Cerita Jamaah Haji Termuda Asal Babel, Sudah Didaftarkan Sejak TK

Masih 19 tahun tapi sudah berangkat haji.

160
Hafizh Raihan

Hafizh Raihan Khairy menjadi jamaah haji termuda dari Indonesia yang berasal dari Tanjung Pandan, Bangka Belitung. Di usianya yang baru saja menginjak 19 tahun, ia dipanggil ke Tanah Suci untuk menunaikan Rukun Islam ke-5 bersama dengan para jamaah lainnya.

Menunaikan ibadah haji adalah impian dari semua umat muslim yang ada di dunia, termasuk di Indonesia. Tapi, menunaikan ibadah haji bukanlah hal yang mudah, selain kondisi fisik dan mental yang harus bagus, untuk menunaikan ibadah haji juga dibutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Foto saat Hafizh sedang di Tanah Suci/tangkapan layar @hafizh_rehank

Selain itu, waktu tunggu untuk menunaikan ibadah haji juga tak sebentar. Seseorang yang menunggu keberangkatan bisa mencapai waktu belasan bahkan sampai puluhan tahun lamanya.

Untuk wilayah Bangka Belitung sendiri, waktu tunggu jamaah haji bisa mencapai 27 tahun setelah mendaftar.

Hal ini bahkan membuat jamaah haji yang berangkat tiap tahunnya merasa sangat istimewa, sebab kesempatan untuk menunaikan ibadah haji adalah sebuah kesempatan yang tidak mudah didapatkan.

Foto Masjidilharam yang ada di Makkah/Unsplash

Hafizh Raihan bahkan mendapatkan kesempatan ini setelah orangtuanya mendaftarkan dirinya sebagai calon jamaah haji sejak usia dini, saat dirinya masih di Taman Kanak-kanak atau TK.

“Alhamdullilah, bersyukur. Berkat orang tua saya, saya didaftarkan haji sejak saya TK. Kalau menurut jadwal harusnya tahun lalu, bersama orangtua saya yang sudah berangkat haji tahun lalu, tapi waktu itu saya belum cukup usia minimal, jadi ditunda ke tahun ini,” ucap Hafizh Raihan Khairy dilihat dari antaranews.com, Selasa (6/6).

Foto Makkah yang sedang dikelilingi oleh pengunung/Unsplash

Hafizh juga mengatakan bahwa dirinya sudah menyiapkan segala sesuatu, termasuk kesiapan mental, fisik, dan juga pengetahuan seputar ibadah haji. Menariknya, Hafizh yang saat ini adalah seorang mahasiswa itu mengikuti rangkaian manasik dan pembinaan haji secara online.

“Sebelum berangkat ini, saya sedang masa kuliah, jadi rangkaian manasik termasuk pembinaan ibadah haji kemarin saya melalui daring (online),” ucap Hafizh lebih jauh.

Baca juga: “5 Kisah Inspiratif Muslim Indonesia Nabung Puluhan Tahun demi Naik Haji

Wahh, selamat ya Hafizh. Semoga ibadah hajinya berjalan lancar sehingga menjadi haji mabrur dan bisa kembali ke Tanah Air dengan keadaan sehat. Aamiin.

Rio
WRITTEN BY

Rio

Menulis seakan sudah menjadi kebiasaan untuk saya sejak kuliah. Skill ini terus berkembang sampai saat ini. Dimulai dari Liputan6.com sampai sekarang pekerjaan yang saya geluti seputar menulis artikel. Dan saat ini, Oppal Media adalah tempat saya untuk kembali belajar dan membuktikan yang terbaik.

Related Post