Buat Oppal Gengs yang suka tanaman, desain ruang hijau, atau sekadar ingin mencari inspirasi gaya hidup yang lebih dekat dengan alam, ada event yang bisa masuk ke daftar agenda akhir pekan. Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2026 resmi dibuka pada Kamis (17/9).
Pameran tanaman hias berskala internasional ini berlangsung hingga 20 September 2026 di Hall 3A, ICE BSD City, Tangerang. Memasuki tahun kelima, FLOII Expo 2026 mengusung tema “United by Nature” yang membawa semangat kolaborasi di industri florikultura sekaligus memperkenalkan tanaman sebagai bagian dari gaya hidup.
FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura
FLOII Expo 2026 mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem tanaman, mulai dari pelaku industri, komunitas, kolektor, breeder, landscape designer, hingga masyarakat umum.
Pameran ini dibuka langsung oleh Kepala Badan Karantina Indonesia H. Abdul Kadir Karding. Sejumlah pejabat, pelaku industri, dan perwakilan asosiasi juga hadir dalam pembukaan FLOII Expo 2026.
Dalam sambutannya, Abdul Kadir mengatakan FLOII 2026 dapat menjadi momentum untuk melihat potensi masa depan industri florikultura Indonesia.
“United by Nature” dinilai menggambarkan pentingnya kolaborasi antara petani dan industri, breeder dan nursery, pelaku usaha dan konsumen, hingga komunitas dan pemerintah.
Menurutnya, sinergi berbagai pihak diperlukan agar industri florikultura Indonesia bisa berkembang menjadi sektor yang memiliki nilai tambah.
Lebih dari 120 Exhibitor dari Berbagai Negara
Bukan cuma menghadirkan tanaman dari dalam negeri, FLOII Expo 2026 juga membawa pemain industri dari sejumlah negara.
Steering Committee FLOII Expo, Rustika Herlambang, menyebut lebih dari 120 exhibitor ikut ambil bagian dalam penyelenggaraan tahun ini. Mereka berasal dari berbagai negara, termasuk Thailand, Taiwan, Cina, hingga Ekuador.
Rustika mengatakan FLOII ingin memperlihatkan bahwa florikultura bukan sekadar tren atau hobi. Dunia tanaman juga menjadi ruang yang mempertemukan komunitas, industri, dan masyarakat melalui kecintaan terhadap alam.
Dengan konsep tersebut, tanaman ditempatkan bukan hanya sebagai koleksi, tetapi juga bagian dari nature lifestyle yang terus berkembang.
Komunitas Tanaman Dorong Industri Makin Profesional
Semangat kolaborasi juga datang dari komunitas dan asosiasi tanaman hias.
Ketua Umum Indonesia Aroid Society (IAS) Anjasmara Prasetya menyebut Indonesia memiliki kekayaan hayati, breeder kreatif, kolektor, serta pelaku usaha tanaman hias yang berpotensi mendukung perkembangan industri.
Ia menilai diperlukan kerja sama yang lebih kuat, termasuk membangun jaringan dan meningkatkan profesionalisme para pelaku industri tanaman hias.
Sementara itu, Wakil Ketua Perhimpunan Florikultura Indonesia (PFI) Friesia Sutjiati Widjaja turut mengapresiasi peran Badan Karantina Indonesia dalam mendukung pertumbuhan bisnis tanaman hias di Indonesia.
Nggak Cuma Lihat Tanaman, Ada Banyak Aktivitas Seru
Buat Gengs yang datang ke FLOII Expo 2026, pengalaman yang ditawarkan nggak berhenti di area pameran tanaman.
Selama empat hari penyelenggaraan, FLOII menghadirkan berbagai program, seperti:
Plant Exhibition
Landscape Showcase
Botanical Art Competition
Plant Contest
Plant Auction
Talkshow
Workshop
Aquascape & Terrarium Competition
Salah satu program yang hadir pada hari pertama adalah Art Plant Music by Onion Jams. Program ini memadukan tanaman dan musik sebagai pengalaman kreatif yang memperlihatkan sisi lain dari dunia florikultura.
Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya FLOII untuk memperkenalkan tanaman sebagai bagian dari seni, kreativitas, dan gaya hidup.
Bahas Impor hingga Peluang Tanaman di Pasar Internasional
Selain program hiburan dan kompetisi, FLOII Expo 2026 juga menghadirkan sesi edukasi seputar industri tanaman.
Salah satunya adalah talkshow mengenai impor tanaman bersama Muh. Luthfi dan A. Hary Prasetyo, Chief Marketing Officer Art Garden Flowers. Sesi ini membahas berbagai ketentuan yang perlu diperhatikan dalam proses impor tanaman.
Ada juga pembahasan mengenai pergerakan tanaman lintas wilayah dan negara bersama Dr. Abdul Rahman dan Dimas Galang Anggoro. Topik yang dibahas antara lain proses karantina tanaman serta ketentuan yang perlu dipenuhi dalam perdagangan tanaman.
Sementara itu, perkembangan tanaman air juga menjadi salah satu topik yang dibahas. Dalam sesi bersama Hadi Sulsilo, pengunjung bisa mendapatkan wawasan mengenai breeding tanaman Echinodorus serta potensi pengembangan tanaman air untuk pasar internasional.
Didukung Pemerintah dan Sejumlah Mitra Industri
Penyelenggaraan FLOII Expo 2026 mendapat dukungan dari Badan Karantina Indonesia dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Sejumlah perusahaan juga ikut mendukung acara ini, di antaranya Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai Official Bank Partner, Pupuk Indonesia, PT PLN (Persero), Pertamina International EP, serta Kebun Raya.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengembangkan ekosistem florikultura Indonesia dan memperluas potensinya ke pasar global.
Harga Tiket FLOII Expo 2026
Buat Gengs yang tertarik datang, tiket FLOII Expo 2026 tersedia dalam beberapa pilihan.
Harga tiketnya adalah:
Daily Pass Weekday: Rp35.000
Daily Pass Weekend: Rp50.000
Tiket terusan 4 hari: Rp100.000
FLOII Expo 2026 berlangsung pada 17–20 September 2026 di Hall 3A, ICE BSD City, Tangerang.
Tiket dapat dibeli melalui situs resmi FLOII Expo. Informasi terbaru mengenai acara juga bisa dipantau melalui akun Instagram @floii_expo.
Dengan membawa tema “United by Nature”, FLOII Expo 2026 ingin menunjukkan bahwa dunia tanaman punya ekosistem yang luas. Dari hobi dan komunitas, berkembang menjadi ruang kreativitas, bisnis, edukasi, hingga peluang untuk membawa florikultura Indonesia ke panggung internasional.
Kalau mau, artikel ini juga bisa saya bikin dalam versi lebih “Oppal banget” dengan headline yang lebih catchy, opening yang lebih Gen Z, plus SEO title, meta description, keyword utama, dan beberapa pilihan judul untuk Google Discover.
Bayu Dewantara