ROSÉ BLACKPINK comeback lewat single “new trick” pada 17 September 2026. Di lagu terbarunya kali ini, ia menghadirkan warna musik yang terasa berbeda dari album rosie.
Kali ini, penyanyi kelahiran New Zealand tersebut membawa nuansa alt-pop dan pop-rock yang cerah, lengkap dengan energi punk-rock awal 2000an yang playful. Bukan cuma lagunya yang menarik perhatian, visual ROSÉ dalam music video juga sukses membawa nuansa nostalgia era 2000-an dengan gaya yang youthful dan penuh warna.
“new trick” menjadi rilisan solo terbaru ROSÉ setelah sebelumnya sukses lewat album rosie dan sederet proyek kolaborasi. Menariknya, lagu ini juga menjadi pembuka babak baru dalam perjalanan musik solonya karena ROSÉ sedang mempersiapkan karya-karya berikutnya untuk era musik selanjutnya.
Lantas, apa saja yang membuat “new trick” menarik untuk dibahas? Yuk, intip fakta dan daya tarik single terbaru ROSÉ berikut!
Nostalgia Pop-Rock 2000-an Bikin “new trick” Lebih Fresh
Photo: Instagram.com/roses_are_rosie
Begitu mendengar “new trick”, pendengar bisa langsung menangkap perubahan warna musik ROSÉ. Kalau rosie banyak menghadirkan lagu-lagu dengan nuansa personal danemosional, single terbaru ini terasa jauh lebih ringan.
Suara gitar elektrik yang terdengar lebih “raw”, tempo yang upbeat, serta energi pop-rock yang mengingatkan pada lagu-lagu era awal 2000-an. Melansir Vogue, ROSÉ mengatakan lagu tersebut mengingatkannya pada lagu-lagu pop-rock yang pernah menjadi soundtrack iklan Apple pada era 2000-an.
"new trick" hadir sebagai lagu yang terdengar nostalgik, tetapi tetap terasa modern. Buat yang suka estetika Y2K atau musik pop-rock awal 2000-an, lagu ini bisa menjadi salah satu yang langsung terasa familiar sejak pertama didengar.
ROSÉ Tampil Playful dan Beda dari Era rosie
Bukan hanya musiknya yang menarik, penampilan ROSÉ dalam “new trick” juga terasa lebih playful. Salah satu visual yang cukup mencuri perhatian adalah styling bernuansa seragam sekolah, mobil merah bergaya vintage, hingga adegan bersama band yang membuat keseluruhan video terasa seperti film coming of age era 2000-an.
Konsep tersebut terasa berbeda dari image ROSÉ dalam beberapa proyek sebelumnya yang lebih sering menonjolkan sisi elegan, sentimental, atau emosional. Kali ini, ia seperti kembali menjadi sosok perempuan muda yang bebas berekspresi, menikmati musik, bersenang-senang, dan tidak terlalu memikirkan bagaimana dirinya harus terlihat sempurna.
Penampilan dengan nuansa playful namun terkesan vintage tersebut yang membuat “new trick” terasa semakin hidup.
Baca juga: Perjalanan Karier BIGBANG "The King of Kpop", Grup Legendaris yang Kembali Setelah 10 Tahun Hiatus
“new trick” Lahir Ketika ROSÉ Tak Ingin Menulis Lagu Sedih
Ada cerita menarik di balik proses pembuatan single ini. Menurut ROSÉ kepada, “new trick” ditulis pada awal tahun 2026. Ini sekitar dua hari setelah dirinya menghadiri Met Gala di New York.
Saat itu, ROSÉ mengatakan kepada kolaboratornya, Amy Allen, dirinya mulai merasa tidak lagi bisa terlalu relate dengan lagu-lagu sedih. Padahal, lagu nuansa ini banyak muncul dalam album rosie.
Sebelumnya, di album debut solonya, ROSÉ memang banyak mengeksplorasi perasaan, hubungan, kesepian, dan pengalaman emosional. Namun, ketika membuat “new trick”, ia seakan ingin membawa energi yang berbeda.
ROSÉ bahkan menggambarkan lagu tersebut sebagai salah satu karya paling “cute” yang pernah dibuatnya bersama Amy Allen. Dari sinilah karakter “new trick” terasa semakin jelas, bukan lagi larut dalam kesedihan, tetapi mencoba melihat pengalaman pahit dengan perspektif yang lebih ringan.
“new trick” Ceritakan Bangkit dari Heartbreak
Photo: Instagram.com/roses_are_rosie
Meski musiknya terdengar ceria, “new trick” tetap punya akar emosional. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang berusaha bangkit setelah mengalami patah hati.
Namun, dibandingkan terus meratapi hubungan yang berakhir, ROSÉ seakan ingin menggambarkan karakter dalam lagu untuk memilih menemukan cara baru menghadapi rasa sakit tersebut. Inilah yang menjadi makna di balik judul “new trick”.
Alih-alih mengulang pola lama ketika menghadapi heartbreak dalam sebuah hubungan, seseorang mencoba menemukan trik baru untuk melewati semuanya. Lewat lagu ini, juga diceritakan bagaimana cara agar pendengarnya bisa menghadapi luka dan kesulitan yang muncul karena cinta, kemudian menemukan cara sendiri untuk terus bergerak maju.
Jadi, meskipun beat-nya terdengar fun, pesan yang dibawa sebenarnya cukup relatable banget lho! Ada fase ketika seseorang memang harus berhenti melihat masa lalu dan mulai belajar menghadapi hidup dengan cara yang berbeda.
Kolaborasi Lagi dengan Amy Allen
Penggemar yang mengikuti perjalanan musik ROSÉ mungkin sudah tidak asing dengan nama Amy Allen. Salah satu songwriter yang sebelumnya bekerja bersama ROSÉ dalam “APT.” bersama Bruno Mars.
Kali ini, keduanya kembali berkolaborasi untuk “new trick”, bersama produser Andrew Wells. Kolaborasi ini membuat “new trick” terasa seperti kelanjutan dari chemistry kreatif yang sudah terbentuk sebelumnya.
Namun, kali ini mereka membawa pendekatan yang berbeda. Kalau “APT.” memiliki karakter pop yang sangat catchy dan playful, “new trick” bergerak ke arah pop-rock dengan sentuhan garage-punk dan nostalgia musik 2000-an.
Dilansir dari Yonhap, The Black Label, agensi yang kini menaungi ROSÉ menggambarkan lagu ini sebagai garage-punk.
Baca juga: Lisa BLACKPINK Cetak Sejarah di MTV VMAs 2026, Jadi Solois K-Pop Pertama yang Raih Best Pop
Music Video “new trick” Direkam Pakai iPhone 18 Pro
Photo: Instagram.com/roses_are_rosie
Fakta lain yang membuat comeback ROSÉ kali ini menarik adalah proses produksi music videonya nih! Ya, “new trick” merupakan bagian dari kampanye Shot on iPhone milik Apple. Seluruh music video dibuat menggunakan iPhone 18 Pro dan disutradarai oleh Dave Meyers.
Nama sang sutradara sendiri sudah tidak asing di dunia music video. Sebelumnya, ia pernah menggarap sejumlah video musik untuk artis besar, termasuk Taylor Swift, Kendrick Lamar, Ariana Grande.
Menariknya, Dave Meyers juga merupakan sutradara di balik music video “JUMP” milik BLACKPINK. Kolaborasi ini membuat “new trick” bukan cuma menjadi rilisan musik, tetapi juga sebuah proyek visual dengan konsep yang cukup kuat.
Solo Pertama ROSÉ di 2026
“new trick” juga punya posisi spesial karena menjadi musik solo terbaru ROSÉ sekaligus rilisan pertamanya pada 2026.
Sebelumnya, ROSÉ merilis album solo debut rosie pada Desember 2024. Setelah itu, ia tetap aktif lewat berbagai proyek, termasuk “Messy” untuk film F1 dan kolaborasi “On My Mind” bersama Alex Warren.
ROSÉ mengaku dalam pengerjaan musik barunya kali ini, ia ingin menemukan keseimbangan antara dunia musik yang ingin diciptakan dengan perkembangan dirinya sebagai musisi. Ia juga menyebut bakal ada era musik baru yang ingin diperkenalkan pada 2027 mendatang lho!.
Karena itu, kemunculan “new trick” cukup dinantikan penggemar yang sudah penasaran dengan arah musiknya kedepan. Artinya, lagu ini bisa saja menjadi gambaran awal tentang arah yang sedang dieksplorasi ROSÉ.
Visual Y2K, Musik Pop-Rock, dan Sisi ROSÉ yang Lebih Bebas
Kalau diperhatikan, hampir semua elemen “new trick” memang dirancang untuk memberikan kesan fun. Mulai dari gitar yang lebih agresif, tempo yang cepat, visual warna-warni, styling bernuansa Y2K, hingga adegan ROSÉ tampil bersama band.
Semuanya terasa seperti membawa penonton kembali ke era ketika pop-rock dan teen movie menjadi bagian besar dari budaya pop. Namun, ROSÉ tidak sekadar meniru estetika tersebut.
ROSÉ mengambil elemen nostalgia itu dan menggabungkannya dengan karakter musiknya sendiri. Hasilnya, lagunya tetap terdengar seperti gaya dirinya, tetapi memperlihatkan sisi yang lebih ringan dan playful.
Bahkan, visualnya terasa seperti pernyataan ia tidak ingin terus-terusan berada dalam satu warna musik saja.
Baca juga: BLACKPINK In Your Area, Queens of Kpop Umumkan Akan Comeback Lewat Mini Album di 27 Februari 2026
“new trick” Jadi Awal Era Baru ROSÉ?
Photo: Instagram.com/roses_are_rosie
Ada alasan kenapa comeback kali ini terasa lebih dari sekadar single baru. Setelah rosie memperkenalkan sisi personal ROSÉ kepada publik, “new trick” justru memperlihatkan perubahan mood yang cukup signifikan.
Dari lagu-lagu yang banyak mengeksplorasi patah hati, kini ia terdengar seperti seseorang yang sudah melewati fase tersebut dan siap bersenang-senang lagi.
Ditambah lagi, ROSÉ sudah memberi sinyal jika ia sedang mempersiapkan musik baru untuk perjalanan berikutnya. Karena itu, “new trick” menarik untuk dilihat sebagai salah satu petunjuk mengenai arah musiknya ke depan.
Pada akhirnya, ROSÉ BLACKPINK comeback lewat “new trick” bukan hanya soal merilis lagu pop-rock baru semata ya!
Arifina Cahyanti Firdausi