Gak Perlu Antre Puluhan Tahun, Kemenhaj Wacanakan Sistem "War Tiket" buat Naik Haji!

  • Bayu Dewantara

Masa tunggu haji di Indonesia emang sudah jadi rahasia umum kalau lamanya bisa bikin geleng-geleng kepala, bahkan ada yang harus menunggu sampai puluhan tahun. Nah, untuk mengatasi bottle neck ini, Kementerian Haji dan Umrah lagi mengkaji gagasan baru yang cukup familier di telinga anak muda Sistem War Tiket.


Menteri Haji dan Umrah, Bapak Mochamad Irfan Yusuf, menyebutkan bahwa salah satu ide yang muncul adalah menghapus sistem waiting list alias antrean panjang dan beralih ke skema "siapa cepat dia dapat". Jadi, alih-alih mendaftar untuk berangkat 20 tahun lagi, kamu bisa bersaing secara langsung untuk kuota tahun yang berjalan.

Solusi buat Pangkas Antrean yang Kepanjangan

Langkah ini diambil karena masa tunggu haji saat ini dianggap sudah tidak ideal. Dengan sistem war tiket, prosesnya bakal mirip seperti saat kamu berburu tiket konser atau pertandingan bola. Pemerintah akan mengumumkan biaya haji tahun tersebut beserta jumlah kuota yang tersedia, lalu membuka pendaftaran dalam periode tertentu.

Siapa pun yang sudah siap secara finansial dan memiliki kondisi fisik yang mumpuni bisa langsung submit pendaftaran. Kalau berhasil, kamu nggak perlu lagi menyimpan nomor porsi sampai belasan tahun di aplikasi.

Ternyata Bukan Hal Baru di Indonesia

Mungkin terdengar sangat modern atau ala "Gen Z", tapi menurut Bapak Irfan, sistem ini sebenarnya pernah diterapkan di Indonesia sebelum adanya Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Dulu, mekanismenya memang berdasarkan kuota tahun berjalan—siapa yang siap dan cepat mendaftar, mereka yang berangkat.

Meski masih dalam tahap kajian, wacana ini tentu memicu diskusi hangat. Di satu sisi, ini jadi angin segar buat yang ingin berangkat di usia muda tanpa harus menunggu terlalu lama. Namun di sisi lain, kesiapan infrastruktur digital agar tetap adil bagi semua kalangan tentu jadi tantangan tersendiri.

Gimana menurut kamu, Oppal Gengs? Lebih setuju sistem antrean lama atau mending "war" aja biar bisa langsung berangkat?