Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026 dengan Skor 1-0

  • Bayu Dewantara

Hasil Babak Pertama Final Piala Dunia 2026, Spanyol Dominan, Argentina Bertahan!

Ketegangan di Stadion MetLife benar-benar pecah malam ini, Gengs! Laga puncak yang paling dinanti sejagat raya antara Spanyol dan Argentina dalam Final Piala Dunia 2026 akhirnya bergulir. Sepanjang 45 menit pertama, tensi pertandingan langsung meroket tajam. Sayangnya, meski jual beli serangan terjadi dengan begitu intens, papan skor masih belum berubah dan kedua tim harus puas bermain imbang tanpa gol alias 0-0 di babak pertama.


Sejak peluit pertama dibunyikan, skuad La Roja langsung tancap gas dan mengambil alih kendali permainan. Tim asuhan Luis de la Fuente ini benar-benar mendominasi penguasaan bola dan membuat lini pertahanan Argentina harus bekerja ekstra keras. Baru berjalan lima menit, wonderkid Spanyol Lamine Yamal langsung tebar ancaman setelah berhasil lolos dari kawalan ketat bek Argentina. Beruntung bagi Albiceleste, tembakan kaki kiri melengkung dari Yamal masih bisa digagalkan oleh kesigapan sang kiper, Emiliano Martinez.

Memasuki pertengahan babak pertama, Spanyol sama sekali tidak menurunkan tempo tekanan mereka. Aliran bola pendek dari kaki ke kaki khas mereka sukses mengurung para pemain Argentina. Di sisi lain, Lionel Messi dan kawan-kawan terlihat cukup kesulitan untuk mengembangkan skema permainan terbaik mereka. Setiap kali skuad Argentina mencoba membangun serangan dari bawah, lini tengah Spanyol yang tampil sangat disiplin dan solid selalu berhasil memutus aliran bola tersebut dengan cepat.

Mendekati akhir babak pertama, tekanan dari kubu Spanyol justru semakin bertubi-tubi. Pada menit ke-39, Mikel Oyarzabal sempat melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang cukup mengejutkan. Namun lagi-lagi, Emiliano Martinez tampil sebagai pahlawan di bawah mistar gawang Argentina dengan penyelamatan gemilangnya. Tak berselang lama, giliran bek kiri Marc Cucurella yang mencoba peruntungan lewat tendangan jarak jauhnya, meski bolanya masih melenceng tipis di sisi kiri gawang.

Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, pertahanan kokoh Argentina yang dikomandoi Emi Martinez sukses menjaga gawang mereka tetap perawan dari gempuran dominan Spanyol. Babak pertama resmi berakhir dengan skor kacamata. Buat Oppal Gengs yang lagi nonton bareng, pastinya makin penasaran dong dengan strategi apa yang bakal dipakai kedua tim di babak kedua nanti? Kita tunggu saja kejutan berikutnya setelah jeda ini!

Babak Kedua Final Piala Dunia 2026: Perang Strategi yang Kian Memanas!

Memasuki babak kedua, ketegangan di Stadion MetLife justru semakin menjadi-jadi, Gengs! Demi memecah kebuntuan dari babak pertama, kedua pelatih langsung putar otak dan mulai melakukan perombakan strategi. Laga baru berjalan di menit ke-58, juru taktik Argentina, Lionel Scaloni, secara mengejutkan menarik keluar Gonzalo Montiel dan memasukkan Nahuel Molina di posisi bek kanan untuk mempersegar lini pertahanan, meski Montiel tidak terlihat mengalami cedera.

Tak mau kalah start, pelatih Spanyol Luis de la Fuente langsung merespons empat menit kemudian dengan melakukan dobel pergantian sekaligus di menit ke-62. Fabian Ruiz dan Mikel Oyarzabal ditarik keluar untuk memberikan jalan bagi Pedri dan Ferran Torres. Masuknya Pedri diharapkan mampu menyuntikkan kreativitas baru di lini tengah La Roja, sementara Ferran Torres diplot untuk menjadi ujung tombak baru yang lebih mengancam pertahanan lawan.

Sebelum pergantian massal ini terjadi, Spanyol sebenarnya sempat nyaris membuka keunggulan di menit ke-55 melalui kerja sama apik antara Oyarzabal dan Fabian Ruiz di dalam kotak penalti. Sayang, umpan krusial terakhir mereka masih bisa dibaca dan dipotong oleh kokohnya barisan belakang Argentina sebelum berubah menjadi gol.

Di sisi lain, La Albiceleste tampaknya masih harus berjuang ekstra keras untuk keluar dari tekanan. Hingga laga berjalan satu jam, Lionel Messi cs masih kesulitan menciptakan peluang bersih yang benar-benar membahayakan gawang Unai Simon. Frustrasi akibat terus ditekan, Leandro Paredes bahkan harus diganjar kartu kuning di menit ke-60 setelah melanggar Pedro Porro tepat 25 meter di depan kotak penalti Argentina. Spanyol sempat mendapatkan hadiah tendangan bebas, namun eksekusi dari Lamine Yamal masih membentur pagar hidup.

Hingga pertengahan babak kedua ini, skor kacamata alias 0-0 masih bertahan kuat. Namun, pada babak extra time, Spanyol berhasil mencetak goal lewat Ferran Torres di menit 106'!