Dua pembalap asal Indonesia sama-sama berhasil menuntaskan home race mereka di sirkuit kandang, Mandalika, yang digelar pada Minggu (11/10/2026). Veda Ega Pratama yang berada di Moto3 finis di posisi keenam dan naik ke peringkat ketujuh klasemen. Sementara itu, di kelas Moto2, Mario Suryo Aji finis ke-20 di Moto2 dan belum bisa menambah poin.
Source: Bsinews
Veda Ega: Start Ketujuh, Finis Keenam
Veda memulai balapan di posisi ketujuh, yakni di barisan ketiga, dan berhasil finis di posisi keenam Honda Team Asia. Ia terpaut 12,017 detik dari pemenang seri Mandalika kali ini, Maximo Quiles, yang mencatat waktu 32 menit 36,821 detik. Veda finis tepat di belakang Rico Salmela di posisi kelima.
Jalannya balapan ini cukup sengit. Veda sempat melesat hingga posisi kedua klasemen pada lap kedua. Di lap ketiga, ia turun ke posisi keempat setelah disalip oleh Álvaro Carpe, lalu ia perlahan harus merosot hingga posisi kedelapan di sekitar lap ke-11. Setelah itu, ia sempat mengalami duel ketat dalam perebutan posisi kelima dan di lap terakhir akhirnya berhasil mengamankan posisi keenam.
Klasemen Moto3: Naik ke Peringkat Tujuh
Dengan hasil ini, Veda mendapatkan tambahan 10 poin, sehingga memiliki total 115 poin dan naik ke peringkat ketujuh klasemen. Ia melewati Hakim Danish dan Matteo Bertelle, yang masing-masing mengumpulkan sekitar 107-109 poin. Di atasnya berada Valentin Perrone yang bertengger di peringkat enam berjarak delapan poin, dengan total 123 poin. Veda juga mencatat hasil lebih baik dari posisi start dan finis di zona poin.
Baca juga: Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026, Marquez Akhirnya Putus Kutukan Finis di Lombok
Mario Aji: Balapan Diwarnai Red Flag dan Penalti
Di kelas Moto2, Mario hanya mampu berada di posisi ke-20 dengan selisih 27,934 detik dengan juara balapan di seri MandalikaGP, Izan Guevara. Ia lolos kualifikasi di posisi ke-23 setelah mencatat waktu 1 menit 32,922 detik di Q1, tetapi perubahan susunan grid membuatnya start dari posisi ke-21. Pada seri ini, Mario menargetkan untuk mendapatkan poin, namun usahanya belum bisa menembus 15 besar. Rekan setimnya, Taiyo Furusato, justru mencetak poin dengan finis ke-14.
Balapan Moto2 berjalan dengan banyak insiden yang terjadi. Race ini bahkan sempat dihentikan dan harus mengibarkan bendera merah akibat kecelakaan yang terjadi pada lap pertama, lalu diulang. Mario juga menjalani long lap penalty. Beberapa media mencatatnya finis ke-19 di garis finis, tetapi hasil resmi yang dicatatkan menempatkannya di posisi ke-20. Di depan, Guevara akhirnya menang setelah Alex Escrig mengalami masalah mekanis dua lap sebelum finis.
Klasemen Moto2: Mario Bertahan di Peringkat 27
Karena tidak berhasil mendapatkan poin, ia mengoleksi tiga poin, tidak bergerak dan tertahan di peringkat 27 klasemen Moto2. Posisinya sama seperti sebelum Mandalika. Sementara itu, Manuel Gonzalez masih memimpin klasemen dengan 265,5 poin, dengan Guevara terus membayangi. Guevara, yang tahun depan akan naik ke MotoGP bersama Prima Pramac Yamaha, mengaku hubungannya dengan Mario baik. Ia yakin pembalap Indonesia itu bisa tampil lebih baik di sisa musim.
Juara Dunia Moto3 Ditentukan di Mandalika
Source: detiksport
Salah satu sorotan besar yang datang dari race MandalikaGP ini datang dari kelas Moto3. Maximo Quiles menang dan dikabarkan telah mengunci gelar juara dunia Moto3 2026 dengan 351 poin, unggul jauh atas David Almansa di posisi kedua klasemen dengan 219 poin.
Moto3 dan Moto2 akan berlanjut di Phillip Island, Australia, pada 23-25 Oktober 2026. Veda masih berpeluang untuk bisa memperbaiki posisinya, sedangkan Mario masih mengejar poin pertamanya sejak tiga poin yang ia kumpulkan di awal musim.
Muhammad Ichsan