di Goyang.

Acara tersebut digelar gratis untuk penggemar dan menghadirkan berbagai program, termasuk DJ performance yang mengaransemen ulang lagu-lagu BIGBANG, media art, pertunjukan drone berskala besar, hingga fireworks. Di tanggal yang sama, digital single bertajuk “BiiiG” dirilis untuk menandai comeback sang legenda K-pop tersebut.

Konsepnya pun terasa seperti perjalanan menembus “universe” BIGBANG. Bukan cuma konser, tetapi perayaan perjalanan dua dekade yang melibatkan musik, visual, fandom, dan kota Seoul sekaligus. Moment ini juga dilangsungkan secara live streaming dengan tajuk Coupang Play x BIGBANG 20th Anniversary x Han River Collaboration.

Tak Lekang oleh Waktu, BIGBANG Tetap Sang “The King of K-Pop”

Photo: Instagram.com/bigbang_2xx6


20 tahun tentu saja bukan Waktu yang sebentar bagi grup musik untuk berkarya. Namun, BIGBANG seakan terus mempertahankan eksistensinya sebagai The King of K-Pop.


Dengan berbagai sambutan perayaan 20th Anniversary, hingga hadirnya Kembali lagu-lagu lama kepada generasi yang mungkin bahkan belum mengenal K-Pop ketika BIGBANG pertama kali debut.


Perjalanan BIGBANG juga menunjukkan bahwa menjadi legenda bukan berarti harus selalu berada di panggung setiap tahun. Mereka justru membuktikan bahwa musik dan identitas yang kuat bisa bertahan melewati perubahan zaman.


Dari debut pada 2006, era MADE, “Still Life” pada 2022, hingga comeback sebagai trio pada 2026, perjalanan BIGBANG memang penuh lika-liku. Namun, perayaan 20 tahun mereka membuktikan satu hal, BIGBANG masih punya tempat spesial di hati penggemar K-Pop.


Setelah melewati jeda panjang selama satu dekade sejak konser grup terakhir, BIGBANG akhirnya kembali membawa energi yang sama ke panggung besar. Dengan BIGBANG UNIVERSE, Bang Bong Crown di Seokchon Lake, Lotte World Mall yang serba BIGBANG, hingga Coupang Play x BIGBANG, anniversary 20 tahun ini terasa lebih dari sekadar nostalgia.


Ini adalah bukti bahwa ketika sang legenda kembali, satu Korea dan dunia bisa ikut berpesta. “BIGBANG is still alive”.