Saat musim pancaroba datang, daya tahan tubuh cenderung menurun dan rentan terserang virus yang menyebabkan tubuh menjadi lemas dan terserang penyakit, salah satunya flu. Di tengah kondisi ini, kita harus selektif dalam memilih makanan yang tepat saat flu yang bisa menjadi senjata ampuh baik untuk meredakan gejala saat sedang sakit maupun mencegah flu datang kembali.
Source: Magnific
Pola Makan Seimbang Jadi Kunci Utama
Menurut Dokter Spesialis Gizi RSUP Dr. Kariadi, Febe Christianto, ia menegaskan bahwa daya tahan tubuh saat flu tidak selalu bergantung pada obat. Pola makan yang seimbang dan gaya hidup sehat menjadi dua acuan penting yang juga perlu diperhatikan, karena asupan gizi yang baik dapat membantu sistem imun bekerja lebih optimal dalam melawan infeksi virus.
Berapa daftar makanan ini bisa menjadi andalan untuk menjaga metabolisme dan daya tahan tubuh ketika sedang terkena flu:
1. Sup Hangat (Ayam atau Sayur)
Sup hangat menjadi makanan favorit yang bisa disantap saat sedang terjangkit flu. Makanan ini dapat mengurangi gejala hidung tersebut, menghangatkan tubuh, sekaligus mencegah terjadinya dehidrasi. Sup ayam mengandung protein dan asam amino yang dapat membantu melawan peradangan, sementara sup sayur kaya akan vitamin dan mineral penting. Tambahkan bawang putih dan jahe untuk memberikan efek antiinflamasi tambahan.
2. Buah dan Sayur Kaya Vitamin C
Source: magnific
Mengkonsumsi buah-buahan dan sayur yang mengandung vitamin C seperti jeruk, kiwi, stroberi, pepaya, dan jambu biji dapat meningkatkan produksi sel darah putih yang melawan infeksi virus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin C efektif untuk mengurangi durasi dan tingkat keparahan flu. Sayuran hijau seperti bayam, kol, kangkung, dan brokoli juga kaya antioksidan serta vitamin A, C, E, dan K yang menjaga daya tahan tubuh.
3. Bawang Putih
Para ahli sepakat bahwa bawang putih dapat membantu memperkuat sistem imun dan mengurangi keparahan gejala flu. Konsumsi bawang putih sejak gejala awal muncul dipercaya bisa mempercepat proses pemulihan.
4. Jahe dan Kunyit
Rempah-rempah tradisional seperti jahe dan kunyit memiliki sifat antiinflamasi yang bisa membantu meredakan gejala flu, seperti mual dan rasa tidak nyaman di tenggorokan. Karena itu, banyak orang dulu yang sering mengonsumsi jahe dan kunyit dalam bentuk jamu karena dipercaya efektif membantu proses penyembuhan. Tidak hanya diminum, keduanya juga bisa ditambahkan sebagai bahan masakan, seperti dimasukkan ke dalam sup.
Baca juga: In This Economy, Ini Sederet Lifestyle yang Mulai Di-Downgrade Banyak Orang
5. Makanan Tinggi Protein
Mengkonsumsi makanan tinggi protein menjadi salah satu cara ampuh untuk menjaga metabolisme tubuh. Telur, ayam, ikan, daging tanpa lemak, tahu, dan tempe membantu memenuhi kebutuhan protein dan zinc yang berperan penting dalam pembentukan sel imun, sekaligus mencegah kehilangan massa otot dan mempercepat penyembuhan.
6. Yogurt dan Probiotik
Yogurt mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan sekaligus sistem imun. Pilih yogurt rendah gula atau tanpa gula tambahan untuk hasil terbaik. Ini menjadi makanan yang menyegarkan sekaligus membuat badan terasa lebih fresh saat mengonsumsi yogurt.
7. Ikan Tinggi Omega-3
Source: Pexels.com
Beberapa jenis ikan yang mengandung omega-3 seperti ikan kembung, sarden, dan tuna dapat membantu mengurangi peradangan dan mendukung respons imun tubuh dalam melawan infeksi yang sedang diderita.
8. Oatmeal
Oatmeal hangat mengandung serat, protein, zat besi, selenium, zinc, dan tembaga yang mendukung fungsi sistem imun, sekaligus menjadi pilihan sarapan yang menenangkan saat tubuh kurang fit. Rasanya yang manis dan ringan untuk dikonsumsi menjadikan makanan ini sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi saat sedang terkena flu.
9. Madu dan Air Hangat Lemon
Air hangat yang dicampur madu dan perasan lemon dapat membantu menghidrasi tubuh sekaligus meredakan iritasi tenggorokan berkat sifat antibakteri alami madu. Mencegah tubuh dari dehidrasi.
Makanan yang Sebaiknya Dihindari
Di sisi lain, terdapat beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari saat flu, seperti makanan tinggi gula, gorengan atau makanan berlemak tinggi, serta minuman berkafein maupun beralkohol. Jenis makanan ini berpotensi memperburuk peradangan, merusak kualitas tidur, serta memicu dehidrasi.
Menjaga Hidrasi Tubuh
Selain memperhatikan asupan makanan, penting untuk menjaga hidrasi tubuh agar tubuh tidak kekurangan cairan. Pastikan minum air putih dalam jumlah yang cukup sepanjang hari, mengingat tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi saat sedang flu.
Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati
Para ahli gizi menekankan bahwa pola makan sehat sebaiknya dijaga sepanjang tahun, bukan hanya ketika musim flu tiba. Dengan rutin mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga waktu istirahat selama 7-9 jam setiap malam, serta menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten, tubuh akan lebih siap melawan infeksi virus kapan pun musim pancaroba datang.
Muhammad Ichsan