Mitos atau Fakta, Berjalan Sehabis Makan Bisa Membakar Lemak?

  • Arief Novrianto

Habis makan itu biasanya mata mulai mengantuk, bahkan ada sepercik keinginan untuk merebahkan badan dan menyerahkan kelopak mata kepada gravitasi agar bisa tidur. Ini yang biasanya kita lakukan, entah karena tubuh butuh waktu untuk mengolah makanan atau memang hanya ngantuk saja.


Maka tidak jarang kalau ada yang menyarankan untuk berjalan setelah habis makan, agar lemak yang terbentuk dari makanan bisa langsung terbakar. Memangnya benar ya bisa seperti itu? Atau ini hanya dari salah satu cara agar tidak malas saja? Untuk itu coba kita lihat informasi berikut.


Baca Juga : Gak Harus Lari! Ini 5 Alasan Jalan Kaki Justru Lebih “Worth It” buat Kamu



Photo Source : pixabay/ TanteTati 

Benar nggak sih hanya dengan jalan bisa bakar lemak?

Setelah habis makan biasanya badan akan mengaktifkan sistem pencernaan untuk memecah setiap nutrisi dan vitamin dari makanan. Kemudian otak juga akan bekerja untuk membantu usus dalam mencerna makanan. Pada momen ini biasanya setiap karbohidrat, protein dan lemak akan diubah menjadi asam lemak,  glukosa, dan asam amino, yang nantinya akan dibawa oleh aliran darah.

Jika sudah dicerna mengapa masih harus jalan lagi? Nah ini bagian menariknya, alasan diperlukannya berjalan kaki untuk membuat otot saling berkontraksi. Ketika otot sudah saling berkontraksi maka ini akan mengambil glukosa yang ada di dalam aliran darah.

Jika sudah adanya proses pengambilan glukosa dari dalam darah oleh otot maka akan mengurangi juga produksi insulin, sehingga bisa meringankan kerja dari pankreas. Perlu diketahui kalau insulin ini membantu tubuh dalam mengatur kadar gula di dalam darah.

Terus apa hubungannya dengan membakar lemak? Nah ini fakta yang menarik. Jadi ketika kadar gula yang berada banyak dalam tubuh, hormon insulin akan mengubah glukosa tersebut menjadi lemak. Jadi kalau semakin banyak lemak yang tersimpan akhirnya akan menjadi obesitas.

Sementara dengan berjalan bisa menggunakan glukosa yang telah disimpan dalam jumlah banyak sebagai sumber energi. Apalagi kalau misalnya berjalan sebelum makan, itu akan lebih baik karena akan menggunakan cadangan lemak yang sudah ada

Apakah hanya itu manfaatnya?

Berjalan mampu menekan kenaikan tajam insulin setelah makan, bukan tanpa alasan jika kenaikan insulin yang tajam bisa berbahaya bagi tubuh. Logika sederhananya seperti ini, jika banyak insulin yang bekerja untuk mengubah glukosa menjadi lemak, maka berapa banyak lemak yang akan tersimpan. Semakin banyak yang tersimpan maka semakin lama dan butuh kerja ekstra bagi tubuh untuk mengolahnya. Apalagi bagi yang malas bergerak, jadi dengan berjalan santai setelah makan bisa membantu tubuh dalam mengurangi produksi insulin.

Selain itu masih ada manfaat lain dari berjalan setelah makan yaitu dapat membantu pencernaan. Kok bisa? Bisa dong kenapa tidak. Ketika sudah selesai makan, pada bagian perut akan sibuk dalam mengolah makakan yang sudah masuk. Maka ada pada momen ini lebih baik langsung berjalan dengan santai, agar ada kalori yang terbakar dibandingkan hanya duduk diam saja. 

Terus apa hubungannya dengan pencernaan? Oh tentu saja ada hubungannya. Ketika makanan sudah berada pada bagian lambung maka akan lebih cepat masuk ke area usus. Sehingga jika pergerakannya cepat ini akan mengurangi rasa lesu setelah makan dan perut kembung.

Baca Juga : 5 Tips Konsumsi Sehat Buat Pekerja Biar Tetap Fit dan Enerjik

Jika sudah masuk ke usus maka makan akan diproses lebih baik lagi dan penyerapan nutrisi dan vitamin akan semakin optimal. Jadi lakukan gerak jalan santai saja sudah memberikan kemudahan pada tubuh untuk mencerna makanan dan menghilangkan lemak yang sudah banyak menumpuk.

Baiklah sekarang sudah menjelaskan kenapa berjalan setelah makan itu baik untuk menghilangkan lemak tubuh. Owh iya, hampir saja lupa kalau durasi yang disarankan adalah 30 menit setelah makan ya. Jangan tunggu satu jam baru berjalan, karena kembali lagi seperti yang dijelaskan di atas bahwa pada saat setelah makan pada lambung sedang bekerja secara optimal. Makanya lebih cepat lebih baik untuk langsung bergerak, jangan sampai akhirnya rasa ngantuk dan malas lebih dulu menyapa.

Sudah menjadi tradisi umum ketika setelah makan tubuh terasa lebih ingin baring bahkan tidur. Sehat itu tidak harus mahal kok, malahan bisa dilakukan secara sederhana dan pastinya harus konsisten ya.