Resmi! Zinedine Zidane Ambil Alih Kursi Kepelatihan Timnas Prancis

  • Muhammad Ichsan
  • Zidane resmi diperkenalkan sebagai Pelatih Prancis menggantikan Didier Deschamps

  • Memiliki rekor gemilang sebagai pemain dan menjadi legenda Timnas Prancis

  • Zidane memiliki rekor kepelatihan gemilang bersama Real Madrid pernah menjuarai Liga Champion sebanyak 3 kali

  • Ditargetkan oleh Federasi Sepak Bola Prancis untuk menjuarai Piala Euro dan Piala Dunia 2030

  • Pernah menjadi Pemenang Ballon D’or tahun 1998


Setelah 14 tahun masa kepelatihan Didier Deschamps, tongkat estafet akan dilanjutkan oleh rekan setimnya sendiri saat Prancis berhasil menjadi juara Piala Dunia 1998 yaitu sang legenda, Zinedine Zidane. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) saat konferensi pers sedang berlangsung di markas FFF pada pukul 11.00 waktu setempat.


Deschamps resmi berpisah dengan Les Blues setelah membawa skuad Prancis finish di peringkat empat Piala Dunia 2026. Sayangnya pertemuan terakhir Deschamps harus mengakui keunggulan Timnas Inggris.


Zidane di kontrak oleh PSSI-nya Prancis hingga 2030, dia punya waktu 4 tahun untuk membangun skuad warisan dari Deschamps, dan menghadapi tantangan terdekat yaitu Piala Euro yang akan diselenggarakan di tahun 2028 dan Piala Dunia 2030.


Dia memberikan pengakuannya bahwa dia merasa bangga dapat dipercaya untuk menangani tim Nasional dari negaranya tersebut dan menjadi sebuah kehormatan baginya.


“saya sering mengatakan bahwa tidak ada yang lebih besar daripada Timnas Prancis. Jadi ini adalah kebahagiaan sekaligus kebanggaan besar bagi saya untuk menjadi pelatih tim ini” ujar Zizou.


Baca juga: Profil Adik Lamine Yamal, Keyne yang Viral di Piala Dunia 2026


Pencapaian Gemilang Saat Melatih Real Madrid


Zizou memiliki catatan gemilang dalam karier pelatihannya saat melatih tim raksasa Spanyol, Real Madrid. Selama Periode kepelatihan pada 2014-2021 menukangi skuad Los Blancos, ia berhasil membawa pulang total 11 trofi ke Bernabeu.


Selain itu, dia sukses membawa Real Madrid untuk menjuarai kompetisi paling bergengsi, Liga Champion, sebanyak 3 kali. Dengan pencapaiannya selama melatih, memberikan harapan kepada publik Prancis untuk bisa membawa skuad Mbappe CS terbang tinggi di kancah dunia.


Catatan Impresif Selama Menjadi Pemain


Source: Extratime


Zinedine Zidane memiliki pencapaian karir yang gemilang saat menjadi pemain, baik di Timnas Prancis maupun di klub. Dia mempersembahkan paling tidak dua gelar selama berseragam Les Bleus,  beberapa piala yang dipersembahkan oleh legenda Prancis itu antara lain Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa (Euro) 2000.


Catatan permainan individunya juga sangat mengesankan, total 108 pertandingan bersama Timnas Prancis, Zidane berhasil mencetak 31 gol. Selama Zidane membela Timnas Prancis, berhasil mencatatkan rasio persentase kekalahan terkecil dari Les Bleus, hanya 7,4 persen.


Dia juga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Pemain Terbaik Dunia FiFA (FIFA World Player of the Year) sebanyak tiga kali yang didapatkan pada 1998, 2000, dan 2003. 


Disamping itu, Zidane juga pernah meraih gelar Ballon D’or di tahun 1998 yang menjadi penghargaan bergengsi dan menjadi salah satu pencapaian tertinggi dari seorang pemain profesional. 


Penghargaan tersebut berhasil dia dapatkan karena telah membawa Tim Nasional Prancis menjuarai ajang Piala Dunia 1998. Karena itu sosok zizou sangat melegenda di dunia persepakbolaan Prancis.


Gelar Ballon D’or dimenangkan saat masih berseragam Bianconeri(Juventus). Selama kiprahnya bersama Juventus, dia telah meraih 2 gelar Liga Italia/Serie A, 1 Gelar Piala Super Italia, 1 gelar Piala Interkontinental, dan 2 kali Runner-up Liga Champions.


Tidak lama setelah itu dia pindah ke Real Madrid dan berhasil memenangkan gelar La liga di Tahun 2003 dan akhirnya pensiun di 2006.


Zidane juga menjadi salah satu sosok yang mempopulerkan teknik tendangan Panenka, dipraktekan saat melawan Italia dimana gawang tersebut dijaga oleh Gianluigi Buffon. Zizou berhasil mengeksekusi penalti dengan gaya yang ikonik dan menciptakannya menjadi gol. 


Apakah Zidane bisa meraih kesuksesannya kembali yang pernah ia raih bersama timnas Prancis saat masih menjadi pemain? Patut untuk ditunggu seperti apa strategi yang nantinya akan diterapkan.


Kontraknya yang sampai 2030 menandakan bahwa target utama Prancis adalah menjadi Juara Piala Dunia, ini akan menjadi tantangan yang berat bagi legenda Prancis tersebut.