Setelah 40 Ditutup, Masjid Al-Aqsa Dibuka Kembali dan Dipadati Jemaah Palestina

  • Bayu Dewantara

Setelah penantian panjang selama kurang lebih 40 hari, akhirnya Masjid Al-Aqsa dibuka kembali untuk para jemaah. Kabar ini langsung disambut dengan rasa syukur oleh warga Palestina yang sudah merindukan momen beribadah di dalam kompleks masjid bersejarah tersebut.

Sejak subuh hari pertama pembukaan pada Kamis (9/4/2026), ribuan warga dilaporkan langsung berbondong-bondong memadati area masjid untuk melaksanakan salat berjemaah. Penutupan akses selama 40 hari sebelumnya memang sempat membuat suasana di area Kota Tua Yerusalem terasa sangat sunyi dan tegang karena penjagaan yang ekstra ketat.

https://x.com/QudsNen/status/2042505420200137014?s=20

Kerinduan yang Terbayar di Salat Subuh Berjemaah

Momen Masjid Al-Aqsa dibuka kembali ini jadi bukti betapa kuatnya ikatan warga Palestina dengan situs suci mereka. Meski akses sempat sangat terbatas, antusiasme warga untuk kembali mengisi saf-saf salat nggak surut sedikit pun. Para jemaah, mulai dari orang tua hingga anak muda, terlihat memenuhi pelataran masjid dengan penuh khidmat.

Suasana salat subuh berjemaah yang biasanya tenang, kali ini terasa sangat emosional. Banyak warga yang melakukan sujud syukur sesaat setelah berhasil melewati gerbang masjid. 

Tetap Waspada di Tengah Situasi yang Dinamis

Meskipun akses sudah mulai dibuka, situasi di sekitar area masjid dilaporkan masih cukup kondusif. Pembukaan ini memberikan harapan baru bagi dunia internasional agar perdamaian dan kebebasan beribadah di situs-situs suci tetap terjaga tanpa adanya intervensi atau pembatasan yang berlebihan di masa mendatang.

Buat Oppal Gengs, berita ini tentu jadi pengingat untuk kita supaya selalu menghargai kebebasan yang kita punya sekarang. Semoga kedamaian di sana bisa terus terjaga dan nggak ada lagi penutupan-penutupan akses di masa depan...