Namanya Shakira Jasmine. Panggilannya Kira. Teman-teman sekolahnya pernah memanggilnya Bokir, asal-usulnya tak jelas, tapi bunyinya sudah cukup untuk diingat. Dan sekarang, nama itu ada di 36 playlist Spotify dari berbagai penjuru dunia.
Shakira Ngaku Sering ke Warnet
Cimahi, awal 2000-an. Warnet-warnet masih ramai. Anak-anak berdesakan di bilik sempit dengan monitor cembung, menghabiskan uang jajan untuk satu atau dua jam main game online. Di antara mereka ada seorang anak perempuan, yang belakangan diketahui, juga rajin pulang bawa rapor dengan nilai terbaik di kelas.
Dua hal itu tidak pernah terasa bertentangan baginya. Pagi sekolah, dapat ranking. Sore warnet, main Dota. Malam, balik lagi. "Dari pagi sampe pagi lagi gue balik lagi," kata Kira, dengan nada yang sama sekali tidak terdengar seperti pengakuan dosa.
Yang lebih mengejutkan adalah di tengah-tengah fase itu, dia memutuskan untuk merakit PC sendiri. Atau lebih tepatnya menentukan spesifikasinya, lalu meminta orang yang merakit.
"RAMnya segini, ini segini," ucap dia, seperti sedang menceritakan hal yang sangat lumrah untuk anak SMP.
Dengan pengalamannya menjadi anak warnet, Kira pun menceritakan bawa dirinya senang bermain game, di antaranya Red Alert 2, StarCraft, Warcraft, Dota, hingga Point Blank.
"Gue ditelepon sama temen gue 'Kir, dimana?' 'Di warnet.' Demi Allah gak bohong. Sekarang udah jarang sih warnet, tapi seru banget,” tutur dia.
Tonton juga: Body Goals Ala Shakira Jasmine | OG Podcazt
Dari Warnet ke Musisi
Di warnet yang sama tempat ia bermain game, musik juga mengalir. Dari speaker komputer yang setengah rusak, lagu-lagu rock bergantian dengan lagu pop. Di situlah dia pertama kali jatuh cinta pada Paramore, Avril Lavigne, Green Day, band-band yang waktu itu ditempel posternya di kamar oleh jutaan remaja Asia.
Bedanya, Kira tidak berhenti di poster. Dia ngeband. Bersama teman-teman SMP, dia memainkan lagu-lagu Paramore. Tidak ada rekaman resmi dari era itu yang beredar. Tidak ada nama band yang diingat publik, tapi fase itulah yang menanam sesuatu yang bertahan jauh lebih lama dari apapun.
"Dulu di warnet tuh suka banyak lagu, ada rocknya juga. Jadi gue suka banget dengerin dari semua genre. Kalo jaman itu ada Avril Lavigne, Paramore juga. Gue sempet ngeband-ngeband tuh sama anak-anak SMP, lagunya Paramore,” terang Kira.
Kini, fase itu menemukan rumahnya album Kira delapan lagu Alternative Pop Rock yang seluruhnya ditulis, diarahkan vokalnya, dan dikerjakan sendiri olehnya adalah bukti bahwa anak band yang tidak pernah terkenal itu ternyata sedang menyimpan bahan bakar untuk sesuatu yang lebih besar.
Penasaran dengan pembahasan lengkap dan cerita selengkapnya? Saksikan langsung videonya di YouTube Oppal ya. Dan jangan lupa subscribe, nyalakan notifikasi, serta bagikan ke teman-teman kamu agar tidak ketinggalan informasi dari jagat entertainment lainnya.
Saifan Zaking