Siapa Mitch Baker? Top Skor FIFA ASEAN Cup, Striker Masa Depan Timnas Indonesia

  • Muhammad Arsyad

Timnas Indonesia senior akhirnya menjuarai sepak bola Asia Tenggara. Kali ini bukan Piala AFF, tapi FIFA ASEAN Cup yang notabene merupakan turnamen yang baru dibikin FIFA. Anyway, prestasi kita sebenarnya nggak cuma juara, tapi salah satu pemain Timnas Indonesia juga menoreh prestasi di ajang ini.


Dialah Mitchell Baker atau nama lengkapnya Mitchell Lee Baker. Penyerang 19 tahun itu berhasil menjadi top skor di ajang FIFA ASEAN Cup. Bagaimana ia melakukannya? Dan siapa sebenarnya Mitch Baker? Apakah ia bisa menjadi striker yang kelak bisa diandalkan Timnas Indonesia?


Top Skor FIFA ASEAN Cup




Mitch Baker telah mencatatkan lima gol di sepanjang turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Jumlah itu menobatkannya sebagai top skor turnamen ini. Ia mengalahkan para pemain yang lebih tua seperti Bergson dari Malaysia (4 gol) dan Bjorn Martin Kristensen dari Filipina (3 gol).


Baker memang tak mencetak gol di partai final. Tapi hebatnya, seluruh gol itu ia ciptakan hanya dari satu pertandingan saja, yakni kala menggilas Bangladesh 9-2. Gol-golnya itu, terutama di menit-menit akhir juga krusial karena membantu Indonesia lolos ke final, setelah drama kejar-kejaran gol dengan Malaysia.


Bukan kali ini saja Mitchell Baker tampil luar biasa. Sebelum ini, tepatnya di Piala AFF 2026 lalu, anak muda yang belum genap 20 tahun ini juga sudah memborong empat gol. Namanya sejajar dengan bintang-bintang Asia Tenggara lain, seperti Win Naing Tun dan Teerasak Poephimai. Nah, sebetulnya siapa sih Mitchell Lee Baker?


Baca juga: Timnas Indonesia Juara! Intip Profil John Herdman, Sosok di Balik Era Baru Garuda


Siapa Mitch Baker?




Mitchell Lee Baker sejatinya bukan pemain yang lahir di Indonesia. Ia lahir di Melbourne, Australia pada 11 Desember 2006. Baker besar di Hong Kong. Tapi dia punya darah Indonesia dari ibunya, Han Koen Li yang lahir di Yogyakarta, dan neneknya, Li Nio The Lie yang lahir di Semarang.


PSSI menemukannya jelang Piala AFF 2026 silam. Keinginan kuat untuk bermain di level tim nasional sesegera mungkin mendorongnya menerima tawaran PSSI untuk membela Timnas Indonesia.


Alhasil, proses naturalisasinya pun dikebut. Baker resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 13 Juli 2026. Sumpah WNI-nya dilakukan pada tanggal itu, tapi Komisi X dan Komisi XIII DPR RI telah lebih dulu menyetujui proses naturalisasinya pada 17 Juni 2026.


Karena sudah dinaturalisasi, Baker pun akhirnya bisa membela Timnas Garuda. Pada 27 Juli 2026, Baker menjalani debut sebagai pemain Timnas Indonesia waktu menghadapi Kamboja di Piala AFF atau ASEAN Championship. Fyi aja, Piala AFF berbeda dengan FIFA ASEAN Cup. Jika yang kedua digelar oleh FIFA, Piala AFF atau ASEAN Championship digelar oleh AFF.


Main di Klub Mana?


Dia main di klub mana? Saat ini sih, Baker membela Vermont Green. Klub ini berlaga di USL League Two di Amerika Serikat. Kompetisi seperti apa USL League Two? Jadi ini adalah liga olahraga semi-profesional di Amerika Serikat. Bukan liga profesional. Kalau liga profesional di AS sendiri namanya Major League Soccer atau MLS.


Nah, sebelum membela Vermont Green, Baker bermain sepak bola di tingkat perguruan tinggi bersama klub Georgetown Hoyas di kampusnya, Georgetown University. Di sini Baker berhasil mencetak 14 gol dan tiga assist dalam 21 pertandingan pada 2025. Total selama membela Georgetown Hoyas, Baker mencetak 18 gol dari 42 pertandingan.


Menariknya, Georgetown University memang dikenal sebagai kampus yang mencetak banyak atlet, pelatih, hingga staf yang unggul di bidang olahraga. Jadi tak salah lah ya, jika Mitch Baker ini jago dalam sepak bola, hingga direkrut klub semi-profesional, Vermont Green.


Baca juga: 35 Tahun Penantian, Akhirnya Timnas Indonesia Angkat Piala!


Kuliah Finance




Yang menarik lagi dari Mitch Baker adalah pendidikannya. Ia memang lahir di Melbourne, tapi saat baru berusia satu tahun, pindah ke Hong Kong. Selama 10 tahun tinggal di Hong Kong dan mengenal dunia olahraga, termasuk sepak bola, Baker kembali ke Australia. Namun, di usia sekitar 15 tahun, Baker pindah lagi. Kali ini ke Amerika Serikat.


Di sana ia bergabung dengan akademi Black Rock FC di Nashua, New Hampshire, sebelum kemudian melanjutkan sekolah menengah di Northwood School, New York. Usai lulus dari sana, Baker melanjutkan kuliah di Georgetown University di Washington D.C. Amerika Serikat.


Kamu tahu? Kampusnya ini berada di posisi 52 terbaik di Amerika Serikat. Unggul dari University of California. Sementara di dunia, Georgetown University ada di peringkat 196 dunia. Coba tebak apa jurusan yang diambil Mitch Baker!


Baca juga: Dari Luka Lama Alfred Riedl, Garuda Akhirnya Terbang Tinggi Bersama John Herdman


Olahraga? Tidak. Justru pemuda 19 tahun ini mengambil jurusan finance alias keuangan. Jadi, selain cakap dalam urusan sepak bola, Mitchell Lee Baker kelak akan jadi seorang sarjana di bidang keuangan. Sesuatu yang tentu saja membanggakan bagi Indonesia.


Well, keberadaan Mitchell Lee Baker di Timnas Indonesia senior yang bukan cuma pelengkap, tapi pemain kunci di lini depan menerbitkan harapan bagi penggemar timnas. Betapa tidak? Ia rutin mencetak gol. Sudah lama sekali Timnas Indonesia tak punya penyerang segacor dirinya.


Kalau kemampuannya terus diasah, instingnya dalam mencetak gol terus diperbaiki, bisa jadi Mitch Baker akan menyamai level Boaz Solossa. Ah, tidak, sangat mungkin bahkan melampauinya. Semangat terus, Mitch!