Aksi begal yang pencurian kendaraan bermotor atau barang berharga lainnya dengan kekerasan adalah salah satu kejahatan jalanan yang paling meresahkan warga Jakarta. Di mana para pelaku umumnya bergerak dalam kelompok, membawa senjata tajam atau bahkan senjata api, dan mengincar pengendara motor yang berkendara sendirian di tempat sepi.
Umumnya, rata-rata jumlah pelaku dalam satu komplotan begal adalah 2-5 orang, dan perlu diingat juga terdapat jam-jam rawan yang perlu dihindari masyarakat, khususnya pada waktu 00.00 hingga 05.00 WIB. Waktu ini merupakan rentang jam paling rawan, dan 25% lebih kasus terjadi pada jam-jam tersebut.
Cara Perlindungan Diri
Pencegahan adalah pertahanan terbaik. Berikut langkah-langkah yang direkomendasikan oleh polisi dan pakar keselamatan berkendara, antara lain:
Pilih Rute Familiar: Pilih jalur yang sudah sering kamu lewati, ramai, dan memiliki penerangan cukup. Hindari jalan pintas yang sepi atau gelap, meski lebih cepat. Gunakan aplikasi peta digital dan pantau info titik rawan sebelum berangkat.
Berkendara Bersama: Begal biasanya mengincar pengendara yang sendirian. Jika harus keluar malam, ajak teman satu arah atau bergabung dengan pengendara lain. Berkendara berkelompok membuat pelaku kesulitan beraksi.
Perhatikan Waktu: Hindari berkendara di atas jam 22.00 sendirian. Begal paling aktif antara pukul 00.00–05.00. Jika terpaksa keluar dini hari, beritahu orang terdekat dan kirimkan live location.
Jaga Kecepatan & Kondisi Motor: Jangan berkendara terlalu pelan saat sendirian, ini membuat kamu jadi target mudah. Pastikan kondisi motor prima sebelum berangkat agar tidak mogok di tempat sepi.
Jangan Tampilkan Barang Berharga: Simpan HP, emas, atau barang mahal agar tidak terlihat mencolok. Gunakan tas yang tidak mudah direnggut. Jangan menaruh HP di atas motor saat berhenti di lampu merah.
Perlengkapan Keselamatan Lengkap: Helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu bukan hanya pelindung dari kecelakaan, tapi juga memberikan perlindungan ekstra jika terjadi hal tak diinginkan. Kamu bisa membawa pepper spray di tempat yang mudah dijangkau.
Tetap Waspada & Fokus: Perhatikan kendaraan yang mendekat mendadak atau bergerak mencurigakan. Jika merasa diikuti, tekan klakson terus-menerus untuk menarik perhatian warga dan segera menuju tempat ramai atau kantor polisi.
Aktifkan Live Location: Aktifkan fitur berbagi lokasi real-time dengan anggota keluarga atau teman saat bepergian malam. Jika menggunakan ojol, pantau rute driver lewat aplikasi dan bagikan ke orang lain.
Daftar Lokasi Rawan Begal
Jakarta Utara
1. Jl. Akses Marunda – Jembatan STIP
Cilincing
2.Tol Layang Jaya – Tol Layang Kebon Baru
3. Kawasan Rorotan & Kalibaru
4. Jembatan STIP – BKT Rorotan
5. Kawasan Kelapa Gading Timur
6. Jl. Pluit Raya (dekat Pluit Village)
7. Sepanjang Jl. Raya Cakung Cilincing &
8. Jl. RE Martadinata (depan Ancol) & Kemayoran
Jakarta Timur
1. Kali Malang (di jembatan)
2. Sepanjang BKT (Banjir Kanal Timur)
3. Kawasan Industri Pulogadung
4. Pulomas & Kramatjati
5. Harapan Indah (perbatasan Bekasi-Jakarta)
6. Pemancingan Pulogebang
Jakarta Barat
1. Kebon Jeruk (Jl. Duri Raya & Jl. Arjuna Selatan)
2. Kawasan Grogol & Kembangan
3. Cengkareng & Terminal Kalideres
4. Palmerah & Duri Kepa
5. Jl. Gajah Mada & Fly Over Roxy Mas
Area padat yang jadi celah bagi pelaku
6. Belakang Mall Puri Indah & Mangga Besar
Jakarta Selatan
1. Cilandak & Jagakarsa
2. Kebayoran Lama & Pesanggrahan
3. Pasar Minggu & Mampang Prapatan
4. Pancoran, Tebet & Setiabudi
Jakarta Pusat
1. Tanah Abang & Gambir
2. Senen (depan terminal) & Cempaka Putih
3. Johar Baru & Sawah Besar
4. Menteng
Saifan Zaking